Perempuan Sedang Gendong Anak Jadi Korban Ekshibisionis di Depok

Kompas.com - 20/02/2020, 08:44 WIB
Beredar video pria naik motor masturbasi di depan bocah perempuan usia 10 tahun IstimewaBeredar video pria naik motor masturbasi di depan bocah perempuan usia 10 tahun


DEPOK, KOMPAS.com - Aksi ekshibisionis atau pamer alat kelamin di muka umum kembali terjadi di Depok, Jawa Barat.

Seorang perempuan, N, yang tinggal di bilangan Citayam mengaku jadi korban aksi tersebut pada Rabu (19/2/2020) sore.

Menurut N, insiden itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB ketika ia baru saja pulang dari warung.

Baca juga: Tips Jika Bertemu Ekshibisionis, Abaikan dan Jangan Divideokan

Kala itu, ia tengah menggendong anaknya di depan rumah, ketika seorang pemotor pria melintas. Ia sama sekali tak menaruh curiga kepadanya.

"Tanpa sedikit curiga sama itu orang yang naik motor. Saya kira dia nyari alamat, saya diam,” kata N kepada wartawan, Rabu sore.

Ia kemudian membuka pagar dan masuk ke garasi rumah. N berbalik arah untuk menutup kembali pagarnya, tetapi di saat itu juga aksi tak pantas itu terjadi di depannya.

Sialnya, kondisi jalan di depan rumah N juga tengah sepi. Seingat N, ekshibisionis itu menunggangi motor matik. Ia lupa ciri-cirinya.

"Tuh orang ngeluarin kemaluannya. Sedangkan posisi saya lagi gendong anak," kata dia.

"Kalau enggak gendong sudah saya teriaki, saya kejar, terus saya lempar tuh orang pakai kayu,” N menjelaskan.

Insiden ini bukan kali perdana terjadi di Depok. Pada Januari 2020 lalu, dua kali aksi ekshibisionis sejenis juga terjadi di bilangan Kukusan, Beji, tepatnya di area rumah indekos mahasiswa.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sudah 18 Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh di RSPI Sulianti Saroso

Sudah 18 Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh di RSPI Sulianti Saroso

Megapolitan
Sempat Jadi PDP, Status Dokter Tirta Turun Jadi ODP

Sempat Jadi PDP, Status Dokter Tirta Turun Jadi ODP

Megapolitan
Kronologi Penangkapan Komplotan Pengedar Sabu Seberat 11,1 Kilogram

Kronologi Penangkapan Komplotan Pengedar Sabu Seberat 11,1 Kilogram

Megapolitan
Sudinsos Jakbar Pastikan Stok Pangan Jemaah Masjid Jami Kebon Jeruk Terpenuhi Selama Isolasi

Sudinsos Jakbar Pastikan Stok Pangan Jemaah Masjid Jami Kebon Jeruk Terpenuhi Selama Isolasi

Megapolitan
RSPI Sulianti Saroso Isolasi 25 Pasien, 15 Positif, 2 PDP Meninggal Dunia

RSPI Sulianti Saroso Isolasi 25 Pasien, 15 Positif, 2 PDP Meninggal Dunia

Megapolitan
UPDATE: 36 Orang Positif Covid-19 dan 1 Sembuh di Bekasi

UPDATE: 36 Orang Positif Covid-19 dan 1 Sembuh di Bekasi

Megapolitan
Wali Kota Minta Perkantoran di Depok Terapkan Kerja dari Rumah sampai 11 April

Wali Kota Minta Perkantoran di Depok Terapkan Kerja dari Rumah sampai 11 April

Megapolitan
Politisi PDI-P Nilai Lockdown Belum Perlu Diterapkan di Jakarta

Politisi PDI-P Nilai Lockdown Belum Perlu Diterapkan di Jakarta

Megapolitan
Depok Belum Dapat Restu Pemprov Jawa Barat untuk Local Lockdown

Depok Belum Dapat Restu Pemprov Jawa Barat untuk Local Lockdown

Megapolitan
14 RW di Kelurahan Pondok Kelapa Batasi Akses Keluar Masuk Lingkungan

14 RW di Kelurahan Pondok Kelapa Batasi Akses Keluar Masuk Lingkungan

Megapolitan
Ini Peran Tiga Tersangka Penyebar Hoaks Covid-19 di Food Street Kelapa Gading

Ini Peran Tiga Tersangka Penyebar Hoaks Covid-19 di Food Street Kelapa Gading

Megapolitan
Bekasi Tetapkan Status Siaga Bencana Covid-19, Apa Dampaknya Bagi Warga?

Bekasi Tetapkan Status Siaga Bencana Covid-19, Apa Dampaknya Bagi Warga?

Megapolitan
Enam Penyelundup 11,1 Kilogram Sabu Beraksi di Tengah Sepinya Jakarta karena Covid-19

Enam Penyelundup 11,1 Kilogram Sabu Beraksi di Tengah Sepinya Jakarta karena Covid-19

Megapolitan
Lebih Besar dari Angka Kematian Nasional, 283 Jenazah di DKI Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Lebih Besar dari Angka Kematian Nasional, 283 Jenazah di DKI Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Megapolitan
3 Penyebar Hoaks Terkait Covid-19 di Jakarta Utara Ditangkap

3 Penyebar Hoaks Terkait Covid-19 di Jakarta Utara Ditangkap

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X