Penyegelan Rumah di Batan Indah Dipastikan Berkait Penemuan Sumber Radiasi Nuklir

Kompas.com - 24/02/2020, 19:08 WIB
Tim Gegana dengan peralatan lengkap deteksi telah menyisir seluruh perumahan Batan Indah, Kademangan, Setu, Tangerang Selatan, Senin (24/2/2020). Dalam hasil penyisiran, tim gegana menemukan titik yang diduga radiasi nuklir dengan jenis radioaktif caesium 137 di selokan salah satu rumah kawasan Blok M Batan Indah. KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiTim Gegana dengan peralatan lengkap deteksi telah menyisir seluruh perumahan Batan Indah, Kademangan, Setu, Tangerang Selatan, Senin (24/2/2020). Dalam hasil penyisiran, tim gegana menemukan titik yang diduga radiasi nuklir dengan jenis radioaktif caesium 137 di selokan salah satu rumah kawasan Blok M Batan Indah.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Penyegelan dengan memberikan garis kuning di salah satu rumah kawasan Batan Indah, Kademangan, Setu, Tangerang Selatan, pada Senin (24/2/2020), dipastikan berkait dengan ditemukannya sumber radiasi nuklir.

Hal itu dipastikan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) melalui Kepala Biro Hukum, Kerja Sama dan Komunikasi Publik Indra Gunawan.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com hari ini, Indra mengatakan bahwa penemuan sumber radiasi nuklir tersebut merupakan hasil penyisiran pihak Kepolisian yang didukung oleh Bapeten.

Baca juga: Gegana Temukan Area Terpapar Radiasi Nuklir di Selokan Perumahan Batan Indah Tangsel

"Ditemukan penguasaan terduga beberapa sumber radioaktif atau bagian dari sumber radioaktif secara tidak sah, di salah satu rumah warga," kata Indra dalam keterangan tertulisnya.

Indra mengatakan, penemuan zat radioaktif kali ini sama dengan sebelumnya yang ditemukan Batan dan Bapeten di lahan kosong kawasan Batan Indah, dengan jenis caesium-137 (Cs-137).

Namun, selain Cs-137, dalam rumah yang dihuni oleh Suhaedi tersebut juga ada jenis zat radioaktif lainnya yang saat ini masih dilakukan penelitian.

"Sumber radioaktif tersebut di antaranya berjenis Cs-137 dan ada beberapa jenis radioaktif lainnya," ucapnya.

Baca juga: Kabar Terbaru Zat Radioaktif di Tangsel, Mengontaminasi Dua Warga Batan Indah

Akibat penemuan radioaktif tersebut, saat ini pihak kepolisian yang didampingi Bapeten telah menyegel rumah.

Sementara sampai saat ini, kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap pemilik rumah terkait ditemukannya sejumlah radioaktif itu.

"Ini merupakan titik terang atas kasus ditemukannya limbah radioaktif Cs-137 pada akhir Januari 2020 di lahan kosong di bagian depan perumahan Batan Indah," tutup Indra.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Friedrich Silaban, Seorang Nasrani yang Pelajari Wudu dan Shalat Demi Rancang Masjid Istiqlal

Friedrich Silaban, Seorang Nasrani yang Pelajari Wudu dan Shalat Demi Rancang Masjid Istiqlal

Megapolitan
Depok Catat 3.844 Warga Masih Positif Covid-19 Saat Ini

Depok Catat 3.844 Warga Masih Positif Covid-19 Saat Ini

Megapolitan
BMKG: Waspadai Hujan yang Disertai Petir di Jakarta Hari Ini

BMKG: Waspadai Hujan yang Disertai Petir di Jakarta Hari Ini

Megapolitan
Saaat Bantuan Logistik untuk Korban Banjir di Kabupaten Bekasi Tertahan Rombongan Presiden

Saaat Bantuan Logistik untuk Korban Banjir di Kabupaten Bekasi Tertahan Rombongan Presiden

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 untuk Wartawan Mulai Dilgelar di GBK Hari Ini

Vaksinasi Covid-19 untuk Wartawan Mulai Dilgelar di GBK Hari Ini

Megapolitan
Ada 15.876 Korban Banjir di Kota Tangerang, Hanya 200 Pengungsi yang Dites Swab PCR

Ada 15.876 Korban Banjir di Kota Tangerang, Hanya 200 Pengungsi yang Dites Swab PCR

Megapolitan
UPDATE 24 Februari: Ada 43 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, Totalnya Kini 7.105

UPDATE 24 Februari: Ada 43 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, Totalnya Kini 7.105

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Tahap 2 di Kota Tangerang, Peserta Terbanyak Guru SD hingga SMP

Vaksinasi Covid-19 Tahap 2 di Kota Tangerang, Peserta Terbanyak Guru SD hingga SMP

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Tahap 2 Kota Bogor Dimulai Pekan Depan, 34.785 Pelayan Publik Jadi Prioritas

Vaksinasi Covid-19 Tahap 2 Kota Bogor Dimulai Pekan Depan, 34.785 Pelayan Publik Jadi Prioritas

Megapolitan
Terjebak di Lift Stasiun Jatinegara, Penumpang KRL Keluhkan Voice Call yang Mati

Terjebak di Lift Stasiun Jatinegara, Penumpang KRL Keluhkan Voice Call yang Mati

Megapolitan
Kuasa Hukum: Belum Ada Keterangan Saksi yang Buktikan John Kei Lakukan Pembunuhan Berencana

Kuasa Hukum: Belum Ada Keterangan Saksi yang Buktikan John Kei Lakukan Pembunuhan Berencana

Megapolitan
Minta Kasus Pencurian Ponselnya Dihentikan, Selebgram Ajudan Pribadi Juga Beri Uang ke Pelaku

Minta Kasus Pencurian Ponselnya Dihentikan, Selebgram Ajudan Pribadi Juga Beri Uang ke Pelaku

Megapolitan
Pencurian Motor di Tamansari Terekam Kamera CCTV, Seorang Pelaku Pakai Atribut Ojol

Pencurian Motor di Tamansari Terekam Kamera CCTV, Seorang Pelaku Pakai Atribut Ojol

Megapolitan
Pemprov DKI Umumkan 782 Kasus Baru Covid-19, Belum Semua Data Dilaporkan

Pemprov DKI Umumkan 782 Kasus Baru Covid-19, Belum Semua Data Dilaporkan

Megapolitan
Korban Pembacokan di Duri Kosambi: Saya Yakin yang Perintah John Kei

Korban Pembacokan di Duri Kosambi: Saya Yakin yang Perintah John Kei

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X