Kompas.com - 21/02/2020, 16:25 WIB
Sebuah foto viral di media sosial setelah menampilkan foto tutupan sampah yang menumpuk di aliran Kali Licin, Jalan Pitara Raya, Cipayung, Depok, Jawa Barat. Foto diambil Rabu (19/2/2020). INSTAGRAM/@muhammad_fayyad09Sebuah foto viral di media sosial setelah menampilkan foto tutupan sampah yang menumpuk di aliran Kali Licin, Jalan Pitara Raya, Cipayung, Depok, Jawa Barat. Foto diambil Rabu (19/2/2020).

DEPOK, KOMPAS.com - Sebuah foto viral di media sosial setelah menampilkan foto tutupan sampah yang menumpuk di aliran Kali Licin, Jalan Pitara Raya, Cipayung, Depok, Jawa Barat.

Dalam foto yang diunggah akun Instagram @depok24jam, dengan menampilkan ulang unggahan akun @muhammad_fayyad09, tutupan sampah tampak terdiri dari berbagai jenis.

Ada sampah potongan dahan pohon bambu, ada pula sampah-sampah anorganik berupa plastik dan styrofoam.

Baca juga: Saking Banyaknya, Tumpukan Sampah di Kali Cisadane Pernah Diangkut 15 Truk

Foto itu diambil pada Rabu (19/9/2020). Dalam kolom keterangannya tersemat keterangan yang menyebutkan bahwa sebagian warga kerja bakti mengangkut tutupan sampah yang ada di bawah Jembatan Merah itu.

Saat Kompas.com menelusuri Kali Licin pada Jumat (21/9/2020), tutupan sampah itu sudah tak tampak. Hanya tersisa serakan sampah anorganik yang mengumpul di tepi kali.

"Pas itu memang ada (warga) yang bersih-bersih, pada diangkut-angkutin pakai karung ke atas. Cuma enggak sampai bersih banget," ujar Bintoro (47), salah satu warga yang ditemui Kompas.com di dekat Jembatan Merah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Semalam sama tadi pagi kan hujan gede tuh, jadi terdorong juga sisa-sisa (sampah) yang belum terangkut," imbuh dia.

Baca juga: Tak Punya Alat Berat, Pemkab Bekasi Berhenti Angkut Sampah di Kali Jambe

Menanggapi persoalan ini, Pemerintah Kota Depok menyatakan bahwa sampah-sampah itu kemungkinan berasal dari dua sumber, yakni warga yang buang sampah sembarangan dan kiriman dari hulu.

"Dari mana lagi? Bingung juga kita saling menyalahkan," ujar Kepala Bidang Kebersihan dan Kemitraan Dinas Lingkungan Hidup Kota Depok Iyay Gumilar via telepon, Jumat.

"Sama juga warga pada buang sampah ke sungai. Pengin di perbatasan dengan Bogor itu kalau bisa, ada jaring, ya. Biar kita bareng-bareng," imbuhnya.

Iyay tak memberikan banyak pencerahan soal solusi yang ditawarkan Pemkot Depok atas masalah ini.

Ia berulang kali menekankan hal-hal normatif, seperti sosialisasi kepada warga sekitar kali berkait persoalan sampah kali.

"Kami terus sosialisasi. Hampir selalu kami ketika ketemu warga selalu ada omongan itu. Kan kita harus sama-sama menyadarkan warga," Iyay menjelaskan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Tangsel Klaim Belum Ada Kasus Covid-19 Selama Sekolah Tatap Muka

Pemkot Tangsel Klaim Belum Ada Kasus Covid-19 Selama Sekolah Tatap Muka

Megapolitan
UPDATE 25 Oktober: Tambah 6 Kasus Covid-19 di Tangsel, 98 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 25 Oktober: Tambah 6 Kasus Covid-19 di Tangsel, 98 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Penipuan Modus Jual Black Dollar, WN Nigeria Diduga Terlibat Jaringan Internasional

Penipuan Modus Jual Black Dollar, WN Nigeria Diduga Terlibat Jaringan Internasional

Megapolitan
Disdik Tangsel Sebut Vaksinasi Covid-19 Pelajar Tingkat SMP Sudah 100 Persen

Disdik Tangsel Sebut Vaksinasi Covid-19 Pelajar Tingkat SMP Sudah 100 Persen

Megapolitan
Bocah 13 Tahun di Kembangan Diperkosa 4 Kali hingga Hamil

Bocah 13 Tahun di Kembangan Diperkosa 4 Kali hingga Hamil

Megapolitan
Anies Ceritakan Kondisi Korban Kecelakaan Bus Transjakarta, Ada yang Harus Dioperasi

Anies Ceritakan Kondisi Korban Kecelakaan Bus Transjakarta, Ada yang Harus Dioperasi

Megapolitan
Anies Minta Investigasi Kecelakaan Maut Transjakarta, Tak Ingin Terulang Lagi

Anies Minta Investigasi Kecelakaan Maut Transjakarta, Tak Ingin Terulang Lagi

Megapolitan
DPRD Depok Godok 4 Raperda Baru, Salah Satunya Tentang Pesantren

DPRD Depok Godok 4 Raperda Baru, Salah Satunya Tentang Pesantren

Megapolitan
Pemkot Tangsel Bakal Izinkan Kantin Sekolah Beroperasi Saat PTM Terbatas

Pemkot Tangsel Bakal Izinkan Kantin Sekolah Beroperasi Saat PTM Terbatas

Megapolitan
Anies: Seluruh Biaya Pengobatan Korban Kecelakatan Bus Transjakarta Akan Ditanggung

Anies: Seluruh Biaya Pengobatan Korban Kecelakatan Bus Transjakarta Akan Ditanggung

Megapolitan
Kamar Kos Penagih Pinjol Ilegal Digerebek, Polisi: Korban Pinjam Rp 1 Juta, Bayar Rp 2 Juta, Ditagih Rp 20 Juta

Kamar Kos Penagih Pinjol Ilegal Digerebek, Polisi: Korban Pinjam Rp 1 Juta, Bayar Rp 2 Juta, Ditagih Rp 20 Juta

Megapolitan
Polisi Gerebek Kos-kosan Tempat Penagih Pinjol Ilegal Bekerja, 4 Orang Ditangkap

Polisi Gerebek Kos-kosan Tempat Penagih Pinjol Ilegal Bekerja, 4 Orang Ditangkap

Megapolitan
Penipuan Modus Jual Black Dollar, WN Nigeria Pakai Identitas Istri dan Adik Ipar Saat Beraksi

Penipuan Modus Jual Black Dollar, WN Nigeria Pakai Identitas Istri dan Adik Ipar Saat Beraksi

Megapolitan
Penipuan Modus Jual Black Dollar, Seorang WN Nigeria Buron

Penipuan Modus Jual Black Dollar, Seorang WN Nigeria Buron

Megapolitan
Masinis LRT yang Terlibat Kecelakaan di Jakarta Timur Alami Trauma

Masinis LRT yang Terlibat Kecelakaan di Jakarta Timur Alami Trauma

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.