Kompas.com - 24/02/2020, 21:18 WIB
|

JAKARTA,KOMPAS.com - Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Budi Sartono menduga RK, pelaku intimidasi dengan ucapan rasis dan ujaran kebencian, mengalami gangguan mental.

Pasalnya, setelah pemeriksaan hari ini, polisi menilai jawaban RK berbelit-belit atau tidak jelas.

"Memang mengakui tapi bahasanya mungkin yang perlu kita dalami lagi maknanya. Sore ini kita kirim ke bagian kejiwaan untuk mengecek. Istilahnya mau diobservasi," kata Budi Sartono saat ditemui di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Senin (24/2/2020).

Walaupun RK diduga mengalami gangguan kejiwaan, proses pidana masih berjalan di Polres Metro Jakarta Selatan.

Baca juga: Polisi Tangkap Orang yang Lontarkan Ujaran Kebencian terhadap Pria Berkebutuhan Khusus

"Kita tunggu hasil tes kejiwaan," terang dia.

Sebelumnya, tengah viral video seorang pria berkebutuhan khusus mendapatkan intimidasi dari seorang warga di media sosial.

Berdasarkan video, terlihat pria berinisial AISE (33) yang diduga berkebutuhan khusus menerima intimidasi berupa cacian berbau sara dari seseorang berinisial RK.

Peristiwa itu diduga terjadi di kawasan Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

Video tersebut diposting akun Twitter @black_valley1 dengan caption "Abang yg baju hitam ini brkebutuhan kusus, di buli sama orng yg baju merah, videonya cuman sbntr karna yg merekam hrus slamatin abang yg baju hitam, karna mau di timpuk menggunakan batu, bnyk orng di situ tapi gk mau misahin mereka, yg ada malah teriak hbisin ada yg teriak bakar."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Kota Tangerang: Bertambah 27 Kasus Baru, Pasien Dirawat Kini 815

UPDATE Covid-19 di Kota Tangerang: Bertambah 27 Kasus Baru, Pasien Dirawat Kini 815

Megapolitan
Penampakan Puing-puing Trotoar di Jalan Margonda Raya di Depok yang Berserakan...

Penampakan Puing-puing Trotoar di Jalan Margonda Raya di Depok yang Berserakan...

Megapolitan
Pulau G Bakal Diarahkan Jadi Permukiman, Pakar: Sebaiknya Dibatalkan Karena Bermasalah Sejak Awal

Pulau G Bakal Diarahkan Jadi Permukiman, Pakar: Sebaiknya Dibatalkan Karena Bermasalah Sejak Awal

Megapolitan
Granat Asap dan Ratusan Amunisi Lain yang Ditemukan di Pondok Gede Diamankan Tim Gegana

Granat Asap dan Ratusan Amunisi Lain yang Ditemukan di Pondok Gede Diamankan Tim Gegana

Megapolitan
Proyek Galian di Jalan Ciledug Raya Dikeluhkan Warga, Makan Setengah Badan Jalan hingga Bikin Pemotor Celaka

Proyek Galian di Jalan Ciledug Raya Dikeluhkan Warga, Makan Setengah Badan Jalan hingga Bikin Pemotor Celaka

Megapolitan
Cerita Korban Kebakaran di Menteng Selamatkan Diri Bersama 4 Anaknya, Api Muncul Saat Mereka Tidur Nyenyak

Cerita Korban Kebakaran di Menteng Selamatkan Diri Bersama 4 Anaknya, Api Muncul Saat Mereka Tidur Nyenyak

Megapolitan
Demo di DPR, Massa Petani: Kami Akan Bertahan 2-3 Hari jika Tuntutan Tidak Dipenuhi!

Demo di DPR, Massa Petani: Kami Akan Bertahan 2-3 Hari jika Tuntutan Tidak Dipenuhi!

Megapolitan
Jangan Ada Kesenjangan, Anies Sebut Presiden, CEO hingga Pengangguran Bisa Sejajar di MRT

Jangan Ada Kesenjangan, Anies Sebut Presiden, CEO hingga Pengangguran Bisa Sejajar di MRT

Megapolitan
Saat Anies Singgung Kebijakan Era Ahok Soal Larangan Pemotor Lewati Jalan Sudirman-Thamrin...

Saat Anies Singgung Kebijakan Era Ahok Soal Larangan Pemotor Lewati Jalan Sudirman-Thamrin...

Megapolitan
BERITA FOTO: Melihat Lebih Dekat Pulau G yang Ditetapkan Anies Jadi Permukiman

BERITA FOTO: Melihat Lebih Dekat Pulau G yang Ditetapkan Anies Jadi Permukiman

Megapolitan
Kapolda Metro Jaya Bagi-bagi Roti Saat Tinjau Demo di DPR, Massa Petani: Kami Butuhnya Tanah

Kapolda Metro Jaya Bagi-bagi Roti Saat Tinjau Demo di DPR, Massa Petani: Kami Butuhnya Tanah

Megapolitan
Mural Kewaspadaan Tentang Pangan dan Cita-cita yang Disandarkan

Mural Kewaspadaan Tentang Pangan dan Cita-cita yang Disandarkan

Megapolitan
Satpol PP Pondok Gede Temukan Granat Asap hingga Ratusan Amunisi dalam Bangunan Kontrakan

Satpol PP Pondok Gede Temukan Granat Asap hingga Ratusan Amunisi dalam Bangunan Kontrakan

Megapolitan
Malas Antre Panjang di SPBU, Warga Kota Tangerang Pilih Isi Bensin Eceran

Malas Antre Panjang di SPBU, Warga Kota Tangerang Pilih Isi Bensin Eceran

Megapolitan
BMKG: Wilayah Tangerang Selatan Berpotensi Hujan Ringan Malam Ini

BMKG: Wilayah Tangerang Selatan Berpotensi Hujan Ringan Malam Ini

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.