8 Kelas di SMKN 24 Jakarta Rusak, Sudin Pendidikan Klaim KBM Tak Terhambat

Kompas.com - 21/02/2020, 14:22 WIB
Kondisi bangunan delapan ruang kelas SMKN 24 Jakarta rusak berat, Jumat (21/2/2020). KOMPAS.COM/DEAN PAHREVIKondisi bangunan delapan ruang kelas SMKN 24 Jakarta rusak berat, Jumat (21/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kondisi bangunan delapan ruang kelas di SMKN 24 Jakarta di Cipayung, Jakarta Timur, rusak parah, Jumat (21/2/2020).

Atap delapan ruang kelas di lantai dua sekolah itu roboh. Puing genteng berserakan di halaman bangunan dua lantai tersebut.

Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Timur Gunas Mahdianto mengatakan, pihaknya memastikan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa tidak terhambat akibat kejadian tersebut.

"Yang pasti proses KBM tetap berlanjut karena sesuai kalender akademik anak-anak sebentar lagi kan ada ujian nasional," kata Gunas di lokasi, Jumat.

Baca juga: Bangunan SMKN 24 Jakarta Rusak Berat, Atap 8 Kelas Roboh

Hal itu dibenarkan Kepala SMKN 24 Jakarta Tri Eriyani. Dia mengatakan, para siswa yang ruang kelasnya rusak akan dipindahkan ke ruang kelas 11 yang saat ini tengah jalani praktek kerja lapangan (PKL) atau magang.

"KBM masih bisa kami tangani. Kebetulan kelas 11 masih magang sehingga bisa dialihkan ke sana," ujar Tri.

Atap delapan ruang kelas SMKN 24 Jakarta roboh pada Jumat pagi pukul 02.45 WIB. Atap roboh diduga karena cuaca buruk.

Akibat kejadian itu, sekitar 600 siswa kelas 10 kehilangan ruang kelas.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

17.534 Warga Jakarta Jalani Rapid Test, 282 Orang Dinyatakan Positif Covid-19

17.534 Warga Jakarta Jalani Rapid Test, 282 Orang Dinyatakan Positif Covid-19

Megapolitan
Sudah Anggarkan Rp 75 Miliar, Pemkot Depok Dikritik Masih Lambat Cegah Penularan Covid-19

Sudah Anggarkan Rp 75 Miliar, Pemkot Depok Dikritik Masih Lambat Cegah Penularan Covid-19

Megapolitan
Penjelasan Camat Cipondoh soal Spanduk Lockdown di Kelurahan Petir

Penjelasan Camat Cipondoh soal Spanduk Lockdown di Kelurahan Petir

Megapolitan
Polres Jakarta Barat bersama Satpol PP dan TNI Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Polres Jakarta Barat bersama Satpol PP dan TNI Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Megapolitan
Pelaksanaan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Tangsel Tungggu Keputusan Resmi

Pelaksanaan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Tangsel Tungggu Keputusan Resmi

Megapolitan
Seorang Wanita Positif Covid-19 Kabur dari Isolasi Mandiri di Rumahnya

Seorang Wanita Positif Covid-19 Kabur dari Isolasi Mandiri di Rumahnya

Megapolitan
Mereka yang Batal Pulang Kampung demi Lindungi Keluarga dari Covid-19...

Mereka yang Batal Pulang Kampung demi Lindungi Keluarga dari Covid-19...

Megapolitan
ODP Covid-19 di Tebet Melarikan Diri saat Diisolasi Mandiri, Diduga Gangguan Jiwa

ODP Covid-19 di Tebet Melarikan Diri saat Diisolasi Mandiri, Diduga Gangguan Jiwa

Megapolitan
5 Fakta Isolasi Ratusan Jemaah Masjid Kebon Jeruk, 3 Positif hingga Ada 78 WNA

5 Fakta Isolasi Ratusan Jemaah Masjid Kebon Jeruk, 3 Positif hingga Ada 78 WNA

Megapolitan
BNN Sebut Jaringan Narkoba Manfaatkan Pandemi Covid-19 untuk Lakukan Penyelundupan

BNN Sebut Jaringan Narkoba Manfaatkan Pandemi Covid-19 untuk Lakukan Penyelundupan

Megapolitan
Gaji Wali Kota dan ASN Lingkungan Pemkot Bekasi Akan Dipotong untuk Lawan Covid-19

Gaji Wali Kota dan ASN Lingkungan Pemkot Bekasi Akan Dipotong untuk Lawan Covid-19

Megapolitan
KPU Tangsel akan Kembalikan Dana Pilkada agar Dialihkan untuk Penanganan Corona

KPU Tangsel akan Kembalikan Dana Pilkada agar Dialihkan untuk Penanganan Corona

Megapolitan
Penyemprotan Disinfektan Dilakukan Serentak di Jakarta, Bekasi, dan Depok, Ini Titik Lokasinya

Penyemprotan Disinfektan Dilakukan Serentak di Jakarta, Bekasi, dan Depok, Ini Titik Lokasinya

Megapolitan
BNN Musnahkan 1,3 Ton Ganja dan Puluhan Kilogram Sabu

BNN Musnahkan 1,3 Ton Ganja dan Puluhan Kilogram Sabu

Megapolitan
Agar Tetap Bisa Makan, Kurir Barang Bekerja walau Ada Wabah Covid-19

Agar Tetap Bisa Makan, Kurir Barang Bekerja walau Ada Wabah Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X