Kompas.com - 27/02/2020, 16:05 WIB
Pedagang mensortir cabai rawit merah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (10/02/2020). Harga cabai rawit merah turun menjadi Rp. 55.000 per kilogram setelah pasokan dari beberapa wilayah melimpah dan dilakukannya operasi pasar oleh pemerintah. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOPedagang mensortir cabai rawit merah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (10/02/2020). Harga cabai rawit merah turun menjadi Rp. 55.000 per kilogram setelah pasokan dari beberapa wilayah melimpah dan dilakukannya operasi pasar oleh pemerintah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Harga cabai merah besar di tingkat pedagang Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur kini Rp 65.000 per kilogram (kg). Harga itu turun dari sebelumnya yang mencapai Rp 80.000 hingga Rp 85.000 per kg. Penurun harga terjadi pengiriman cabai dari luar kota tiba tepat waktu.

Seorang pedagang di Pasar Induk Kramat Jati, Sutrisno, Kamis (27/2/2020), mengatakan, penurunan harga cabai merah besar disebabkan karena pengiriman barang tiba di pasar tepat waktu.

Pasokan cabai merah besar didapat dari luar kota seperti Magelang, Malang, dan Subang.

Baca juga: Demi Tekan Harga, Cabai dari Sulawesi Selatan Diterbangkan ke Jakarta

"Kemarin, harganya sempat naik karena pengirimannya telat. Sekarang sudah mulai turun lagi jadi Rp 65.000 per kilogram" kata Sutrisno.

Sementara itu, harga beberapa komoditas lainnya seperti cabai hijau besar dijual Rp 5.000 per kg, cabai merah keriting Rp 25.000, dan tomat merah Rp 10.000.

Pedagang lainnya, Jukadi menyebutkan, harga wortel kualitas bagus dari Pengalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat turun menjadi Rp 8.000 per kg.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kemarin yang bagus harganya mencapai Rp 10.000 per kilogram, sebenarnya tergantung kualitas. Saya menjual dari harga Rp 4.000 per kg," kata Jukadi.

Pasar Induk Kramat Jati merupakan pasar buah dan sayur terbesar di Jakarta dan mendapatkan bahan baku dari luar kota atau luar negeri seperti China, kemudian didistribusikan ke pasar-pasar lain di seputar Jakarta.

Daging Kebayoran

Sementara itu, harga komoditas penting lain seperti daging di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, masih bertahan Rp 100.000 per kg sejak dua bulan terakhir.

Salah satu pedagang, Sunadi, Rabu, mengatakan, kenaikan harga tersebut terjadi pada harga daging impor dari Rp 80.000 menjadi Rp 100 kg. Untuk harga daging lokal tetap bertahan di harga Rp 120.000 per kg.

Kenaikan harga juga terjadi pada bawang bombay dari Rp 50.000, kini jadi Rp 70.000 per kg.

Salah satu pedagang, Sunadi mengakui, kondisi itu tak jarang dikeluhkan pembeli karena harga bisa naik dan turun dengan cepat per harinya

Sunadi menyebutkan, hal itu karena cuaca yang akhir-akhir ini sering turun hujan dan banjir di beberapa wilayah.

"Bagaimana lagi, saya kan butuh buat masak di rumah, jadi meskipun harganya lagi mahal, saya tetap beli aja," kata Siti, salah satu pembeli.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 Turun, Wagub DKI Klaim Tak Ada Lagi Antrean Pasien di IGD RS di Jakarta

Kasus Covid-19 Turun, Wagub DKI Klaim Tak Ada Lagi Antrean Pasien di IGD RS di Jakarta

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Dua di Tangsel Baru 38,7 Persen dari Target

Vaksinasi Covid-19 Dosis Dua di Tangsel Baru 38,7 Persen dari Target

Megapolitan
Pabrik Sablon di Cengkareng Dilanda Kebakaran, 14 Unit Damkar Dikerahkan

Pabrik Sablon di Cengkareng Dilanda Kebakaran, 14 Unit Damkar Dikerahkan

Megapolitan
Aksi Pembegalan Terjadi Lagi di Bintaro, Dua Pengemudi Ojol Dibacok

Aksi Pembegalan Terjadi Lagi di Bintaro, Dua Pengemudi Ojol Dibacok

Megapolitan
Tangsel Catat Penambahan 12 Kasus Covid-19, 13 Pasien Sembuh

Tangsel Catat Penambahan 12 Kasus Covid-19, 13 Pasien Sembuh

Megapolitan
Pemuda yang Tenggelam di Kali Hitam Ditemukan Tewas, Diduga Tercebur karena Mabuk

Pemuda yang Tenggelam di Kali Hitam Ditemukan Tewas, Diduga Tercebur karena Mabuk

Megapolitan
Jakarta Tambah 155 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,2 Persen

Jakarta Tambah 155 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,2 Persen

Megapolitan
Soal 'Commitment Fee' Formula E di Jakarta yang Mahal, Wagub DKI Sebut Itu Sesuai Aturan

Soal "Commitment Fee" Formula E di Jakarta yang Mahal, Wagub DKI Sebut Itu Sesuai Aturan

Megapolitan
Polisi: Korban Penembakan di Pinang Tangerang Ahli Pengobatan Alternatif dan Ketua Majelis Taklim

Polisi: Korban Penembakan di Pinang Tangerang Ahli Pengobatan Alternatif dan Ketua Majelis Taklim

Megapolitan
Tersangka pada Kasus Korupsi Damkar Depok Diharapkan Bukan sebagai Tumbal

Tersangka pada Kasus Korupsi Damkar Depok Diharapkan Bukan sebagai Tumbal

Megapolitan
Polisi Uji Proyektil pada Kasus Penembakan di Pinang, Kota Tangerang

Polisi Uji Proyektil pada Kasus Penembakan di Pinang, Kota Tangerang

Megapolitan
Pengacara Sebut Pria yang Gantung Diri Saat 'Live' di Tiktok Diduga Dibunuh, Polisi: Belum Mengarah ke Sana

Pengacara Sebut Pria yang Gantung Diri Saat 'Live' di Tiktok Diduga Dibunuh, Polisi: Belum Mengarah ke Sana

Megapolitan
Pengacara Duga Pria yang Gantung Diri Saat 'Live' di Tiktok Korban Pembunuhan Berencana

Pengacara Duga Pria yang Gantung Diri Saat 'Live' di Tiktok Korban Pembunuhan Berencana

Megapolitan
Pengelola Sebut TMII Saat Weekend Sudah Didatangi Ribuan Pengunjung

Pengelola Sebut TMII Saat Weekend Sudah Didatangi Ribuan Pengunjung

Megapolitan
Tugu Sepatu di Jalan Sudirman Dicorat-coret Saat Baru Dipamerkan, Wagub DKI Prihatin

Tugu Sepatu di Jalan Sudirman Dicorat-coret Saat Baru Dipamerkan, Wagub DKI Prihatin

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.