Kasus Remaja Hilang di Bekasi, Polisi Selidiki Orang yang Terakhir Kali Bersama ERS

Kompas.com - 24/02/2020, 20:45 WIB
Foto Ibu dari ERS, Lilis Nurhayati (40), di Jalan Durian Raya, Pabuaran, Cimuning, Mustikajaya, Bekasi, Senin (24/2/2020). KOMPAS. COM/CYNTHIA LOVAFoto Ibu dari ERS, Lilis Nurhayati (40), di Jalan Durian Raya, Pabuaran, Cimuning, Mustikajaya, Bekasi, Senin (24/2/2020).
Penulis Cynthia Lova
|


BEKASI, KOMPAS.com - Seorang remaja berinisial ERS (14) dikabarkan menghilang sejak 8 Februari 2020 lalu.

ERS diketahui pergi terakhir kali bersama teman kenalannya dari Facebook.

Hal itu pun sudah dilaporkan orangtuanya ke Polres Metro Bekasi Kota.

Menanggapi hal itu, Kasatreskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Arman mengatakan, saat ini pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut.

Saat ini pihak kepolisian tengah mencari siapa saja yang terakhir bersama ERS. Hal itu dilakukan untuk mempermudah melacak keberadaan ERS.

Baca juga: Remaja Putri di Bekasi Hilang Dua Minggu, Diduga Pergi Bersama Kenalannya dari Facebook

"Kita sedang mencari tahu siapakah yang terakhir bersama dia itu, kita sedang cari," ucap Arman saat dihubungi, Senin (24/2/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk mengetahui siapa saja yang terakhir bersama ERS, pihak kepolisian juga telah meminta keterangan keluarga ERS.

"Kami juga mencari informasi ke saksi-saksi siapa yang melihat dia pergi dan bersama siapa," ucap Arman.

Arman pun meminta keluarga ERS untuk bersabar dan kooperatif memberikan informasi terkait menghilangnya ERS.

"Iya saya minta keluarga juga kooperatif memberikan informasi, jangan juga memberikan informasi ke mana-mana yang tidak jelas. Kalau dia bilang penculikan, berani bilang tidak dibawa paksa oleh berapa orang gitu dan ada saksinya," tutur dia.

Baca juga: Dikabarkan Sempat Hilang, Penampilan hingga Kelakuan Remaja di Bekasi Ini Berubah

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies: Alasan Tidak Bisa Vaksin di Jakarta Sulit Diterima, Anda Bisa Akses di Mana Saja

Anies: Alasan Tidak Bisa Vaksin di Jakarta Sulit Diterima, Anda Bisa Akses di Mana Saja

Megapolitan
BIN Gelar Vaksinasi di Pesantren Tangsel, 2.500 Santri Terima Vaksin Covid-19

BIN Gelar Vaksinasi di Pesantren Tangsel, 2.500 Santri Terima Vaksin Covid-19

Megapolitan
RSUD Kabupaten Bekasi Mulai Buka Perawatan untuk Pasien Non-Covid-19

RSUD Kabupaten Bekasi Mulai Buka Perawatan untuk Pasien Non-Covid-19

Megapolitan
Anies Sebut Warga yang Sudah Vaksinasi Dua Kali Bisa Bebas Kemana Saja

Anies Sebut Warga yang Sudah Vaksinasi Dua Kali Bisa Bebas Kemana Saja

Megapolitan
Polisi Terima 23 Aduan Pungli Bansos di Kota Tangerang

Polisi Terima 23 Aduan Pungli Bansos di Kota Tangerang

Megapolitan
Puluhan Kios dan Lapak Rongsokan Terbakar di Bekasi Timur

Puluhan Kios dan Lapak Rongsokan Terbakar di Bekasi Timur

Megapolitan
Moge Kawasaki ER-6N Tabrak Motor di Bintaro, Pengendara Beat Tewas di Tempat

Moge Kawasaki ER-6N Tabrak Motor di Bintaro, Pengendara Beat Tewas di Tempat

Megapolitan
Motor Kurir Dicuri, Paket Senilai Rp2,7 Juta Juga Raib Digondol Maling

Motor Kurir Dicuri, Paket Senilai Rp2,7 Juta Juga Raib Digondol Maling

Megapolitan
Pasar Induk Buah dan Sayur Jatiuwung Mulai Beroperasi

Pasar Induk Buah dan Sayur Jatiuwung Mulai Beroperasi

Megapolitan
Anies Sebut Tren Kematian Pasien Covid-19 Turun, tapi Masih di Atas 100 Kasus Per Hari

Anies Sebut Tren Kematian Pasien Covid-19 Turun, tapi Masih di Atas 100 Kasus Per Hari

Megapolitan
Anies Kabarkan Dua Harimau Sumatera di Ragunan Terpapar Covid-19

Anies Kabarkan Dua Harimau Sumatera di Ragunan Terpapar Covid-19

Megapolitan
Pemprov DKI Minta Polisi Usut Peleton Road Bike Melintas di JLNT Antasari

Pemprov DKI Minta Polisi Usut Peleton Road Bike Melintas di JLNT Antasari

Megapolitan
UPDATE: Tambah 315 Kasus di Kota Tangerang, 5.249 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 315 Kasus di Kota Tangerang, 5.249 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE: 1.024 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 29 Pasien Meninggal

UPDATE: 1.024 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 29 Pasien Meninggal

Megapolitan
Diduga Korsleting Listrik, Dua Lapak Barang Bekas dan 9 Pintu Kontrakan di Kalideres Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, Dua Lapak Barang Bekas dan 9 Pintu Kontrakan di Kalideres Terbakar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X