Maling Minimarket di Pamulang juga Sempat Berusaha Bobol Berangkas

Kompas.com - 20/02/2020, 15:40 WIB
Ilustrasi pencurian Kompas.com/ The Digital WayIlustrasi pencurian

TANGERANG SELATAN,KOMPAS.com - Salah satu minimarket yang berlokasi di jalan Benda Raya, Pamulang, Tangerang Selatan, dibobol maling pada Kamis (20/2/2020) pagi.

Selain mengambil rokok dan celana dalam, pelaku juga sempat berusaha merusak brangkas untuk mengambil uang.

"Mencoba mengambil brangkas uang yang ada digudang namun karena tidak berhasil membobol brangkas pelaku kemudian mengambil rokok yang ada," kata Kanit Reskrim Polsek Pamulang Iptu Totok Riyanto saat dihubungi, Kamis.

Baca juga: Minimarket di Pamulang Dibobol, Rokok dan Celana Dalam Digondol Maling

Totok menjelaskan, modus pelaku dalam melakukan pencurian serupa dengan aksinya beberapa minggu lalu, yakni merusak plafon belakang minimarket.

"Pelaku membobol atap minimarket lalu kemudian masuk. Tadi pagi padahal sudah kami lewati bolak-balik itu minimarket," ucapnya.

Namun, kata Totok, pada melakukan patroli, anggotanya tidak memergoki para pencuri yang sedang beraksi.

"Tapi tidak mergokin pas dia (pelaku) manjat atau udah selesai (mencurinya)," katanya.

Peristiwa pembobolan tersebut pertama kali diketahui oleh kedua karyawan minimarket, Selamet dan Bayu yang ingin membuka toko pukul 06.30 WIB.

Baca juga: Wakil Wali Kota Bekasi Lebih Sreg Tiap Sekolah Pasang CCTV daripada Guru Menginap Antisipasi Maling

Namun, setelah membuka rolling door, keduanya terkejut setelah melihat dari balik pintu kaca bahwa kondisi minimarket telah berantakan, terutama pada etalase rokok.

Kedua karyawan minimarket itu memeriksa titik lain dan menemukan plafon belakang telah rusak.

Selain itu, kedua karyawan itu juga menemukan kalau CCTV yang tertempel di plafon gudang minimarket telah dicat oleh pelaku guna menghilangkan jejak aksinya.

Akibat kejadian itu sejumlah rokok, susu dan celana dalam berhasil digondol pelaku.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub DKI: Di Seluruh Dunia, Pompa Diandalkan Hadapi Banjir

Wagub DKI: Di Seluruh Dunia, Pompa Diandalkan Hadapi Banjir

Megapolitan
4 Kiat Pesepeda di Jakarta agar Tak Dijambret

4 Kiat Pesepeda di Jakarta agar Tak Dijambret

Megapolitan
Ini 5 Masukan Risma kepada Pansus Banjir DPRD DKI Jakarta

Ini 5 Masukan Risma kepada Pansus Banjir DPRD DKI Jakarta

Megapolitan
Pembuang Sampah ke Kalimalang Mengaku Buang Sisa Makanan Pesta Ulang Tahun Anaknya

Pembuang Sampah ke Kalimalang Mengaku Buang Sisa Makanan Pesta Ulang Tahun Anaknya

Megapolitan
Pemprov DKI Belum Bahas Soal UMP 2021

Pemprov DKI Belum Bahas Soal UMP 2021

Megapolitan
UPDATE 22 Oktober: Bertambah 44 Kasus Positif, 169 Pasien Covid-19  di Tangsel Masih Dirawat

UPDATE 22 Oktober: Bertambah 44 Kasus Positif, 169 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat

Megapolitan
Tak Tahan Punya Uang Pas-pasan, Residivis di Bekasi Ini Nekat Jualan Sabu

Tak Tahan Punya Uang Pas-pasan, Residivis di Bekasi Ini Nekat Jualan Sabu

Megapolitan
Menristek/BRIN Pastikan Kompleks Batan Indah Sudah Bebas dari Paparan Zat Radioaktif

Menristek/BRIN Pastikan Kompleks Batan Indah Sudah Bebas dari Paparan Zat Radioaktif

Megapolitan
Jual Ganja Untuk Biaya Kuliah, Mahasiswa Asal Depok Ditangkap Polisi

Jual Ganja Untuk Biaya Kuliah, Mahasiswa Asal Depok Ditangkap Polisi

Megapolitan
Pemkot Jaktim Tegur PT Khong Guan karena Tak Kunjung Perbaiki Tembok Roboh

Pemkot Jaktim Tegur PT Khong Guan karena Tak Kunjung Perbaiki Tembok Roboh

Megapolitan
Ditolak Warga, Hotel di Sabang Tidak Lagi Jadi Tempat Isolasi Pasien OTG Covid-19

Ditolak Warga, Hotel di Sabang Tidak Lagi Jadi Tempat Isolasi Pasien OTG Covid-19

Megapolitan
Mengadu Sejumlah Masalah, Petugas Ambulans Unjuk Rasa di Depan Balai Kota

Mengadu Sejumlah Masalah, Petugas Ambulans Unjuk Rasa di Depan Balai Kota

Megapolitan
Deteksi Banjir, Anies Minta Camat dan Lurah Ketahui Volume Air Hujan dengan Alat Ukur

Deteksi Banjir, Anies Minta Camat dan Lurah Ketahui Volume Air Hujan dengan Alat Ukur

Megapolitan
Ridwan Kamil: Realistis Kondisi Normal dari Pandemi Covid-19 Baru 2022

Ridwan Kamil: Realistis Kondisi Normal dari Pandemi Covid-19 Baru 2022

Megapolitan
Dua Ruas Jalan di Jakarta Barat Rawan Terjadi Kecelakaan, Ini Sebabnya

Dua Ruas Jalan di Jakarta Barat Rawan Terjadi Kecelakaan, Ini Sebabnya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X