Kompas.com - 20/02/2020, 15:27 WIB
Salah satu minimarket yang berlokasi di jalan Benda Raya, Pamulang, Tangerang Selatan, Kamis (20/2/2020) pagi, kembali di bobol maling. Rokok hingga celana dalam berhasil dibawa pelaku. KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiSalah satu minimarket yang berlokasi di jalan Benda Raya, Pamulang, Tangerang Selatan, Kamis (20/2/2020) pagi, kembali di bobol maling. Rokok hingga celana dalam berhasil dibawa pelaku.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Sebuah minimarket di Jalan Benda Raya, Pamulang, Tangerang Selatan, dibobol maling, Kamis (20/2/2020) pagi. Malin antara lain mencuri susu dan celana dalam.

Kanit Reskrim Polsek Pamulang, Iptu Totok Riyanto mengatakan, pembobolan tersebut pertama kali diketahui kedua karyawan minimarket, Selamet dan Bayu, yang ingin membuka toko.

Setelah membuka roling door, keduanya terkejut saat melihat dari balik pintu kaca kondisi minimarket di tempat pajangan rokok berantakan.

Baca juga: SDN Teluk Pucung 1 Bekasi Dibobol Maling

"Diketahui sekitar jam 06.30 WIB sebelum masuk ke dalam toko melakukan cheking kedalam toko dari balik kaca dan dilihatnya rokok di dalam rak sudah berubah," ujar Totok.

Kedua karyawan itu kemudian memeriksa titik lain dan menemukan plafon belakang rusak.

Kedua karyawan itu juga menemukan CCTV yang tertempel di plafon gudang minimarket telah dicat oleh pelaku untuk menghilangkan jejak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dan dilakukan pemeriksaan ternyata plafon gudang terbuka dan CCTV gudang dalam keadaan dicat," ucapnya.

Pencuri mencuri sejumlah rokok dan barang lainnya di minimarket tersebut

"Belum bisa ditaksir. itu ada rokok, susu, dan celana dalam (yang diambil)," ujar dia.

Kejadian serupa pernah terjadi di minimarket yang sama pada 31 Januari lalu. Saat itu, pencuri tak berhasil membuka brankas tetapi menggondol puluhan rokok.

Sedikitnya ada 35 bungkus rokok yang dibawa pelaku.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Ubah RPJMD, Target Rumah DP Rp 0 Berkurang tapi Program Lain Bermunculan

Anies Ubah RPJMD, Target Rumah DP Rp 0 Berkurang tapi Program Lain Bermunculan

Megapolitan
Kebakaran di Karet Tengsin Hanguskan 7 Rumah, 80 Orang Kehilangan Tempat Tinggal

Kebakaran di Karet Tengsin Hanguskan 7 Rumah, 80 Orang Kehilangan Tempat Tinggal

Megapolitan
Buka Gudang PT ASA, Polisi: Masih Ada Obat Terkait Covid-19 yang Harus Didistribusikan

Buka Gudang PT ASA, Polisi: Masih Ada Obat Terkait Covid-19 yang Harus Didistribusikan

Megapolitan
Mayat Bayi Ditemukan di Kali Cipinang Lontar

Mayat Bayi Ditemukan di Kali Cipinang Lontar

Megapolitan
Mantan Gubernur DKI Soerjadi Tutup Usia, Anies: Dedikasi Beliau Selalu Terpatri

Mantan Gubernur DKI Soerjadi Tutup Usia, Anies: Dedikasi Beliau Selalu Terpatri

Megapolitan
Juru Parkir di Cikini Terancam Dipecat jika Terbukti Lakukan Pungli

Juru Parkir di Cikini Terancam Dipecat jika Terbukti Lakukan Pungli

Megapolitan
Ikut Vaksinasi Covid-19 di Koja, Warga Dapat Doorprize Tabung Gas hingga Sepeda Lipat

Ikut Vaksinasi Covid-19 di Koja, Warga Dapat Doorprize Tabung Gas hingga Sepeda Lipat

Megapolitan
PPKM Tangsel Diperpanjang hingga 9 Agustus, Status Tetap Level 4

PPKM Tangsel Diperpanjang hingga 9 Agustus, Status Tetap Level 4

Megapolitan
Beredar Pesan Kelurahan Benda Baru Pamulang Tak Layani Warga Belum Divaksin, Lurah: Sebatas Imbauan

Beredar Pesan Kelurahan Benda Baru Pamulang Tak Layani Warga Belum Divaksin, Lurah: Sebatas Imbauan

Megapolitan
Sudin Kesehatan Jakarta Pusat Mulai Vaksinasi Ibu Hamil

Sudin Kesehatan Jakarta Pusat Mulai Vaksinasi Ibu Hamil

Megapolitan
NIK Dipakai Orang Lain, Warga Bekasi Tidak Bisa Ikut Vaksinasi Covid -19

NIK Dipakai Orang Lain, Warga Bekasi Tidak Bisa Ikut Vaksinasi Covid -19

Megapolitan
Stasiun Pegangsaan Dua Terbakar, PT LRT Jakarta: Seluruh Petugas dan Karyawan Selamat

Stasiun Pegangsaan Dua Terbakar, PT LRT Jakarta: Seluruh Petugas dan Karyawan Selamat

Megapolitan
Mengenang Soerjadi Soedirja, Gubernur Rumah Susun yang Melarang Operasional Becak di Jakarta

Mengenang Soerjadi Soedirja, Gubernur Rumah Susun yang Melarang Operasional Becak di Jakarta

Megapolitan
Vaksinasi Merdeka di STIKS Tarakanita Duren Sawit, Target 1.000 Orang Per Hari

Vaksinasi Merdeka di STIKS Tarakanita Duren Sawit, Target 1.000 Orang Per Hari

Megapolitan
Kebakaran Landa Stasiun LRT Pengangsaan Dua Setelah Terdengar Suara Ledakan

Kebakaran Landa Stasiun LRT Pengangsaan Dua Setelah Terdengar Suara Ledakan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X