Warga Harapan Baru Geger Temukan Biawak di Halaman Rumah saat Banjir

Kompas.com - 27/02/2020, 13:06 WIB
Petugas Satpol.PP Kota Kediri, Jawa Timur saat melumpuhkan biawak seusai ditemukan di dalam rumah warga, Minggu (26/1/2020). Dok.Satpol.PP Kota KediriPetugas Satpol.PP Kota Kediri, Jawa Timur saat melumpuhkan biawak seusai ditemukan di dalam rumah warga, Minggu (26/1/2020).


BEKASI, KOMPAS.com - Warga Perumahan Harapan Baru I, Jalan Melon II, Bekasi Barat digegerkan dengan penemuan biawak pada Rabu (26/2/2020) kemarin.

Peristiwa itu kemudian diinformasikan lewat media sosial twitter dengan nama akun @wongkongkong. Setelah diunggah, video itu pun kemudian viral di media sosial.

Rustiadi, Ketua RW 020 Perumahan Harapan Baru membenarkan akan kejadian itu.

Baca juga: Gara-gara Virus Corona, Menu Olahan Ular dan Biawak Dihapus dari Grabfood

Ia mengatakan, biawak itu ditemukan warga di halaman depan salah satu rumah warga saat kondisi perumahan itu masih banjir Rabu, kemarin pagi.

"Nah kemarin itu kan banjir sedengkul, terus tiba-tiba ada biawak di halaman rumah warga," ucap Rustiadi di lokasi, Kamis (27/2/2020).

Warga yang melihat biawak itu pun lantas ketakutan lantaran bentuknya yang menyerupai buaya. Bahkan, panjang biawak itu hampir 1 meter.

Setelah itu, biawak langsung dikepung warga dan ditangkap. Warga yang melihat pun mengabadikan momen tersebut.

"Iya kemarin itu langsung ditangkap warga dikembalikan ke kali," ucap dia.

Rustiadi mengatakan, biawak yang ditemukan warga itu berasal dari Kali Cakung.

Menurut dia, penemuan ini bukanlah kali pertama. Sebab beberapa kali biawak itu memang kerap ditemukan di kawasan itu.

"Udah sering ini mah bukan yang sekali. Di Jalan Melon juga banyak tuh, orang emang di Kali Bekasi mah banyak biawak," kata dia.

Baca juga: Sedang Bersihkan Saluran Air, PPSU Tanah Sereal Temukan Biawak Sepanjang 1,5 Meter

Rustiadi mengatakan, setiap warga yang menemukan biawak pasti langsung dilepaskan kembali ke kali.

"Langsung dikembaliin, warga mah udah pada kebal kali yak sama biawak," tutur dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub DKI: Di Seluruh Dunia, Pompa Diandalkan Hadapi Banjir

Wagub DKI: Di Seluruh Dunia, Pompa Diandalkan Hadapi Banjir

Megapolitan
4 Kiat Pesepeda di Jakarta agar Tak Dijambret

4 Kiat Pesepeda di Jakarta agar Tak Dijambret

Megapolitan
Ini 5 Masukan Risma kepada Pansus Banjir DPRD DKI Jakarta

Ini 5 Masukan Risma kepada Pansus Banjir DPRD DKI Jakarta

Megapolitan
Pembuang Sampah ke Kalimalang Mengaku Buang Sisa Makanan Pesta Ulang Tahun Anaknya

Pembuang Sampah ke Kalimalang Mengaku Buang Sisa Makanan Pesta Ulang Tahun Anaknya

Megapolitan
Pemprov DKI Belum Bahas Soal UMP 2021

Pemprov DKI Belum Bahas Soal UMP 2021

Megapolitan
UPDATE 22 Oktober: Bertambah 44 Kasus Positif, 169 Pasien Covid-19  di Tangsel Masih Dirawat

UPDATE 22 Oktober: Bertambah 44 Kasus Positif, 169 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat

Megapolitan
Tak Tahan Punya Uang Pas-pasan, Residivis di Bekasi Ini Nekat Jualan Sabu

Tak Tahan Punya Uang Pas-pasan, Residivis di Bekasi Ini Nekat Jualan Sabu

Megapolitan
Menristek/BRIN Pastikan Kompleks Batan Indah Sudah Bebas dari Paparan Zat Radioaktif

Menristek/BRIN Pastikan Kompleks Batan Indah Sudah Bebas dari Paparan Zat Radioaktif

Megapolitan
Jual Ganja Untuk Biaya Kuliah, Mahasiswa Asal Depok Ditangkap Polisi

Jual Ganja Untuk Biaya Kuliah, Mahasiswa Asal Depok Ditangkap Polisi

Megapolitan
Pemkot Jaktim Tegur PT Khong Guan karena Tak Kunjung Perbaiki Tembok Roboh

Pemkot Jaktim Tegur PT Khong Guan karena Tak Kunjung Perbaiki Tembok Roboh

Megapolitan
Ditolak Warga, Hotel di Sabang Tidak Lagi Jadi Tempat Isolasi Pasien OTG Covid-19

Ditolak Warga, Hotel di Sabang Tidak Lagi Jadi Tempat Isolasi Pasien OTG Covid-19

Megapolitan
Mengadu Sejumlah Masalah, Petugas Ambulans Unjuk Rasa di Depan Balai Kota

Mengadu Sejumlah Masalah, Petugas Ambulans Unjuk Rasa di Depan Balai Kota

Megapolitan
Deteksi Banjir, Anies Minta Camat dan Lurah Ketahui Volume Air Hujan dengan Alat Ukur

Deteksi Banjir, Anies Minta Camat dan Lurah Ketahui Volume Air Hujan dengan Alat Ukur

Megapolitan
Ridwan Kamil: Realistis Kondisi Normal dari Pandemi Covid-19 Baru 2022

Ridwan Kamil: Realistis Kondisi Normal dari Pandemi Covid-19 Baru 2022

Megapolitan
Dua Ruas Jalan di Jakarta Barat Rawan Terjadi Kecelakaan, Ini Sebabnya

Dua Ruas Jalan di Jakarta Barat Rawan Terjadi Kecelakaan, Ini Sebabnya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X