Bahas Modal Riza Patria Jadi Wagub, Fraksi Gerindra: Ingat, 2012 Dia Pernah Maju Pilkada DKI

Kompas.com - 22/02/2020, 12:57 WIB
diskusi Polemik Nanti Kita Cerita Tentang Wagub Hari Ini, di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (22/2/2020). KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGIdiskusi Polemik Nanti Kita Cerita Tentang Wagub Hari Ini, di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (22/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Fraksi Partai Gerindra Syarif mengatakan ada beberapa modal yang dimiliki calon wakil gubernur DKI Jakarta dari Partai Gerindra Ahmad Riza Patria untuk mendampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Syarif menyebutkan Riza memiliki potongan pemimpin karena dulu pernah mencalonkan diri sebagai calon wakil gubernur mendampingi cagub Hendardji Soepandji pada 2012 lalu.

"Dia punya pondasi dulu, masih ingat di tahun 2012 dia pernah maju calon independen. Artinya mengapa orang mencalonkan diri jadi calon karena dia punya pemikiran dan sumbangan untuk DKI. Jadi secara personal sudah ada hasrat untuk jadi pemimpin," kata Syarif di agenda diskusi Polemik 'Nanti Kita Cerita Tentang Wagub Hari Ini', di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (22/2/2020).

Baca juga: Gerindra: Riza Patria Sudah Siapkan Surat Pengunduran Diri dari DPR untuk Syarat Cawagub

Riza kemudian berkiprah sebagai wakil rakyat di DPR RI selama dua periode dari 2014-2019 dan 2019-2024.

Selain itu, Riza juga merupakan mantan aktivis yang menurut Syarif dikenal banyak orang. Syarif bahkan menyebut Riza dikenal mulai dari yang radikal hingga yang lunak.

"Di Jakarta kalau aktivis ditanya Ariza enggak ada yang tidak kenal Ariza. Pasti kenal semua dari radikal sampai lunak semua kenal Ariza. Yang keras pun ditundukan Ariza," jelasnya.

"Yang radikal dan lunak kenal Ariza. Coba tanya yang lain kenal Bang Ancah enggak? Yang aktivis. Saya kira tidak," lanjut Syarif.

Ia pun meyakini jika Riza akan gampang melenggang di sebagai orang nomor dua di DKI Jakarta.

Baca juga: INFOGRAFIK: Dua Kandidat Wagub DKI, Ahmad Riza Patria dan Nurmansjah Lubis

Tak hanya itu Riza juga dulunya mantan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan juga anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta.

"Di DKI enggak diragukan lagi pernah juga jadi anggota KPU DKI dan kemudian ada masalah yang menjerat tetapi namanya sudah direhab. Jadi jam terbang di DKI Ariza sudah melewati itu," tambahnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Realisasi Program Rumah DP 0 Tak Sampai 1 Persen dan Terganjal Korupsi, Fraksi PSI: Ini Peringatan Buat Pak Anies

Soal Realisasi Program Rumah DP 0 Tak Sampai 1 Persen dan Terganjal Korupsi, Fraksi PSI: Ini Peringatan Buat Pak Anies

Megapolitan
Pemkot Tangerang Perpanjang PPKM Mikro hingga 22 Maret

Pemkot Tangerang Perpanjang PPKM Mikro hingga 22 Maret

Megapolitan
Dirut Sarana Jaya Terganjal Korupsi, Wagub DKI Pastikan Proyek Strategis Tetap Jalan

Dirut Sarana Jaya Terganjal Korupsi, Wagub DKI Pastikan Proyek Strategis Tetap Jalan

Megapolitan
Dirut Pembangunan Sarana Jaya Dinonaktfikan, Program Rumah DP Rp 0 Diharapkan Berlanjut

Dirut Pembangunan Sarana Jaya Dinonaktfikan, Program Rumah DP Rp 0 Diharapkan Berlanjut

Megapolitan
Berstatus Penyintas, Besok Wali Kota Jakarta Barat Akan Terima Vaksin Covid-19

Berstatus Penyintas, Besok Wali Kota Jakarta Barat Akan Terima Vaksin Covid-19

Megapolitan
Update 8 Maret: Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Bertambah 1.783

Update 8 Maret: Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Bertambah 1.783

Megapolitan
Dinas PUPR Perbaiki 14 Tanggul Rusak akibat Banjir di Kota Tangerang

Dinas PUPR Perbaiki 14 Tanggul Rusak akibat Banjir di Kota Tangerang

Megapolitan
Jalan Moh Kahfi 1 Kerap Macet hingga 2 Km dan Dikeluhkan Warga, Ini Kata Camat Jagakarsa

Jalan Moh Kahfi 1 Kerap Macet hingga 2 Km dan Dikeluhkan Warga, Ini Kata Camat Jagakarsa

Megapolitan
Kritik Anggaran Penataan Trotoar Rp 100 Miliar, Anggota DPRD DKI: Prioritaskan BLT Masyarakat

Kritik Anggaran Penataan Trotoar Rp 100 Miliar, Anggota DPRD DKI: Prioritaskan BLT Masyarakat

Megapolitan
Percepat Vaksinasi Covid-19 bagi Lansia, Lokasi Penyuntikan Ditambah di Lippo Mall Puri Kembangan

Percepat Vaksinasi Covid-19 bagi Lansia, Lokasi Penyuntikan Ditambah di Lippo Mall Puri Kembangan

Megapolitan
240 Tokoh Agama di Tangsel Jalani Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama

240 Tokoh Agama di Tangsel Jalani Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama

Megapolitan
Kata Polda Metro Jaya soal Tuduhan Jadi Beking Mafia Tanah

Kata Polda Metro Jaya soal Tuduhan Jadi Beking Mafia Tanah

Megapolitan
Mulai Besok, ASN di Jakarta Barat Terima Vaksin Covid-19

Mulai Besok, ASN di Jakarta Barat Terima Vaksin Covid-19

Megapolitan
75 Jiwa Korban Kebakaran di Cakung Bakal Direlokasi ke Rumah Susun

75 Jiwa Korban Kebakaran di Cakung Bakal Direlokasi ke Rumah Susun

Megapolitan
PPKM Mikro Diklaim Tekan Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Tangsel

PPKM Mikro Diklaim Tekan Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X