Jasad Bayi yang Ditemukan di Kali Tambora Diduga Korban Tenggelam

Kompas.com - 29/02/2020, 12:24 WIB
Sesosok mayat bayi ditemukan di aliran kali BKB Season City, Tambora, Jakarta Barat, pada Sabtu (28/2/2020) pagi. dokumentasi Humas UPK Badan Air Dinas LH JakbarSesosok mayat bayi ditemukan di aliran kali BKB Season City, Tambora, Jakarta Barat, pada Sabtu (28/2/2020) pagi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sesosok mayat bayi ditemukan di aliran kali BKB Season City, Tambora, Jakarta Barat, pada Sabtu (28/2/2020) pukul 8.30 WIB.

Kanit Reskrim Polsek Tambora, AKP Suparmin mengatakan, jasad bayi yang ditemukan oleh Unit Pelaksana Kebersihan (UPK) Badan Air Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat itu diduga korban tenggelam saat banjir yang terjadi pada Selasa (25/2/2020) lalu.

"Jenazah bayi jenis kelamin laki-laki. Tenggelam, kemarin sempat banjir-banjir. Mungkin dari atas belum tahu," kata Suparmin saat dihubungi, Sabtu.

Baca juga: Jasad Bayi Ditemukan Saat Petugas Angkut Sampah di Kali Tambora

Menurut Siparmin, sampai saat ini jajarannya belum menerima laporan tentang orang hilang beberapa hari.

Rencanaya Polsek Tambora akan memosting informasi penemuan bayi tersebut di media sosial untuk mengetahui identitasnya.

"Nanti kita share di medsos siapa tahu ada keluarga yang cari (seperti penemuan jasad) kayak kemarin," paparnya.

Suparmin menjelaskan, keberadaan bayi tersebut diduga menyangkut oleh tali yang dipasang petugas kebersihan untuk menghalau sampah sisa banjir.

Baca juga: Jasad Dua Orang Tenggelam Saat Banjir di Bekasi Ditemukan

"Kebetulan di kita di pasang tali jadi kemarin orang muara di situ untuk berhentikan sampah. Di situ kan ada tali dari ujung ke ujung jadi sampah berhenti di kita," ucapnya.

Penemuan jasad bayi pertama kali oleh UPK Badan Air DLH Jakbar saat melakukan pengerukan sampah di lokasi.

Mayat bayi yang kondisinya telah pucat tak berpakaian menyangkut di excavator spider atau alat berat pengangkutan sampah.

Setelah dievakuasi, jasad bayi itu dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangsel Catat Penambahan 174 Kasus Positif Covid-19, Tertinggi Selama Pandemi

Tangsel Catat Penambahan 174 Kasus Positif Covid-19, Tertinggi Selama Pandemi

Megapolitan
Kasus Kerumunan di Petamburan, Polda Metro Periksa Rizieq Shihab 1 Desember

Kasus Kerumunan di Petamburan, Polda Metro Periksa Rizieq Shihab 1 Desember

Megapolitan
UPDATE 29 November: Kasus Aktif di DKI Jadi 9.947 Orang

UPDATE 29 November: Kasus Aktif di DKI Jadi 9.947 Orang

Megapolitan
Mulai Hari Ini, PT KAI Daop 1 Buka Pemesanan Tiket Jarak Jauh untuk 43 KA

Mulai Hari Ini, PT KAI Daop 1 Buka Pemesanan Tiket Jarak Jauh untuk 43 KA

Megapolitan
Polda Metro Layangkan Surat Pemanggilan Rizieq Shihab Terkait Kerumunan di Petamburan

Polda Metro Layangkan Surat Pemanggilan Rizieq Shihab Terkait Kerumunan di Petamburan

Megapolitan
Menyoal Rizieq Shihab yang Tinggalkan RS Diam-diam dari Segi Aturannya

Menyoal Rizieq Shihab yang Tinggalkan RS Diam-diam dari Segi Aturannya

Megapolitan
Positif Covid-19, Wagub DKI Tertular dari Staf Pribadinya

Positif Covid-19, Wagub DKI Tertular dari Staf Pribadinya

Megapolitan
Positif Covid-19, Wagub DKI Riza Patria dalam Kondisi Stabil dan Isolasi Mandiri

Positif Covid-19, Wagub DKI Riza Patria dalam Kondisi Stabil dan Isolasi Mandiri

Megapolitan
Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 November: Tambah 49 Kasus Baru, Covid-19 di Kabupaten Bekasi Jadi 6.807

UPDATE 29 November: Tambah 49 Kasus Baru, Covid-19 di Kabupaten Bekasi Jadi 6.807

Megapolitan
Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi: Sudah Sakit 4 Hari Sebelumnya

Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi: Sudah Sakit 4 Hari Sebelumnya

Megapolitan
Balita Meninggal saat Dibawa Mengemis, Polisi Sebut Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan

Balita Meninggal saat Dibawa Mengemis, Polisi Sebut Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan

Megapolitan
Bantah Rizieq Shihab Kabur dari RS, FPI: Bodoh Akut yang Bicara!

Bantah Rizieq Shihab Kabur dari RS, FPI: Bodoh Akut yang Bicara!

Megapolitan
Polemik Pasca Rizieq Shihab di Tanah Air: 7 Pejabat Dicopot, Klaster Covid-19, hingga Tindak Pidana

Polemik Pasca Rizieq Shihab di Tanah Air: 7 Pejabat Dicopot, Klaster Covid-19, hingga Tindak Pidana

Megapolitan
FPI Benarkan Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi Bogor dan Tak Lagi Dirawat

FPI Benarkan Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi Bogor dan Tak Lagi Dirawat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X