Kompas.com - 25/02/2020, 16:49 WIB
Banjir melanda kawasan Wijaya Timur, Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Selasa (25/2/2020). IstimewaBanjir melanda kawasan Wijaya Timur, Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Selasa (25/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Hujan yang mengguyur kawasan Jakarta Selatan sejak Senin malam (24/2/2020) membuat sejumlah jalan di Kelurahan Petogogan, Jakarta Selatan, terendam banjir.

Di Jalan Wijaya VI, RW 02 Petogogan misalnya, genangan air sudah terjadi sejak dini hari dan mencapai ketinggian sekitar 90 cm pada pukul 07.00.

Sedangkan di sekitar Kantor Kelurahan Petogogan RW 03, ketinggian banjir bisa mencapai 1 meter pada jam yang sama.

Menurut pemantauan Kompas.com pada pukul 15.00, banjir di Jl Wiaya VI sudah mulai surut dengan menyisakan air setinggi 30-40 cm.

Baca juga: Tiga Pengeras Suara Peringatan Dini Banjir di Petogogan Tak Berfungsi

Ketua RW 02 Petogogan Muhamad Yamin mengatakan, banjir setinggi 90 cm seperti yang terjadi hari ini sudah biasa dialami warga bila intensitas hujan tinggi.

Sehingga sampai sore ini tidak ada warga yang dievakuasi. Kecuali bila banjir mencapai 1,5 meter, maka warga akan mulai dievakuasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Rata-rata warga lantai rumahnya lebih tinggi dari jalan, beberapa sudah ditingkat jadi masih di rumahnya masing-masing," papar Yamin kepada Kompas.com, Selasa (25/2/2020).

Baca juga: Kronologi Penyerbuan Mall AEON Jakarta Garden City, Berawal dari Emosi Warga Terdampak Banjir

Lebih lanjut, Yamin menerangkan untuk warga yang beraktivitas seperti menuju ke sekolah atau kantor, Posko Banjir Petogogan sudah menyediakan perahu karet.

Posko Banjir Petogogan sendiri berlokasi di Gereja Santapan Rohani Indonesia, tak jauh dari Jalan Wijaya VI.

Posko tersebut juga telah menerima bantuan sembako dari masyarakat dan perkantoran sekitar Petogogan.

Petugas Puskesmas pun berkeliling siap mendatangi rumah warga dengan perahu karet.

 



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mayat Seorang Pria Ditemukan Mengapung di Bendungan ATR Bekasi

Mayat Seorang Pria Ditemukan Mengapung di Bendungan ATR Bekasi

Megapolitan
Viral, Video Anak Kecil Curi Uang dari Kotak Amal di Kalideres

Viral, Video Anak Kecil Curi Uang dari Kotak Amal di Kalideres

Megapolitan
Update 27 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 285 Kasus Baru Covid-19

Update 27 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 285 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Sepekan Terakhir, 78.236 KK di Kota Tangerang Terima BST dari Kemensos

Sepekan Terakhir, 78.236 KK di Kota Tangerang Terima BST dari Kemensos

Megapolitan
Pendaftaran Penerima Dana Gerakan 'Bagi Rata' Akan Dibuka Lagi Senin Depan

Pendaftaran Penerima Dana Gerakan 'Bagi Rata' Akan Dibuka Lagi Senin Depan

Megapolitan
Polisi Temukan Benda yang Dipakai Dalam Pembunuhan di Jagakarsa

Polisi Temukan Benda yang Dipakai Dalam Pembunuhan di Jagakarsa

Megapolitan
Polisi Akan Periksa Hotel RedDoorz Setelah Digerebek Terkait Kerumunan

Polisi Akan Periksa Hotel RedDoorz Setelah Digerebek Terkait Kerumunan

Megapolitan
Wagub DKI: Soal Waktu Makan Maksimal 20 Menit, Tak Mungkin Kami Tempatkan Petugas di Warteg

Wagub DKI: Soal Waktu Makan Maksimal 20 Menit, Tak Mungkin Kami Tempatkan Petugas di Warteg

Megapolitan
Seorang Suami Diduga Bunuh Istrinya di Jagakarsa, Jakarta Selatan

Seorang Suami Diduga Bunuh Istrinya di Jagakarsa, Jakarta Selatan

Megapolitan
Ombudsman Kritik Penerapan PPKM Level 4 di Kota Tangerang, 2 Posko Penyekatan Kosong Tanpa Polisi

Ombudsman Kritik Penerapan PPKM Level 4 di Kota Tangerang, 2 Posko Penyekatan Kosong Tanpa Polisi

Megapolitan
Polisi Tangkap 2 Pemalsu Surat Hasil Tes Swab PCR di Jakarta Selatan

Polisi Tangkap 2 Pemalsu Surat Hasil Tes Swab PCR di Jakarta Selatan

Megapolitan
Tangsel Catat 7.323 Pasien Covid-19 Masih Dirawat, Terbanyak Selama Pandemi

Tangsel Catat 7.323 Pasien Covid-19 Masih Dirawat, Terbanyak Selama Pandemi

Megapolitan
7 Perusahaan di Jakbar Ditutup karena Wajibkan Karyawan Masuk Kantor padahal Bukan Sektor Esensial

7 Perusahaan di Jakbar Ditutup karena Wajibkan Karyawan Masuk Kantor padahal Bukan Sektor Esensial

Megapolitan
Anies Optimistis Jakarta Lampaui Target Vaksinasi Covid-19 yang Ditetapkan Jokowi

Anies Optimistis Jakarta Lampaui Target Vaksinasi Covid-19 yang Ditetapkan Jokowi

Megapolitan
Mendagri Minta Wali Kota Tangsel Segara Pahami Penanggulangan Covid-19

Mendagri Minta Wali Kota Tangsel Segara Pahami Penanggulangan Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X