Perumahan Maharta Tangsel Terendam Banjir, Warga Sebut Sistem Drainase Buruk

Kompas.com - 25/02/2020, 11:52 WIB
Kawasan Perumahan Maharta, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Selasa (25/2/2020) pagi, terendam banjir. Kondisi tersebut terjadi setelah diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga deras sejak Senin, malam. KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiKawasan Perumahan Maharta, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Selasa (25/2/2020) pagi, terendam banjir. Kondisi tersebut terjadi setelah diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga deras sejak Senin, malam.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Banjir dengan ketinggian air sekitar satu meter merendam Perumahan Maharta, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, sejak Selasa (25/2/2020) pagi.

Banjir yang kerap merendam wilayah tersebut di kala hujan deras datang diduga karena drainase yang tidak berfungsi normal.

"Kalau kita lihat sih selain karena hujan deras juga drainase di sini buruk ya. Ini jadi jika hujan deras berapa jam saja itu langsung banjir tinggi," kata salah satu warga setempat Paul Asmat saat ditemui di lokasi.

Baca juga: Hujan Deras Sejak Semalam, Perumahan Maharta Tangsel Kembali Terendam Banjir

Paul berharap kepada Pemkot Tangsel mengenai persoalan banjir yang kerap merendam perumahannya ini dapat terselesaikan dengan cara apapun.

"Iya kita pengennya ditangani lah apapun caranya apa dikeruk kalinya atau apalah," kata Paul.

Warga setempat lainnya, Ikbal mengatakan, air datang yang merendam perumahannya dengan cepat.

Ini diperkirkan karena kondisi kali yang lebih tinggi dibanding dataran jalan Perumahan Maharta.

"Kalau saya bilang ini jalannya kebih rendah dibanding kali. Sudah gitu kalinya kecil jadi apabila ada kiriman air langsung meluap dengan cepat," kata Ikbal.

Saat ini, Ikbal telah mengantisipasi banjir yang merendam perumahannya dengan mengevakuasi barang-barang rumah ke lokasi yang lebih tinggi.

Baca juga: Pascabanjir, Warga Pondok Maharta Sebut Tumpukan Sampah Mencapai 8 ton

"Semenjak nerima info dari grup WhatsApp saya langsung naikin barang berharga ke lantai dua," kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

12 Anggota Polres Tangsel Diisukan Terkena Covid-19, Kapolres: Itu Tidak Benar

12 Anggota Polres Tangsel Diisukan Terkena Covid-19, Kapolres: Itu Tidak Benar

Megapolitan
Satgas Covid-19 Periksa 30 Hotel di Jakarta yang Nyatakan Siap Jadi Tempat Isolasi

Satgas Covid-19 Periksa 30 Hotel di Jakarta yang Nyatakan Siap Jadi Tempat Isolasi

Megapolitan
Pemprov Akan 'Grebek Lumpur' Saluran PHB Saharjo yang Hampir 2 Tahun Tak Dikeruk

Pemprov Akan "Grebek Lumpur" Saluran PHB Saharjo yang Hampir 2 Tahun Tak Dikeruk

Megapolitan
PHRI: Hotel Jadi Tempat Isolasi jika RSD Wisma Atlet dan RS Lainnya Sudah Penuh

PHRI: Hotel Jadi Tempat Isolasi jika RSD Wisma Atlet dan RS Lainnya Sudah Penuh

Megapolitan
Cuti untuk Kampanye Pilkada Depok, Pradi Supriatna Tegaskan Bukan Waktunya Berleha-leha

Cuti untuk Kampanye Pilkada Depok, Pradi Supriatna Tegaskan Bukan Waktunya Berleha-leha

Megapolitan
Kisah di Balik Video Bocah Asal Bekasi Lantunkan Ayat Al-Quran Saat Dirawat di RSPAD

Kisah di Balik Video Bocah Asal Bekasi Lantunkan Ayat Al-Quran Saat Dirawat di RSPAD

Megapolitan
Ada Diskon 25 Persen, Ini Harga Tiket Sejumlah Kereta yang Berangkat dari Jakarta

Ada Diskon 25 Persen, Ini Harga Tiket Sejumlah Kereta yang Berangkat dari Jakarta

Megapolitan
Melebihi Kapasitas, Kafe di Serpong Didenda Rp 5 Juta

Melebihi Kapasitas, Kafe di Serpong Didenda Rp 5 Juta

Megapolitan
Akhir Pelarian Tersangka Pelecehan di Bandara Soetta, Ditangkap di Sumut Setelah Buron Berhari-hari

Akhir Pelarian Tersangka Pelecehan di Bandara Soetta, Ditangkap di Sumut Setelah Buron Berhari-hari

Megapolitan
Pecah Kongsi Wali Kota Depok dan Wakilnya, Bersiap 'Saling Sikut' di Masa Kampanye

Pecah Kongsi Wali Kota Depok dan Wakilnya, Bersiap 'Saling Sikut' di Masa Kampanye

Megapolitan
Polisi Dalami Peredaran Ekstasi dari Rumah di Cipondoh Tangerang

Polisi Dalami Peredaran Ekstasi dari Rumah di Cipondoh Tangerang

Megapolitan
UPDATE 25 September: 3.572 Kasus Covid-19 di Depok, 897 Kasus Aktif

UPDATE 25 September: 3.572 Kasus Covid-19 di Depok, 897 Kasus Aktif

Megapolitan
Antisipasi Antrean Tes Swab, Pemkot Bekasi Tambah Mesin PCR di 3 RSUD

Antisipasi Antrean Tes Swab, Pemkot Bekasi Tambah Mesin PCR di 3 RSUD

Megapolitan
BMKG: Hari Ini Sebagian Jabodetabek Hujan Ringan

BMKG: Hari Ini Sebagian Jabodetabek Hujan Ringan

Megapolitan
Apresiasi Kinerja, Pemkot Bekasi Beri Insentif ke Petugas Pemulasaraan Jenazah Covid-19 TPU Pedurenan

Apresiasi Kinerja, Pemkot Bekasi Beri Insentif ke Petugas Pemulasaraan Jenazah Covid-19 TPU Pedurenan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X