Kompas.com - 22/02/2020, 08:18 WIB
Bangunan kelas di SMKN 24 Jakarta, Cipayung, Jakarta Timur, roboh, Jumat (21/2/2020). KOMPAS.COM/DEAN PAHREVIBangunan kelas di SMKN 24 Jakarta, Cipayung, Jakarta Timur, roboh, Jumat (21/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Peristiwa bangunan sekolah roboh kembali terjadi di DKI Jakarta.

Kali ini atap delapan kelas di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 24, Cilangkap, Jakarta Timur yang roboh.

Kepala SMKN 24 Jakarta Tri Eriyani mengatakan, terdapat delapan bangunan kelas yang rusak berat. Diduga bangunan itu rusak karena terdampak cuaca buruk pada Jumat (21/2/2020) pukul 02.45 WIB.

"Kejadian tadi pagi pukul 02.45 WIB petugas malam melaporkan ke kami ada atap kelas roboh, di atas ruang teori SJ. Kelas ada delapan yang kena, yang terdampak sembilan kelas," ucap Tri di lokasi, Jumat.

Baca juga: 8 Kelas SMKN 24 Jakarta yang Rusak Berat Baru Direhabilitasi 2018

Delapan kelas itu berada di lantai dua salah satu bangunan sekolah. Di lantai dua bangunan itu terdapat 17 ruang kelas, sehingga kelas-kelas tersebut tidak bisa digunakan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baru direhab tahun 2018

Fakta cukup mengejutkan adalah atap yang roboh itu bangunan ruang kelas baru direhabilitasi pada 2018 lalu.

Terkait hal itu, Wali Kota Jakarta Timur M Anwar mengaku turut prihatin dan menyayangkan musibah ini.

"Kenapa rehab di tahun 2018, hujan tidak terlalu besar kok bisa runtuh seperti ini? Ketika kejadiannya siang hari, anak-anak sedang belajar, seperti apa nanti korban-korbannya. Kita masih bersyukur kejadiannya jam 02.45 di malam hari," kata Anwar.

Baca juga: Baru Setahun Direhab, Atap 8 Kelas di SMKN 24 Jakarta Roboh, Wali Kota Jaktim Minta Diusut

Akan diusut

Anwar menambahkan, pihaknya akan menginvestigasi penyebab bangunan itu bisa rusak berat.

"Di sini perlu pengawasan yang lebih intens untuk menghadapi masalah ini. Sesuai kewenangan yang diberikan Pak Gubernur, di tingkat kota, saya memanggil inspektur kota membantu supaya dilakukan investigasi," ujarnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ragunan dan 58 Taman di Jakarta Dibuka, Ini Syarat Wajib bagi Pengunjung

Ragunan dan 58 Taman di Jakarta Dibuka, Ini Syarat Wajib bagi Pengunjung

Megapolitan
Wagub DKI Sebut Kerja Sama TPST Bantargebang dengan Pemkot Bekasi Diteken Senin Depan

Wagub DKI Sebut Kerja Sama TPST Bantargebang dengan Pemkot Bekasi Diteken Senin Depan

Megapolitan
Wagub DKI: Sudah Tidak Ditemukan Kandungan Parasetamol di Teluk Jakarta

Wagub DKI: Sudah Tidak Ditemukan Kandungan Parasetamol di Teluk Jakarta

Megapolitan
Kepala Basarnas Harap Polisi Segera Tangkap Perampok yang Bunuh Karyawannya

Kepala Basarnas Harap Polisi Segera Tangkap Perampok yang Bunuh Karyawannya

Megapolitan
Polisi Buru Penyuplai Dana dari 5 Perusahaan Pinjol yang Digerebek

Polisi Buru Penyuplai Dana dari 5 Perusahaan Pinjol yang Digerebek

Megapolitan
59 RTH Mulai Dibuka, Wagub DKI Minta Masyarakat Tetap Jaga Protokol Kesehatan

59 RTH Mulai Dibuka, Wagub DKI Minta Masyarakat Tetap Jaga Protokol Kesehatan

Megapolitan
Anak Diduga Korban Kekerasan Ibu Kandung di Duri Kepa Dapat Pendampingan Psikologis

Anak Diduga Korban Kekerasan Ibu Kandung di Duri Kepa Dapat Pendampingan Psikologis

Megapolitan
Ganjil Genap di Kawasan TMII dan Ancol, Pelanggar yang Terjaring Akan Diputar Balik

Ganjil Genap di Kawasan TMII dan Ancol, Pelanggar yang Terjaring Akan Diputar Balik

Megapolitan
Polisi: Besarnya Permintaan Konsumen Sebabkan Tingginya Kasus Narkotika

Polisi: Besarnya Permintaan Konsumen Sebabkan Tingginya Kasus Narkotika

Megapolitan
Polisi Mengaku Selalu Kecolongan Saat Ingin Tertibkan Lokalisasi Liar Gunung Antang

Polisi Mengaku Selalu Kecolongan Saat Ingin Tertibkan Lokalisasi Liar Gunung Antang

Megapolitan
Polisi Buru 4 Perampok yang Bacok Karyawati Basarnas hingga Tewas

Polisi Buru 4 Perampok yang Bacok Karyawati Basarnas hingga Tewas

Megapolitan
Toko PS Store di Condet Terbakar

Toko PS Store di Condet Terbakar

Megapolitan
Dibanting Polisi hingga Kejang, Korban Pertimbangkan Tempuh Jalur Pidana

Dibanting Polisi hingga Kejang, Korban Pertimbangkan Tempuh Jalur Pidana

Megapolitan
Antipasi Banjir, Wali Kota Jaksel Minta Lurah dan Camat Cek Kondisi Pompa Air

Antipasi Banjir, Wali Kota Jaksel Minta Lurah dan Camat Cek Kondisi Pompa Air

Megapolitan
Pekerja LRT yang Jatuh dari Ketinggian 8 Meter Belum Sadar

Pekerja LRT yang Jatuh dari Ketinggian 8 Meter Belum Sadar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.