Polsek Tanjung Duren Kejar Perampok Bercelurit yang Bawa Kabur Tempe Goreng dari Warteg

Kompas.com - 21/02/2020, 19:24 WIB
Begal tempe di warteg yang berada di Jalan Kyai Tapa, Tanjung Duren, Jakarta Barat, Jumat (21/2/2020) Unggahan akun instagram @kontributorjakartaBegal tempe di warteg yang berada di Jalan Kyai Tapa, Tanjung Duren, Jakarta Barat, Jumat (21/2/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kanitreskrim Polsek Tanjung Duren AKP Mubarak mengonfirmasi adanya aksi perampokan sebuah warteg di Jalan Kyai Tapa, Tanjun Duren, Jakarta Barat.

"Iya benar, kejadiannya pukul 01.30 WIB," kata Mubarak, Jumat (21/2/2020).

Aksi begal itu terekam CCTV dan diunggah dalam sosial media Instagram dengan akun @kontributorjakarta Jumat siang tadi.

Baca juga: 7 Fakta Perampokan Warteg Pesanggrahan


Dalam video rekaman tersebut terlihat pelaku sempat mengayunkan celurit ke korban. Tidak sampai di situ, pelaku juga mengambil satu nampan penuh berisi tempe goreng dan telepon seluler rusak.

"Menurut keterangan korban, pelaku membawa satu handphone rusak dan tempe goreng yang terletak di atas etalase kaca warteg," ucap Mubarak.

Baca juga: Tiga Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan Positif Pakai Ganja

Dan demi penyelidikan lebih lanjut polisi sudah mengambil video yang direkam CCTV milik warteg.

"Dua buah CCTV milik Warteg sudah kami amankan," kata Mubarak.

Sementara itu, Mubarak menduga bahwa pelaku bukan merupakan warga sekitar, pelaku hanya orang yang lewat dan mungkin sedang lapar.

Hingga kini proses pencarian pelaku masih terus berlangsung.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sudah 18 Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh di RSPI Sulianti Saroso

Sudah 18 Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh di RSPI Sulianti Saroso

Megapolitan
Sempat Jadi PDP, Status Dokter Tirta Turun Jadi ODP

Sempat Jadi PDP, Status Dokter Tirta Turun Jadi ODP

Megapolitan
Kronologi Penangkapan Komplotan Pengedar Sabu Seberat 11,1 Kilogram

Kronologi Penangkapan Komplotan Pengedar Sabu Seberat 11,1 Kilogram

Megapolitan
Sudinsos Jakbar Pastikan Stok Pangan Jemaah Masjid Jami Kebon Jeruk Terpenuhi Selama Isolasi

Sudinsos Jakbar Pastikan Stok Pangan Jemaah Masjid Jami Kebon Jeruk Terpenuhi Selama Isolasi

Megapolitan
RSPI Sulianti Saroso Isolasi 25 Pasien, 15 Positif, 2 PDP Meninggal Dunia

RSPI Sulianti Saroso Isolasi 25 Pasien, 15 Positif, 2 PDP Meninggal Dunia

Megapolitan
UPDATE: 36 Orang Positif Covid-19 dan 1 Sembuh di Bekasi

UPDATE: 36 Orang Positif Covid-19 dan 1 Sembuh di Bekasi

Megapolitan
Wali Kota Minta Perkantoran di Depok Terapkan Kerja dari Rumah sampai 11 April

Wali Kota Minta Perkantoran di Depok Terapkan Kerja dari Rumah sampai 11 April

Megapolitan
Politisi PDI-P Nilai Lockdown Belum Perlu Diterapkan di Jakarta

Politisi PDI-P Nilai Lockdown Belum Perlu Diterapkan di Jakarta

Megapolitan
Depok Belum Dapat Restu Pemprov Jawa Barat untuk Local Lockdown

Depok Belum Dapat Restu Pemprov Jawa Barat untuk Local Lockdown

Megapolitan
14 RW di Kelurahan Pondok Kelapa Batasi Akses Keluar Masuk Lingkungan

14 RW di Kelurahan Pondok Kelapa Batasi Akses Keluar Masuk Lingkungan

Megapolitan
Ini Peran Tiga Tersangka Penyebar Hoaks Covid-19 di Food Street Kelapa Gading

Ini Peran Tiga Tersangka Penyebar Hoaks Covid-19 di Food Street Kelapa Gading

Megapolitan
Bekasi Tetapkan Status Siaga Bencana Covid-19, Apa Dampaknya Bagi Warga?

Bekasi Tetapkan Status Siaga Bencana Covid-19, Apa Dampaknya Bagi Warga?

Megapolitan
Enam Penyelundup 11,1 Kilogram Sabu Beraksi di Tengah Sepinya Jakarta karena Covid-19

Enam Penyelundup 11,1 Kilogram Sabu Beraksi di Tengah Sepinya Jakarta karena Covid-19

Megapolitan
Lebih Besar dari Angka Kematian Nasional, 283 Jenazah di DKI Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Lebih Besar dari Angka Kematian Nasional, 283 Jenazah di DKI Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Megapolitan
3 Penyebar Hoaks Terkait Covid-19 di Jakarta Utara Ditangkap

3 Penyebar Hoaks Terkait Covid-19 di Jakarta Utara Ditangkap

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X