Jalan Cakung-Cilincing Terendam Banjir, Lalu Lintas Dialihkan Lewat Jalan Tol

Kompas.com - 24/02/2020, 16:32 WIB
Lalu lintas Jalan Cakung Cilincing Raya dialihkan lewat jalan tol karena banjir, Senin (24/2/2020) KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARILalu lintas Jalan Cakung Cilincing Raya dialihkan lewat jalan tol karena banjir, Senin (24/2/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Akibat dari Jalan Cakung-Cilincing (Cacing) yang terendam banjir, arus lalu lintas dialihkan lewat Tol Cilincing pada Senin (24/2/2020).

Petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta tampak memerintahkan kendaraan-kendaraan berukuran kecil yang melintas lewat PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) untuk memutar balik.

Para pengendara diarahkan untuk masuk tol dari pintu keluar PT KBN.

Baca juga: [VIDEO] Hari Kedua Jalan Cakung-Cilincing Terendam Banjir

Masuk dari tol tersebut petugas Dishub sudah memasang cone berwarna oranye di sepanjang bahu jalan untuk pengguna sepeda motor.

Pengendara yang masuk tol dari lokasi tersebut baik roda dua ataupun roda empat tidak dikenakan biaya.

Dari atas tol, terlihat di sisi sebelah kiri Jalan Cakung Cilincing yang terendam banjir hingga satu meter.

Lebih parah lagi, kawasan pergudangan dan industri PT lKBN terlihat seperti danau yang cukup luas.

Pengendara tidak diperkenankan untuk berhenti di bahu jalan tol tersebut.

Baca juga: Jalan Cakung Cilincing Raya Masih Tenggelam, Hanya Truk yang Bisa Melintas

Kendaraan yang masuk tol lewat pintu keluar PT KBN tadi lantas diarahkan turun sekitar dua kilometer dari titik awal.

Tepatnya, pengendara tersebut harus turun di pintu keluar Semper Timur yang diarahkan menggunakan cone lalu lintas  tersebut.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1.200 Nasi 'Kotak Oranye' bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

1.200 Nasi "Kotak Oranye" bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

Megapolitan
Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Megapolitan
PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

Megapolitan
Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Megapolitan
Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Megapolitan
Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Megapolitan
Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Megapolitan
Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

Megapolitan
Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Megapolitan
61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

Megapolitan
Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Megapolitan
Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X