Jalan Yos Sudarso Masih Banjir Setinggi 50 cm, Pengendara Motor Masuk Tol

Kompas.com - 23/02/2020, 17:30 WIB
Pengendara sepeda motor yang masuk Jalan Tol Wiyoto Wiyono demi menghindari banjir Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara, Minggu (23/2/2020) KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARIPengendara sepeda motor yang masuk Jalan Tol Wiyoto Wiyono demi menghindari banjir Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara, Minggu (23/2/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Hingga Minggu (23/2/2020) pukul 16.30, Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara masih terendam banjir setinggi 50 cm.

Banjir sudah terlihat dari turunan Flyover Cempaka Mas hingga perempatan Mall Of Indonesia (MOI) Kelapa Gading.

Air yang begitu tinggi membuat para pengendara harus berpikir ulang melewati jalan tersebut. Imbasnya, para pemotor pun nekat masuk ke tol Wiyoto Wiyono.

Mereka masuk dari Pintu Tol yang ada di Cempaka Mas dan turun di pintu tol MOI.

Baca juga: Jakarta Banjir, Motor Boleh Masuk Tol dengan Pengecualian

Ruas tol yang berada di atas Jalan Yos Sudarso ini memang menjadi jalur alternatif yang diperbolehkan bagi kendaraan apapun, imbas banjir yang menggenang di bawahnya.

Di atas jalan tol layang tersebut, para pemotor rata-rata melintas di bahu jalan. Sebab, di ruas jalan tol, kendaraan roda empat maupun lebih melintas dengan kecepatan sangat tinggi.

Sebagian dari mereka ada juga tang sengaja berhenti untuk mengabadikan gambar banjir Jalan Yos Sudarso yang terlihat dari atas jalan tol.

Baca juga: [UPDATE] Jakarta Dikepung Banjir, Hindari Lewat 14 Ruas Jalan Ini!

"Saya mau ke Tanjung Priok, malas lewat bawah takut motor mogok," kata salah seorang pemotor bernama Rahmawan (24).

Ia mengaku berkendara dengan kecepatan sedang di atas tol karena hembusan angin cukup kencang di atas jalan tol tersebut.

Hari mengaku cukup khawatir melihat mobil yang melaju begitu cepat di atas sana.

"Tapi mending sih daripada harus nerobos banjir," ungkap dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejumlah Langkah Polisi dan Pemprov DKI Cegah Pemudik Balik ke Jakarta

Sejumlah Langkah Polisi dan Pemprov DKI Cegah Pemudik Balik ke Jakarta

Megapolitan
TNI dan Polri Akan Pantau Warga Terapkan Protokol Pencegahan Covid-19

TNI dan Polri Akan Pantau Warga Terapkan Protokol Pencegahan Covid-19

Megapolitan
5 Penjelasan BMKG Soal Panasnya Cuaca Jabodetabek Belakangan Ini

5 Penjelasan BMKG Soal Panasnya Cuaca Jabodetabek Belakangan Ini

Megapolitan
Bekasi Menuju 'New Normal' Pandemi Covid-19: Restoran Dibuka, Pembelinya Dibatasi

Bekasi Menuju "New Normal" Pandemi Covid-19: Restoran Dibuka, Pembelinya Dibatasi

Megapolitan
Pemprov DKI Godok Protokol Kesehatan untuk New Normal di Jakarta

Pemprov DKI Godok Protokol Kesehatan untuk New Normal di Jakarta

Megapolitan
Masih Bingung soal Surat Izin Keluar Masuk Jakarta? Ini Segala Info Tentang SIKM

Masih Bingung soal Surat Izin Keluar Masuk Jakarta? Ini Segala Info Tentang SIKM

Megapolitan
Bantu Orang Mabuk, Warga Depok Malah Dikeroyok

Bantu Orang Mabuk, Warga Depok Malah Dikeroyok

Megapolitan
Wali Kota Depok: Penularan Lokal Covid-19 Masih Terjadi, Ekonomi Mulai Oleng

Wali Kota Depok: Penularan Lokal Covid-19 Masih Terjadi, Ekonomi Mulai Oleng

Megapolitan
Bantah Mal di Jakarta Buka Mulai 5 Juni, Anies: Itu Imajinasi, Itu Fiksi...

Bantah Mal di Jakarta Buka Mulai 5 Juni, Anies: Itu Imajinasi, Itu Fiksi...

Megapolitan
Deteksi Mulai Gencar, Kasus Harian Covid-19 di Depok Naik Signifikan

Deteksi Mulai Gencar, Kasus Harian Covid-19 di Depok Naik Signifikan

Megapolitan
Kurva Kasus Positif Covid-19 Jakarta Menurun, Ini Rincian Data 47 Hari Penerapan PSBB

Kurva Kasus Positif Covid-19 Jakarta Menurun, Ini Rincian Data 47 Hari Penerapan PSBB

Megapolitan
Tak Punya SIKM, 5 Penumpang KA dari Surabaya Dikarantina di Gelanggang Remaja Gambir

Tak Punya SIKM, 5 Penumpang KA dari Surabaya Dikarantina di Gelanggang Remaja Gambir

Megapolitan
Penerapan New Normal di Kota Bekasi, Ini Penjelasan Gubernur Emil

Penerapan New Normal di Kota Bekasi, Ini Penjelasan Gubernur Emil

Megapolitan
UPDATE 26 Mei: Bertambah 24 Kasus, Total 535 Orang Positif Covid-19 di Depok

UPDATE 26 Mei: Bertambah 24 Kasus, Total 535 Orang Positif Covid-19 di Depok

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Instruksikan Siapkan Kebijakan New Normal

Wali Kota Tangerang Instruksikan Siapkan Kebijakan New Normal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X