Polisi: Lucinta Luna Konsumsi Ekstasi Selama Sebulan

Kompas.com - 19/02/2020, 12:24 WIB
Lucinta Luna menunduk di Polres Metro Jakarta Barat, Jumat (14/2/2020) petang KOMPAS.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARLucinta Luna menunduk di Polres Metro Jakarta Barat, Jumat (14/2/2020) petang

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Audie S Latuheru mengatakan, artis peran Lucinta Luna telah mengonsumsi narkoba jenis ekstasi selama sebulan.

Hal itu diketahui dari hasil tes rambut Lucinta yang dilakukan di Laboratorium Badan Narkotika Nasional (BNN) di Lido, Bogor, Jawa Barat. Hasil tes rambut itu menunjukkan Lucinta Luna positif menggunakan amphetamin yang terkandung dalam ekstasi.

"Setidaknya terbaca di hasil pemeriksaan itu menggunakannya selama satu bulan," kata Audie di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (19/2/2020).

Baca juga: Hasil Tes Rambut: Lucinta Luna Positif Konsumsi Amfetamin

Kendati demikian, polisi belum dapat memastikan status kepemilikan ekstasi yang disita saat mengamankan Lucinta Luna. Lucinta pun telah membantah kepemilikan ekstasi tersebut.

"Apakah itu hubungannya dengan yang dua butir atau tidak. Kami belum tahu. Memang yang kami tahu dua butir itu kan tidak utuh waktu itu (saat disita)," ungkap Audie.

Polisi menangkap Lucinta Luna dan tiga orang lainnya di salah satu apartemen di Jakarta Pusat pekan lalu. Saat diamankan, polisi menemukan dua butir narkoba jenis ekstasi di keranjang sampah.

Saat ini, Lucinta ditahan di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya.

Lucinta ditempatkan di ruangan khusus di blok tahanan wanita.

Baca juga: Soal Jenis Kelamin Lucinta Luna, Ini Penjelasan Polisi dan Pengadilan



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kepada Majelis Hakim, Dwi Sasono Minta Pengurangan Hukuman

Kepada Majelis Hakim, Dwi Sasono Minta Pengurangan Hukuman

Megapolitan
Akibat Pandemi Covid-19, Tender MRT Harmoni-Kota 2 Kali Gagal Lelang

Akibat Pandemi Covid-19, Tender MRT Harmoni-Kota 2 Kali Gagal Lelang

Megapolitan
Kota Bogor Zona Merah, Kasus Positif Terus Meningkat

Kota Bogor Zona Merah, Kasus Positif Terus Meningkat

Megapolitan
Kapolres Jaksel Sebut Tak Ada Bentrokan di TMP Kalibata

Kapolres Jaksel Sebut Tak Ada Bentrokan di TMP Kalibata

Megapolitan
Polisi Tangkap 5 Penjual Narkoba di Hotel Kawasan Cempaka Putih

Polisi Tangkap 5 Penjual Narkoba di Hotel Kawasan Cempaka Putih

Megapolitan
Diduga Depresi, Pemuda di Bekasi Tewas Gantung Diri di Rumah

Diduga Depresi, Pemuda di Bekasi Tewas Gantung Diri di Rumah

Megapolitan
Bentrokan di TMP Kalibata, Saksi Sebut Demonstran Lari Kocar-kacir

Bentrokan di TMP Kalibata, Saksi Sebut Demonstran Lari Kocar-kacir

Megapolitan
Jadi Tempat Isolasi, Wisma Jakarta Islamic Centre Khusus Pasien OTG Warga Jakut

Jadi Tempat Isolasi, Wisma Jakarta Islamic Centre Khusus Pasien OTG Warga Jakut

Megapolitan
Sebelum Bentrokan Terjadi, Sejumlah Purnawirawan Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Kalibata

Sebelum Bentrokan Terjadi, Sejumlah Purnawirawan Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Kalibata

Megapolitan
UPDATE 30 September: Bertambah 9 Kasus Positif dan 9 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

UPDATE 30 September: Bertambah 9 Kasus Positif dan 9 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Komnas Perempuan Harap Pelaku Peras Payudara di Pondok Aren Ditangkap

Komnas Perempuan Harap Pelaku Peras Payudara di Pondok Aren Ditangkap

Megapolitan
Bocah di Bekasi yang Lantunkan Ayat Al Quran saat Dirawat di RSPAD Meninggal Dunia

Bocah di Bekasi yang Lantunkan Ayat Al Quran saat Dirawat di RSPAD Meninggal Dunia

Megapolitan
Bentrok di TMP Kalibata, Kaca Angkot Pecah

Bentrok di TMP Kalibata, Kaca Angkot Pecah

Megapolitan
Jenazah Dokter Aborsi Ilegal Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Jenazah Dokter Aborsi Ilegal Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Megapolitan
Atasi Pengangguran, Pemkot Tangerang Buka Balai Latihan Kerja di Kelurahan

Atasi Pengangguran, Pemkot Tangerang Buka Balai Latihan Kerja di Kelurahan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X