Garuda Indonesia Akan Jadwalkan Ulang Penerbangan Calon Jemaah Umrah yang Gagal Berangkat

Kompas.com - 29/02/2020, 11:53 WIB
Calon jamaah umrah menunggu kepastian untuk berangkat ke Tanah Suci Mekah di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (27/2/2020). Ribuan calon jamaah umroh yang melalui bandara Soetta dipastikan gagal berangkat menuju Tanah Suci Mekah untuk melaksanakan ibadah umroh dan ziarah ke Masjid Nabawi. Hal itu karenakan adanya penghentian sementara masuknya warga negara asing ke Arab Saudi hingga batas waktu yang belum ditentukan untuk mencegah penularaan virus corona. ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBALCalon jamaah umrah menunggu kepastian untuk berangkat ke Tanah Suci Mekah di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (27/2/2020). Ribuan calon jamaah umroh yang melalui bandara Soetta dipastikan gagal berangkat menuju Tanah Suci Mekah untuk melaksanakan ibadah umroh dan ziarah ke Masjid Nabawi. Hal itu karenakan adanya penghentian sementara masuknya warga negara asing ke Arab Saudi hingga batas waktu yang belum ditentukan untuk mencegah penularaan virus corona.

TANGERANG, KOMPAS.com - Maskapai Garuda Indonesia memastikan akan menjadwal ulang keberangkatan calon jemaah umrah ke Arab Saudi.

Para calon jemaah umrah batal terbang setelah Arab Saudi menangguhkan sementara izin visa untuk tujuan umrah dan mengunjungi Masjid Nabawi karena wabah virus corona (Covid-19).

"Di-reschedule, kapan pun lah. Kita juga sudah diskusi, rapat dengan berbagai agent travel, memang sebaiknya ditunda dulu, kan ini bukan salah siapa-siapa," ujar Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setyaputra saat dijumpai di Terminal 1B Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (28/2/2020), seperti dikutip Tribun Jakarta.

Irfan mengatakan, hingga saat ini belum ada keputusan untuk melakukan refund atau mengembalikan uang tiket penerbangan.

Baca juga: Fakta Penangguhan Kunjungan Umrah dari Arab Saudi, Ribuan Jemaah Batal Terbang

Irfan berpendapat, hal serupa kemungkinan besar juga dilakukan oleh maskapai lain, yang melayani rute penerbangan perjalanan umrah.

"Per hari itu bisa ratusan atau ribuan, saya ndak hafal angka persisnya," sambung Irfan.

Maskapai pelat merah itu per harinya melayani empat penerbangan langsung ke Arab Saudi. Dua penerbangan menuju atau mendarat di Madinah dan dua lainnya ke Jeddah.

"Diperkirakan sampai tujuh hari ke depan jadwal penerbangan ke Arab Saudi masih sama, normal. Ini bukan evakuasi, tapi pemulangaan jemaah seperti biasa, yang sudah terjadwal," kata Irfan.

Selanjutnya, Garuda Indonesia akan memikirkan apakah maskapainya akan mengurangi atau bahkan menyetop untuk sementara penerbangan ke Jeddah dan Madinah.

"Kita akan lihat, apakah kurangi jadwal pesawat atau tutup sementara. Karena banyak pebisnis WNA Saudi yang senang naik Garuda ke Indonesia, daripada yang lain," tutur Irfan.

Baca juga: Arab Saudi Setop Umrah, 1.685 Jemaah Dipulangkan ke Tanah Air

Presiden Joko Widodo sebelumnya menyatakan, ia menghargai langkah Arab Saudi yang menangguhkan sementara izin visa untuk tujuan umrah dan mengunjungi Masjid Nabawi karena wabah virus corona (Covid-19).

Jokowi menegaskan, kebijakan Arab Saudi menangguhkan sementara visa umrah itu tak hanya berlaku bagi Indonesia.

"Saya kira ini kan tidak hanya untuk Indonesia, tapi untuk semua negara karena mereka ingin memproteksi, melindungi warga negaranya dari virus corona. Kita sangat menghargai itu," kata Jokowi.

Sementara itu, Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan, sebanyak 1.685 jemaah umrah terpaksa dipulangkan ke Tanah Air karena melakukan perjalanan transit.

Fachrul menilai, Arab Saudi dihadapkan pada kondisi yang terpaksa untuk menghentikan visa umrah.

Baca juga: Soal Saudi Larang Umrah Sementara, Mahfud: Harus Kita Hormati

Sebab, Arab Saudi selama ini juga sangat berkepentingan dengan perjalanan umrah dan ziarah tersebut.

Dia memastikan, seluruh jemaah yang tertunda keberangkatannya, maka akan dijadwalkan ulang.

Pemerintah akan melakukan pendampingan, termasuk membantu biaya yang diperlukan.

Selain itu, pemerintah mendorong visa bisa diperpanjang atau diterbitkan yang baru tanpa biaya tambahan.

"Kalau penjadwalan ulang belum bisa dipastikan. Saat ini masih menunggu kepastian kapan pencabutan dilakukan," katanya.

Dia berharap penghentian visa kunjungan tidak berlanjut hingga datangnya musim haji. Jika itu terjadi, permasalahan dikhawatirkan semakin meluas.

Kemenag mencatat sebanyak 2.393 jamaah yang tertahan sejak diberlakukannya penundaan pada 27 Februari 2020.

 

 

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul "Garuda Indonesia Pastikan Jadwal Ulang Penerbangan Calon Jemaah Umrah yang Gagal Berangkat."



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Trik Pemudik Lolos dari Larangan Mudik Lebaran 2021: Curi Start Pulang Kampung

Trik Pemudik Lolos dari Larangan Mudik Lebaran 2021: Curi Start Pulang Kampung

Megapolitan
Kebakaran Pasar Inpres, Api Melalap Dua Lantai Blok C Pasar Minggu

Kebakaran Pasar Inpres, Api Melalap Dua Lantai Blok C Pasar Minggu

Megapolitan
Kebakaran Pasar Inpres di Pasar Minggu Belum Padam, 116 Personel Dikerahkan

Kebakaran Pasar Inpres di Pasar Minggu Belum Padam, 116 Personel Dikerahkan

Megapolitan
Diskotek, Karaoke, hingga Griya Spa di Tangsel Dilarang Buka Selama Ramadhan

Diskotek, Karaoke, hingga Griya Spa di Tangsel Dilarang Buka Selama Ramadhan

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Selama Ramadhan 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Selama Ramadhan 2021

Megapolitan
Pemprov DKI: Harga Bahan Pokok Akan Naik 1-5 Persen pada Awal Ramadhan

Pemprov DKI: Harga Bahan Pokok Akan Naik 1-5 Persen pada Awal Ramadhan

Megapolitan
Kebakaran Pasar Inpres di Pasar Minggu, 9 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Pasar Inpres di Pasar Minggu, 9 Mobil Damkar Dikerahkan

Megapolitan
Pemprov DKI: THR Tak Boleh Dicicil, Titik!

Pemprov DKI: THR Tak Boleh Dicicil, Titik!

Megapolitan
Restoran di Tangsel Tutup Pukul 22.00 Selama Ramadhan, Delivery Boleh sampai Jam 04.00 untuk Layani Sahur

Restoran di Tangsel Tutup Pukul 22.00 Selama Ramadhan, Delivery Boleh sampai Jam 04.00 untuk Layani Sahur

Megapolitan
Pemprov DKI: Mal Tetap Tutup Pukul 21.00 WIB Selama Ramadhan, Termasuk Restoran di Dalamnya

Pemprov DKI: Mal Tetap Tutup Pukul 21.00 WIB Selama Ramadhan, Termasuk Restoran di Dalamnya

Megapolitan
Anies Beri Aturan Baru Jam Operasional Selama Ramadhan, Restoran Tutup pada 22.30 WIB, Buka Lagi Saat Sahur

Anies Beri Aturan Baru Jam Operasional Selama Ramadhan, Restoran Tutup pada 22.30 WIB, Buka Lagi Saat Sahur

Megapolitan
Saksi: Ada 36 Pelanggar Prokes pada Kerumunan di Acara Rizieq di Petamburan

Saksi: Ada 36 Pelanggar Prokes pada Kerumunan di Acara Rizieq di Petamburan

Megapolitan
Tabrak Pelajar hingga Tewas, Sopir Transjakarta: Tahu-tahu Korban Muncul, Penumpang Teriak agar Dia Minggir

Tabrak Pelajar hingga Tewas, Sopir Transjakarta: Tahu-tahu Korban Muncul, Penumpang Teriak agar Dia Minggir

Megapolitan
Gadis 18 Tahun Kendalikan Bisnis Prostitusi di Apartemen di Bogor

Gadis 18 Tahun Kendalikan Bisnis Prostitusi di Apartemen di Bogor

Megapolitan
Kemenag: Panduan Ibadah Ramadhan 2021 Tak Berlaku di Zona Merah dan Oranye

Kemenag: Panduan Ibadah Ramadhan 2021 Tak Berlaku di Zona Merah dan Oranye

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X