Bangun Sodetan di Sekitar Rumah Pompa Bulak Cabe, 5 Rumah Harus Digusur

Kompas.com - 27/02/2020, 09:20 WIB
Rumah Pompa Bulak Cabe yang jadi sasaran amukan warga Cilincing karena sebabkan banjir di permukiman, Rabu (26/2/2020) KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARIRumah Pompa Bulak Cabe yang jadi sasaran amukan warga Cilincing karena sebabkan banjir di permukiman, Rabu (26/2/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Jakarta Utara membangun sodetan di dekat Rumah Pompa Bulak Cabe, Cilincing, Jakarta Utara.

Sodetan dibangun setelah rumah pompa tersebut didemo warga karena sebabkan banjir.

Namun, pembangunan sodetan ini harus menggusur setidaknya lima rumah warga yang berdiri di bantaran Kali Cakung Drain agar saluran air terhubung.

"Kita melakukan pendekatan kepada warga. Warga (yang digusur) ditawarkan pindah ke Rusun Marunda. Ada 5 KK," kata Lurah Cilincing Sugiman saat dikonfirmasi, Kamis (27/2/2020).

Baca juga: Setelah Rumah Pompa Bulak Cabe Diamuk Warga, Pemerintah Bangun Sodetan Atasi Banjir

Pihak Kelurahan dan Kecamatan sudah membawa perwakilan dari lima keluarga tersebut ke Rusun Marunda untuk melihat-lihat lokasi yang akan mereka tempati.

Sugiman menyampaikan, proses relokasi ini diharapkan bisa segera dilakukan sehingga pembangunan sodetan bisa cepat selesai sebelum hujan besar kembali mendera.

"Mereka minta waktu dulu, ya kita kasih waktu biar sama-sama enak," ucap Sugiman.

Adapun pembangunan sodetan ini dilakukan setelah warga menyerang Rumah Pompa Bulak Cabe ini pada Selasa (25/2/2020) malam.

Warga tersulut emosinya karena sejak ada rumah pompa baru ini, permukiman sudah berulang kali terendam banjir dan lama surutnya.

Baca juga: Dianggap Jadi Penyebab Banjir, Rumah Pompa Bulak Cabe Sempat Diamuk Warga

Berdasarkan pantauan di lokasi, kaca rumah pompa itu tampak pecah bekas amukan warga malam itu.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ancol Siapkan Pengibaran Bendera Merah Putih di Dalam Air

Ancol Siapkan Pengibaran Bendera Merah Putih di Dalam Air

Megapolitan
Penusuk Pria hingga Tewas di Warnet Duren Sawit Ditangkap

Penusuk Pria hingga Tewas di Warnet Duren Sawit Ditangkap

Megapolitan
UPDATE 15 Agustus Depok: 47 Kasus Baru Covid-19, Penambahan Tertinggi Selama Pandemi

UPDATE 15 Agustus Depok: 47 Kasus Baru Covid-19, Penambahan Tertinggi Selama Pandemi

Megapolitan
Cegah Kembali Kasus Covid-19, Mal AEON BSD Antar Jemput Karyawan hingga Rapid Test Berkala

Cegah Kembali Kasus Covid-19, Mal AEON BSD Antar Jemput Karyawan hingga Rapid Test Berkala

Megapolitan
UPDATE 15 Agustus: Bertambah 598 Kasus Covid-19 di Jakarta

UPDATE 15 Agustus: Bertambah 598 Kasus Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Pedagang Kelontong di Bekasi Tewas oleh Perampok, Seorang Bocah Sempat Lihat Pelaku

Pedagang Kelontong di Bekasi Tewas oleh Perampok, Seorang Bocah Sempat Lihat Pelaku

Megapolitan
Buat Gaduh di Pesawat Garuda, Mumtaz Diingatkan Hanum Rais

Buat Gaduh di Pesawat Garuda, Mumtaz Diingatkan Hanum Rais

Megapolitan
Pedagang Kelontong di Bekasi Dibunuh, Uang dan Rokok Dirampas Pelaku

Pedagang Kelontong di Bekasi Dibunuh, Uang dan Rokok Dirampas Pelaku

Megapolitan
Airin Minta ASN di Tangsel Ikut Lomba Tiktok Meriahkan HUT ke-75 RI

Airin Minta ASN di Tangsel Ikut Lomba Tiktok Meriahkan HUT ke-75 RI

Megapolitan
Pegawai Giant Positif Covid-19, Jumlah Pengunjung Margo City Depok Menurun

Pegawai Giant Positif Covid-19, Jumlah Pengunjung Margo City Depok Menurun

Megapolitan
Jasad Pria Ditemukan di Kamar Mandi Rumah di Bekasi, Ada Luka di Leher dan Perut

Jasad Pria Ditemukan di Kamar Mandi Rumah di Bekasi, Ada Luka di Leher dan Perut

Megapolitan
Libur Panjang, 167.414 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Jumat Kemarin

Libur Panjang, 167.414 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Jumat Kemarin

Megapolitan
Polisi: Ada Saksi yang Sempat Bicara dengan Penembak Pengusaha di Kelapa Gading

Polisi: Ada Saksi yang Sempat Bicara dengan Penembak Pengusaha di Kelapa Gading

Megapolitan
Bocah 5 Tahun Terjepit di Antara Tiang dan Dinding Saat Main Petak Umpet

Bocah 5 Tahun Terjepit di Antara Tiang dan Dinding Saat Main Petak Umpet

Megapolitan
Urai Kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek, Contraflow Diberlakukan di Km 47

Urai Kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek, Contraflow Diberlakukan di Km 47

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X