Farabi El Fouz Klaim Telah Direstui Golkar Maju Pilkada Depok 2020

Kompas.com - 27/02/2020, 16:04 WIB
Farabi El Fouz, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Kota Depok. Dok. IstimewaFarabi El Fouz, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Kota Depok.

DEPOK, KOMPAS.com - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Kota Depok, Farabi El Fouz mengaku telah direstui partainya untuk berkontestasi di Pilkada Depok 2020.

"Sudah direstui Golkar. Di internal partai sudah tidak ada masalah," sebut Farabi kepada Kompas.com, Kamis (27/2/2020).

"Hasil keputusan musyawarah daerah, sudah merekomendasikan saya untuk dicalonkan jadi wali kota atau wakil," ia menambahkan.

Baca juga: Sowan ke Pimpinan Gerindra, Pradi Supriatna Belum Kantongi Rekomendasi Maju Pilkada Depok 2020

Politikus 39 tahun itu mengklaim bahwa usulan ini sudah sampai di tangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.

Surat rekomendasi resmi dari DPP, menurut dia, tinggal menunggu pasangannya di Pilkada Depok 2020 nanti.

"Sebelum ada pasangannya, rekomendasi belum turun, tetapi sudah ditugaskan oleh partai. Harus nunggu pasangannya, sama PKS misalnya," ujar Farabi.

Baca juga: Koalisi Tertata Yakin Kandidatnya di Pilkada Depok 2020 Direstui DPP

PKS yang memiliki 12 kursi di parlemen kini memang tengah mencari rekan koalisi menghadapi poros koalisi Gerindra-PDI-P yang punya 20 kursi. Golkar jadi salah satu partai yang paling realistis diajak berkoalisi berbekal 5 kursi di parlemen.

Kedekatan kedua partai jelang Pilkada Depok 2020 sudah diakui oleh pejabat kedua partai di tingkat kota.

"Saling membutuhkan lah, karena kan mereka juga bilang mereka tidak mau menghadapi Pilkada sendirian," tutup Farabi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sempat Tergenang, Banjir di Dekat TPU Karet Bivak Sudah Surut

Sempat Tergenang, Banjir di Dekat TPU Karet Bivak Sudah Surut

Megapolitan
Tertimpa Pohon Tumbang di Menteng, Sebuah Mobil Ringsek

Tertimpa Pohon Tumbang di Menteng, Sebuah Mobil Ringsek

Megapolitan
Banjir Setinggi 30 Cm Menggenangi Kawasan Citraland

Banjir Setinggi 30 Cm Menggenangi Kawasan Citraland

Megapolitan
Sempat Tergenang, Banjir di Jalan Jenderal Sudirman dan Kolong Semanggi Sudah Surut

Sempat Tergenang, Banjir di Jalan Jenderal Sudirman dan Kolong Semanggi Sudah Surut

Megapolitan
Hujan Selama 3 Jam, Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta Banjir

Hujan Selama 3 Jam, Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta Banjir

Megapolitan
Sempat Banjir, Kolong Jembatan Dukuh Atas Sudah Bisa Dilewati Kendaraan

Sempat Banjir, Kolong Jembatan Dukuh Atas Sudah Bisa Dilewati Kendaraan

Megapolitan
369 Karyawannya Positif Covid-19, PT Epson Jadi Klaster Industri Terbesar

369 Karyawannya Positif Covid-19, PT Epson Jadi Klaster Industri Terbesar

Megapolitan
Pemprov DKI Cairkan Dana Kartu Lansia dan Disabilitas Triwulan III

Pemprov DKI Cairkan Dana Kartu Lansia dan Disabilitas Triwulan III

Megapolitan
Polisi Pastikan 5 Jenazah ABK di Dalam Freezer Tewas karena Miras Oplosan

Polisi Pastikan 5 Jenazah ABK di Dalam Freezer Tewas karena Miras Oplosan

Megapolitan
Kapasitas ICU Sering Penuh, Pemkot Bekasi Tambah 26 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 di Rumah Sakit

Kapasitas ICU Sering Penuh, Pemkot Bekasi Tambah 26 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 di Rumah Sakit

Megapolitan
Katulampa Siaga 1, Bima Arya Ingatkan Anies Untuk Waspada

Katulampa Siaga 1, Bima Arya Ingatkan Anies Untuk Waspada

Megapolitan
Polisi Tangkap Sopir Angkot Penganiaya Warga di Duren Sawit

Polisi Tangkap Sopir Angkot Penganiaya Warga di Duren Sawit

Megapolitan
Sebelum Ditusuk Hingga Tewas, Pentolan Geng Copet Pernah Suruh Temannya Tusuk Tersangka

Sebelum Ditusuk Hingga Tewas, Pentolan Geng Copet Pernah Suruh Temannya Tusuk Tersangka

Megapolitan
Geng Copet Tamansari Kerap Beraksi di Halte TransJakarta

Geng Copet Tamansari Kerap Beraksi di Halte TransJakarta

Megapolitan
Sepekan Operasi Yustisi PSBB, Pemprov DKI Peroleh Rp 22,7 Juta dari Denda Pelanggar

Sepekan Operasi Yustisi PSBB, Pemprov DKI Peroleh Rp 22,7 Juta dari Denda Pelanggar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X