Kakek Cabuli Anak-anak di Masjid Kawasan Depok, Alasannya Ingat Cucu

Kompas.com - 26/02/2020, 16:09 WIB
K (62, mengenakan rompi tahanan), tersangka pencabulan terhadap bocah-bocah berusia SD di Sawangan, Depok, Jawa Barat, Rabu (26/2/2020) petang. KOMPAS.COM/VITORIO MANTALEANK (62, mengenakan rompi tahanan), tersangka pencabulan terhadap bocah-bocah berusia SD di Sawangan, Depok, Jawa Barat, Rabu (26/2/2020) petang.

DEPOK, KOMPAS.com - Seorang kakek berinisial K(62) ditahan di rutan Mapolres Metro Depok.

Ia diringkus polisi lantaran melakukan perbuatan tak senonoh yang menjurus pada pencabulan terhadap bocah-bocah berusia 9-10 tahun di Masjid Raudhatul Jannah, Jalan Raya Pasir Putih, Sawangan sejak 2018.

"Berawal dari laporan orangtua yang beberapa anaknya dicabuli oleh seorang kakek yang berprofesi sebagai pengurus tempat ibadah. Ternyata enggak cuma satu korbannya," jelas Kapolres Metro Depok Kombes Azis Andriansyah dalam konferensi pers, Rabu (26/2/2020) petang.

Baca juga: Korban Aksi Cabul di Cikarang Alami Trauma akibat Videonya Disebar

Sejauh ini, K mengakui bahwa total sudah lima bocah yang menerima perlakuan tak senonohnya.

Beberapa menerima kecupan di pipi, beberapa menerima kecupan di area kemaluan setelah dibujuk oleh K yang berperan mengajarkan kitab Iqro setiap hari.

"Jadi karena itu tempat ibadahnya berdekatan dengan sekolah, kemudian kakek ini juga mengajar para korban ketika sore," kata Azis.

Baca juga: Kakek di Depok Diduga Cabuli 5 Bocah SD di Masjid

Kepada wartawan, K mengaku melakukan perbuatan itu gara-gara teringat dengan cucunya.

"Saya anggap mereka sebagai cucu saya sendiri. Saya juga memang senang gitu sama anak-anak. Saya enggak tahu kalau nyium anak-anak kena pasal," ujar K, Rabu.

Akibat perbuatannya, K dijerat Pasal 82 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

"Ancaman hukumannya minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun penjara," tutup Azis.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DKI Raih Anugerah Pemda Informatif 3 Kali Berturut-turut

Pemprov DKI Raih Anugerah Pemda Informatif 3 Kali Berturut-turut

Megapolitan
Pemasangan Spanduk dan Baliho Liar Umumnya Terjadi di Akhir Pekan

Pemasangan Spanduk dan Baliho Liar Umumnya Terjadi di Akhir Pekan

Megapolitan
11 Anggota TNI Divonis Bersalah karena Aniaya Warga hingga Tewas

11 Anggota TNI Divonis Bersalah karena Aniaya Warga hingga Tewas

Megapolitan
Pura-pura Hendak Beli Pulsa, 2 Pria Rampok Minimarket di Bekasi

Pura-pura Hendak Beli Pulsa, 2 Pria Rampok Minimarket di Bekasi

Megapolitan
Normalisasi Saluran Air di Jalan Panjang Ditargetkan Rampung Desember

Normalisasi Saluran Air di Jalan Panjang Ditargetkan Rampung Desember

Megapolitan
Video Perampokan Minimarket di Bekasi Viral, Pelaku Ancam Karyawan dengan Celurit

Video Perampokan Minimarket di Bekasi Viral, Pelaku Ancam Karyawan dengan Celurit

Megapolitan
Polisi: Begal yang Tewaskan Tukang Ojek Beberapa Kali Lakukan Tindak Kejahatan

Polisi: Begal yang Tewaskan Tukang Ojek Beberapa Kali Lakukan Tindak Kejahatan

Megapolitan
Dibujuk Pacar, Perempuan yang Coba Bunuh Diri di Apartemen Akhirnya Selamat

Dibujuk Pacar, Perempuan yang Coba Bunuh Diri di Apartemen Akhirnya Selamat

Megapolitan
Lukai Polisi Saat Ditangkap, Begal di Jakarta Utara Tewas Ditembak

Lukai Polisi Saat Ditangkap, Begal di Jakarta Utara Tewas Ditembak

Megapolitan
Polisi Tangkap Komplotan Bajing Loncat, Modus Saat Terjadi Macet

Polisi Tangkap Komplotan Bajing Loncat, Modus Saat Terjadi Macet

Megapolitan
'Jangan Ada Kriminalisasi Guru Jika Siswa Tertular Covid-19 karena KBM Tatap Muka...'

"Jangan Ada Kriminalisasi Guru Jika Siswa Tertular Covid-19 karena KBM Tatap Muka..."

Megapolitan
UPDATE 25 November: Bertambah 38, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Jadi 2.438

UPDATE 25 November: Bertambah 38, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Jadi 2.438

Megapolitan
UPDATE 25 November: Bertambah 1.273, Total Ada 130.461 Kasus Covid-19 di Jakarta

UPDATE 25 November: Bertambah 1.273, Total Ada 130.461 Kasus Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Kepulauan Seribu Punya Pembangkit Listrik Surya Hybrid Terbesar di DKI Jakarta

Kepulauan Seribu Punya Pembangkit Listrik Surya Hybrid Terbesar di DKI Jakarta

Megapolitan
Kisah Adi, Berbisnis Modifikasi Sepeda Listrik hingga Raup Omzet Rp 400 Juta

Kisah Adi, Berbisnis Modifikasi Sepeda Listrik hingga Raup Omzet Rp 400 Juta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X