Warga Kemang Timur Pasang Mata Awasi Anak-anaknya Berenang di Tengah Banjir

Kompas.com - 25/02/2020, 16:21 WIB
Anak anak bermain di air banjir di permukiman warga di Jalan Kemang Timur XI, Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan,  Selasa (25/2/2020) KOMPAS.COM/WALDA MARISONAnak anak bermain di air banjir di permukiman warga di Jalan Kemang Timur XI, Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (25/2/2020)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Warga yang bermukim di kawasan Kemang Timur XI, Jakarta Selatan tak luput dari musibah banjir, Selasa (25/2/2020).

Namun, berdasar pantauan Kompas.com di wilayah tersebut pada pukul 13.57 WIB, beberapa anak dan orangtua justru tampak "berdamai" dengan genangan air yang mengepung permukiman.

Sejumlah orangtua pasang mata terhadap anak-anak mereka yang sedang berenang di tengah banjir.

Baca juga: Hujan Sejak Dini Hari, RSCM Sempat Terendam Banjir

"Awas jangan nypirat-nyiprat, ada om," kata orangtua kepada anaknya.

Beberapa anak ada juga yang bermain dengan rekan sebaya. Padahal, ketinggian air di lokasi tersebut sempat mencapai satu meter sebelum akhirnya surut.

Salah satu warga mengatakan, tinggi permukaan air sempat mencapai 1,5 meter pada pukul 07.00 WIB.

"Tadi pagi sampai segini ," kata dia sambil mengangkat tangannya hingga sedada.

Sementara warga lainnya, Subur (45), mengaku bahwa permukiman mereka biasa dilanggan banjir.

Baca juga: Pria di Bekasi Tewas Tersetrum Listrik Saat Banjir

"Di sini emang sudah biasa banjir. Cuma jarang sampai separah ini," katanya.

Hingga saat ini, sebagian warga sudah diungsikan ke pos pengungsian terdekat. Sebagian warga lainnya tampak sibuk mempersiapkan makanan di posko banjir yang terpisah.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Edarkan Narkoba, 24 Orang Ditangkap Polisi di Bogor

Edarkan Narkoba, 24 Orang Ditangkap Polisi di Bogor

Megapolitan
Petugas Kebersihan Stasiun Temukan Uang Rp 500 Juta di Plastik, Dikembalikan ke Pemiliknya

Petugas Kebersihan Stasiun Temukan Uang Rp 500 Juta di Plastik, Dikembalikan ke Pemiliknya

Megapolitan
Diizinkan Angkut Penumpang, Grab di Bekasi Pasang Partisi Plastik di Setiap Armada

Diizinkan Angkut Penumpang, Grab di Bekasi Pasang Partisi Plastik di Setiap Armada

Megapolitan
MRT Jakarta Bantah Tanah Galian Proyeknya untuk Reklamasi Ancol

MRT Jakarta Bantah Tanah Galian Proyeknya untuk Reklamasi Ancol

Megapolitan
Pemkot Tangsel Belum Izinkan Bioskop Beroperasi Kembali 29 Juli 2020

Pemkot Tangsel Belum Izinkan Bioskop Beroperasi Kembali 29 Juli 2020

Megapolitan
Polisi Dalami Upaya Penculikan Anak di Depok, Modusnya Bekap Pakai Tisu

Polisi Dalami Upaya Penculikan Anak di Depok, Modusnya Bekap Pakai Tisu

Megapolitan
Tes Urine dan Rambut Negatif Narkoba, Ridho Ilahi Tetap Diproses Hukum Terkait Kepemilikan Sabu

Tes Urine dan Rambut Negatif Narkoba, Ridho Ilahi Tetap Diproses Hukum Terkait Kepemilikan Sabu

Megapolitan
Klarifikasi Pemprov DKI: Perluasan Ancol Dilakukan di Pulau L

Klarifikasi Pemprov DKI: Perluasan Ancol Dilakukan di Pulau L

Megapolitan
UPDATE 9 Juli: Bertambah 10 Kasus, Total 298 Kasus Positif di Kabupaten Bekasi

UPDATE 9 Juli: Bertambah 10 Kasus, Total 298 Kasus Positif di Kabupaten Bekasi

Megapolitan
Curi 46 Motor, Dua Residivis Ditangkap Lagi di Depok

Curi 46 Motor, Dua Residivis Ditangkap Lagi di Depok

Megapolitan
Penerbangan Meningkat, Lion Air Pekerjakan Kembali 2.600 Karyawan

Penerbangan Meningkat, Lion Air Pekerjakan Kembali 2.600 Karyawan

Megapolitan
UPDATE 8 Juli: Tambah 10 Kasus Covid-19 di Kota Bekasi, 16 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 8 Juli: Tambah 10 Kasus Covid-19 di Kota Bekasi, 16 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Gempa Lebak Tempo Hari dan Pelajaran buat Jakarta

Gempa Lebak Tempo Hari dan Pelajaran buat Jakarta

Megapolitan
Ojek Online Resmi Diizinkan Angkut Penumpang di Bekasi, Ini Protokol yang Wajib Dipatuhi

Ojek Online Resmi Diizinkan Angkut Penumpang di Bekasi, Ini Protokol yang Wajib Dipatuhi

Megapolitan
Bertambah 344 Kasus Covid-19 di Jakarta, Lonjakan Tertinggi Sejak Kasus Perdana

Bertambah 344 Kasus Covid-19 di Jakarta, Lonjakan Tertinggi Sejak Kasus Perdana

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X