Dampak Corona, Tamu Hotel Kapsul di Bandara Soekarno-Hatta Turun 50 Persen

Kompas.com - 27/02/2020, 14:49 WIB
Direktur Utama Digital Airport Hotel Jakpod Richard Josano saat ditemui di Digital Airport Hotel Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (27/2/2020) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONODirektur Utama Digital Airport Hotel Jakpod Richard Josano saat ditemui di Digital Airport Hotel Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (27/2/2020)

TANGERANG, KOMPAS.com - Virus corona mulai berdampak pada bisnis perhotelan di Bandara Soekarno-Hatta.

Direktur Digital Airport Hotel Jakpod, Richard Josano mengatakan, penurunan pengunjung hotel kapsul di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta mencapai 50 persen.

"Kita ada hari-hari lumayan kena banget sampai 50 persen," ujar dia saat ditemui di Terminal 2D Digital Airport Hotel Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (27/2/2020).

Baca juga: Arab Saudi Tangguhkan Visa Umrah, Ini Negara Tetangganya yang Positif Virus Corona

Sejak virus corona mewabah awal tahun 2020, lanjut Richard, terakumulasi penurunan jumlah pengunjung dengan rata-rata 30 persen.

"Rata-rata turun 30 persennya," tutur dia.

Dia berharap agar pemerintah bukan hanya pemerintah Indonesia melainkan seluruh dunia bisa bekerja sama menanggulangi dampak virus yang diberi nama Covid-19 tersebut.

"Harapan supaya pemerintah dunia bisa bertindak cepat, menemukan titik pas penanggulangan untuk Corona," kata dia.

Pasalnya, lanjut dia, bukan hanya dari sisi kemanusiaan, sisi bisnis seperti perhotelan mengalami dampak yang signifikan akibat wabah tersebut

"Ini semua bisnis kena. Ke depan kalau ada epidemik apapun pemerintah bisa segera ambil tindakan," tutur dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Depok Daftarkan 18.850 Tenaga Kependidikan untuk Vaksinasi Covid-19

Depok Daftarkan 18.850 Tenaga Kependidikan untuk Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Lebih dari 1.000 Wartawan Ikuti Vaksinasi di GBK, Acara Berlangsung Tertib

Lebih dari 1.000 Wartawan Ikuti Vaksinasi di GBK, Acara Berlangsung Tertib

Megapolitan
Gara-gara Rusak Tembok dan Bangun Warung di Tanah Milik Suziana, Nadih Ditangkap

Gara-gara Rusak Tembok dan Bangun Warung di Tanah Milik Suziana, Nadih Ditangkap

Megapolitan
Dari Bang Ali hingga Ahok, Cerita Para Mantan Gubernur DKI Tangani Banjir di Jakarta

Dari Bang Ali hingga Ahok, Cerita Para Mantan Gubernur DKI Tangani Banjir di Jakarta

Megapolitan
3 Orang Tewas dalam Penembakan di Kafe di Cengkareng, Jakarta Barat

3 Orang Tewas dalam Penembakan di Kafe di Cengkareng, Jakarta Barat

Megapolitan
Peringatan IDI Usai 10 Nakes Puskesmas Jombang Terpapar Covid-19 meski Sudah Divaksinasi...

Peringatan IDI Usai 10 Nakes Puskesmas Jombang Terpapar Covid-19 meski Sudah Divaksinasi...

Megapolitan
Cerita Pemerintah Hindia Belanda Habiskan Jutaan Gulden, tetapi Tak Bisa Atasi Banjir Jakarta

Cerita Pemerintah Hindia Belanda Habiskan Jutaan Gulden, tetapi Tak Bisa Atasi Banjir Jakarta

Megapolitan
Rumah Kontrakan 4 Pintu di Pulogadung Ludes Terbakar Kamis

Rumah Kontrakan 4 Pintu di Pulogadung Ludes Terbakar Kamis

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 untuk Tenaga Pendidik: Persiapan Belajar Tatap Muka dan Target 5 Juta Guru

Vaksinasi Covid-19 untuk Tenaga Pendidik: Persiapan Belajar Tatap Muka dan Target 5 Juta Guru

Megapolitan
Tersangka Dimaafkan, Kasus Pencurian Ponsel Milik Selebgram Ajudan Pribadi Tak Berlanjut ke Pengadilan

Tersangka Dimaafkan, Kasus Pencurian Ponsel Milik Selebgram Ajudan Pribadi Tak Berlanjut ke Pengadilan

Megapolitan
Sebaran Pasien Covid-19 Per Kecamatan di Depok, Sukmajaya Paling Banyak

Sebaran Pasien Covid-19 Per Kecamatan di Depok, Sukmajaya Paling Banyak

Megapolitan
Menanti Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua di Tangsel

Menanti Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua di Tangsel

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 di Pasar Tanah Abang Berlanjut Hari Ini Setelah Sempat Dihentikan

Vaksinasi Covid-19 di Pasar Tanah Abang Berlanjut Hari Ini Setelah Sempat Dihentikan

Megapolitan
BPBD DKI Sebut Status Jakarta Siaga Banjir pada Kamis Ini

BPBD DKI Sebut Status Jakarta Siaga Banjir pada Kamis Ini

Megapolitan
DKI Mulai Merealisasikan Jalur Sepeda Permanen dan Prasasti di Sudirman-Thamrin

DKI Mulai Merealisasikan Jalur Sepeda Permanen dan Prasasti di Sudirman-Thamrin

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X