Polisi Tangkap Curanmor Asal Lampung yang Colong 40 Motor Sejak 2013

Kompas.com - 21/02/2020, 17:03 WIB
Polisi menangkap sindikat pencuri kendaraan bermotor asal Maringgi, Lampung Timur yang terdiri dari lima orang yakni JS, SH, JD (tiga orang di depan). Foto diambil di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (21/2/2020). KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELAPolisi menangkap sindikat pencuri kendaraan bermotor asal Maringgi, Lampung Timur yang terdiri dari lima orang yakni JS, SH, JD (tiga orang di depan). Foto diambil di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (21/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi menangkap sindikat pencuri kendaraan bermotor asal Maringgi, Lampung Timur yang terdiri dari lima orang, yakni JS, SH, JD, D, dan A.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, sindikat curanmor itu telah beraksi sejak 2013 dan mencuri lebih dari 40 sepeda motor.

"Komplotan ini baru kali ini tertangkap. Mereka enggak main di satu tempat, tetapi di Sentul, Bekasi, Cibinong, dan seluruh wilayah Jakarta. Mereka berpindah-pindah untuk menghilangkan jejak," ujar Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (21/2/2020).

Baca juga: Polisi Ringkus 3 Pelaku Curanmor asal Lampung di Kota Tangerang

Polisi baru menangkap tiga tersangka dari sindikat curanmor itu, yakni JS, SH, dan JD, sedangkan D dan A masih berstatus buron.

Saat menangkap JS dan JD di rumahnya di Lampung Timur, polisi menembak kaki kedua tersangka karena berusaha melarikan diri.

Yusri menjelaskan, tersangka JS berperan sebagai kapten atau otak aksi curanmor. Sementara, tersangka SH dan JD berperan sebagak pemetik atau eksekutor.

"Selain D dan A, kami juga masih mencari satu pelaku yang merupakan penadah, berinisial I yang tinggal di Karawang, Jakarta Barat," ujar Yusri.

Baca juga: Kelompok Pencuri Motor Asal Lampung Jual Motor Melalui Facebook

Saat beraksi, sindikat curanmor tersebut selalu membawa senjata api. Mereka biasanya mengincar motor merek Honda Beat dan Vario yang mudah dibobol menggunakan kunci letter T.

Kemudian, motor hasil curian itu dijual kepada penadah berinisial I dengan harga Rp 2,5 juta per satu unit sepeda motor.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

IDI: Depok Harus Ikut Jakarta Perpanjang PSBB sampai 4 Juni

IDI: Depok Harus Ikut Jakarta Perpanjang PSBB sampai 4 Juni

Megapolitan
5 Polisi Gadungan yang Peras Pemuda di Bintaro Sempat Todongkan Senjata ke Anggota Buser

5 Polisi Gadungan yang Peras Pemuda di Bintaro Sempat Todongkan Senjata ke Anggota Buser

Megapolitan
Puluhan Kendaraan dari Luar Jakarta Dipaksa Putar Balik Saat Hendak Masuk Jaksel

Puluhan Kendaraan dari Luar Jakarta Dipaksa Putar Balik Saat Hendak Masuk Jaksel

Megapolitan
Lucinta Luna Tidak Didampingi Kuasa Hukum Saat Sidang Perdana

Lucinta Luna Tidak Didampingi Kuasa Hukum Saat Sidang Perdana

Megapolitan
Sambut New Normal, Wali Kota Tangerang Minta Mal Punya Alat Monitor Jumlah Pengunjung

Sambut New Normal, Wali Kota Tangerang Minta Mal Punya Alat Monitor Jumlah Pengunjung

Megapolitan
Lion Air Group Hentikan Penerbangan hingga 31 Mei, Ini Penjelasannya

Lion Air Group Hentikan Penerbangan hingga 31 Mei, Ini Penjelasannya

Megapolitan
Skenario New Normal Sekolah di Kota Tangerang: Satu Meja Satu Siswa, Kelas Bertambah

Skenario New Normal Sekolah di Kota Tangerang: Satu Meja Satu Siswa, Kelas Bertambah

Megapolitan
Syahrini Laporkan Pemilik Akun Medsos, Diduga Terkait Pornografi dan Pencemaran Nama Baik

Syahrini Laporkan Pemilik Akun Medsos, Diduga Terkait Pornografi dan Pencemaran Nama Baik

Megapolitan
5 Polisi Gadungan yang Peras Pemuda di Bintaro Sudah Lima Kali Beraksi di Tangsel dan Jakarta

5 Polisi Gadungan yang Peras Pemuda di Bintaro Sudah Lima Kali Beraksi di Tangsel dan Jakarta

Megapolitan
Bertambah 137 Orang, Kurva Kasus Positif Covid-19 Jakarta Kembali Naik Setelah 4 Hari Turun

Bertambah 137 Orang, Kurva Kasus Positif Covid-19 Jakarta Kembali Naik Setelah 4 Hari Turun

Megapolitan
Ini Kronologi Diketahuinya Satu Keluarga di Bekasi Terinfeksi Covid-19

Ini Kronologi Diketahuinya Satu Keluarga di Bekasi Terinfeksi Covid-19

Megapolitan
5 Aktivis Papua yang Kibarkan Bendera Bintang Kejora Bebas Setelah Jalani Vonis 9 Bulan Penjara

5 Aktivis Papua yang Kibarkan Bendera Bintang Kejora Bebas Setelah Jalani Vonis 9 Bulan Penjara

Megapolitan
5 Polisi Gadungan Peras Pemuda di Bintaro, Selipkan Bubuk Tawas Dianggap Sabu

5 Polisi Gadungan Peras Pemuda di Bintaro, Selipkan Bubuk Tawas Dianggap Sabu

Megapolitan
Taufik Dukung Penerapan New Normal Jakarta dengan Pengawasan Ketat

Taufik Dukung Penerapan New Normal Jakarta dengan Pengawasan Ketat

Megapolitan
Mobil Suzuki Swift Terbakar di Dekat Gerbang Tol Halim, Sopir Selamat

Mobil Suzuki Swift Terbakar di Dekat Gerbang Tol Halim, Sopir Selamat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X