Kepala BPBD Mundur di Tengah Banjir Jakarta, Anies Sebut Tak Ganggu Penanganan

Kompas.com - 26/02/2020, 20:47 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan koordinasi penanggulangan banjir dengan BPBD DKI Jakarta saat meninjau posko banjir di Pintu Air Manggarai, Jakarta (Selasa (25/2/2020). Hujan yang mengguyur Jabodetabek pada Senin (24/2/2020) malam hingga Selasa (25/2/2020) pagi membuat sejumlah wilayah kebanjiran. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan koordinasi penanggulangan banjir dengan BPBD DKI Jakarta saat meninjau posko banjir di Pintu Air Manggarai, Jakarta (Selasa (25/2/2020). Hujan yang mengguyur Jabodetabek pada Senin (24/2/2020) malam hingga Selasa (25/2/2020) pagi membuat sejumlah wilayah kebanjiran.

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan mundurnya Subejo sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta tak mengganggu proses penanganan banjir.

"Sama sekali enggak (terganggu)," kata Anies saat menghadiri groundbreaking Museum Internasional Nabi Muhammad SAW dan Peradaban Islam di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Rabu (26/2/2020).

Anies menyebutkan saat ini posisi Subejo digantikan oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sabdo Kurnianto sebagai PLT.

Baca juga: Subejo Mundur sebagai Kepala BPBD DKI di Tengah Banjir Jakarta

"Ada PLT-nya Pak Sabdo, beliau kepala bidang dan beliau yang sekarang yang memimpin," ujar Anies.

Adapun Subejo mengundurkan diri pada Senin (24/2/2020), di tengah rentetan bencana banjir yang melanda Jakarta sejak awal 2020.

"Dia mengundurkan diri, mulainya dari Senin kemarin," ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jakarta Chaidir saat dihubungi, Rabu (26/2/2020).

Baca juga: Ditanya Solusi Banjir, Anies: Waspada Saja

Chaidir berujar, Subejo mengundurkan diri sebagai kepala pelaksana BPBD untuk menjadi widyaiswara ahli utama. Sebagai widyaiswara, Subejo bisa berkarier hingga usianya 65 tahun.

Subejo juga bisa berkarier sebagai pejabat eselon I di kementerian.

"Dia mau jadi widyaiswara. Dia widyaiswara utama, usianya bisa sampai 65 tahun pensiunnya, kan dia umurnya sekarang 59 tahun, kalau PNS di sini (BPBD), dia (pensiun) 60 tahun," kata Chaidir.

Sebelum pengunduran dirinya diproses, Subejo sedang mengambil jatah cuti pegawai. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Fakta Penangkapan Dokter Gigi Gadungan di Bekasi

4 Fakta Penangkapan Dokter Gigi Gadungan di Bekasi

Megapolitan
Banyak Kantor Tak Patuhi Aturan 50 Persen Pegawai Bekerja, Pemprov DKI Sebut Faktor Kejar Target

Banyak Kantor Tak Patuhi Aturan 50 Persen Pegawai Bekerja, Pemprov DKI Sebut Faktor Kejar Target

Megapolitan
TACB Minta Pemkot Bekasi Hentikan Proses Pembongkaran Struktur Bata yang Diduga Cagar Budaya

TACB Minta Pemkot Bekasi Hentikan Proses Pembongkaran Struktur Bata yang Diduga Cagar Budaya

Megapolitan
Wifi Gratis untuk Sekolah Daring, Wali Kota Jakbar Harap Banyak Pihak Membantu

Wifi Gratis untuk Sekolah Daring, Wali Kota Jakbar Harap Banyak Pihak Membantu

Megapolitan
Babak Baru Kasus Pemerkosaan Perempuan Bangun Tidur di Bintaro Setelah Viral di Media Sosial

Babak Baru Kasus Pemerkosaan Perempuan Bangun Tidur di Bintaro Setelah Viral di Media Sosial

Megapolitan
Fakta Petugas Diusir dan Dipaksa Lepas APD Saat Makamkan Pasien Probable Covid-19 di Bekasi

Fakta Petugas Diusir dan Dipaksa Lepas APD Saat Makamkan Pasien Probable Covid-19 di Bekasi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Dalih Polisi Baru Tangkap Pemerkosa di Bintaro Setelah Viral | 28 RW Zona Merah di Bekasi

[POPULER JABODETABEK] Dalih Polisi Baru Tangkap Pemerkosa di Bintaro Setelah Viral | 28 RW Zona Merah di Bekasi

Megapolitan
Lima Fakta Sidang Perdana Putra Siregar: Beli Handphone Ilegal hingga Penyitaan

Lima Fakta Sidang Perdana Putra Siregar: Beli Handphone Ilegal hingga Penyitaan

Megapolitan
Jaga Ketahanan Pangan di Masa Pandemi, ASN di Kota Tangerang Dilatih Berkebun

Jaga Ketahanan Pangan di Masa Pandemi, ASN di Kota Tangerang Dilatih Berkebun

Megapolitan
Pemprov DKI Belum Buka Proses Belajar Tatap Muka di Pesantren

Pemprov DKI Belum Buka Proses Belajar Tatap Muka di Pesantren

Megapolitan
Kolega Positif Covid-19, 75 Pegawai Giant Margo City Akan Swab Hari ini

Kolega Positif Covid-19, 75 Pegawai Giant Margo City Akan Swab Hari ini

Megapolitan
UPDATE 10 Agustus: Bertambah 1, Total 634 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

UPDATE 10 Agustus: Bertambah 1, Total 634 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
[UPDATE] Depok Zona Merah Nasional, Kasus Aktif Terbanyak Dijumpai di Cimanggis dan Beji

[UPDATE] Depok Zona Merah Nasional, Kasus Aktif Terbanyak Dijumpai di Cimanggis dan Beji

Megapolitan
[UPDATE] Grafik Covid-19 10 Agustus: Temuan Kasus di Depok Melonjak Lagi, 334 Pasien Masih Dirawat

[UPDATE] Grafik Covid-19 10 Agustus: Temuan Kasus di Depok Melonjak Lagi, 334 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jabodetabek Kemungkinan Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jabodetabek Kemungkinan Hujan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X