Dari 780, Baru 90 Unit di Rusun DP Rp 0 Klapa Village yang Sudah Dihuni

Kompas.com - 29/02/2020, 16:12 WIB
Rusunami Klapa Village, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Jumat (26/7/2019). KOMPAS.com/DEAN PAHREVIRusunami Klapa Village, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Jumat (26/7/2019).
Penulis Cynthia Lova
|


BEKASI, KOMPAS.com - Kepala Unit Fasilitasi Pemilikan Rumah Sejahtera (UFPRS), Sarjoko mengatakan, hingga saat ini hunian DP 0 Rupiah Klapa Village baru terhuni 90 dari total 780 unit yang ada.

“Yang sudah menempati di Klapa Village itu sudah 90 orang,” ujar Sarjoko saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (29/2/2020).

Meski hanya 90 unit yang menempati saat ini, Sarjono mengatakan, sudah ada 185 orang yang telah disetujui dan telah akad KPR oleh Bank DKI.

Baca juga: Kadis Perumahan DKI Mundur karena Tak Capai Target, Salah Satunya Rusun DP Rp 0

Ia mengaku, jumlah tersebut belum melampaui target. Sebab targetnya semua unit Klapa Village terisi.

“Ya ini masih belum target, kan harusnya maksimal semua terisi (unit Klapa Village),” kata dia.

Sarjoko mengaku ada banyak yang mendaftar untuk menempati Klapa Village. Namun, lagi-lagi ditolak permohonan KPR-nya oleh Bank DKI Jakarta.

Salah satu faktornya itu disebabkan masalah prioritas cicilan yang dimiliki oleh pemohon itu sendiri.

“Rata-rata dengan waktu yang bersamaan punya tanggungan cicilan dengan yang lain, seperti kredit motor, cicilan lain sehingga mempengaruhi kemampuan untuk melakukan daya belinya menjadi rendah (kemungkinan malah ditolak),” ujar Sarjoko.

Oleh karena itu, ia mengatakan, saat ini pihaknya tengah gencar melakukan promosi-promosi agar masyarakat mau menempati Rusunami Klapa Village.

Baca juga: Peminat Rusun DP Rp 0 Terbentur Kredit Motor, Gerindra Minta Cicilan Lebih Ringan

“Justru kita maksimalkan di tahun ini. Mudah-mudahan calon penerima betul-betul memiliki hak seperti itu bisa tepat sasaran untuk validisasi pembayarannya,” kata dia.

Untuk membeli rusunami ini, masyarakat cukup menyiapkan administrasi yang dibutuhkan oleh Bank DKI seperti slip gaji dan data lainnya.

Kemudian pihak Bank yang akan menyeleksi apakah pemohon ini disetujui atau tidak.

“Jadi perlengkapannya adminstrasi yang dibutuhkan oleh bank, slip gaji, penghasilan dan sebagainya akan melakukan verifikasi namanya peninjauan rumah pemohon. Artinya ya dengan segala cara bank akan mencari informasi untuk mempelajari profil pemohon apabila diputuskan memang mereka layak dia punya kemampuan tentang cicilan dia akan setujui akad kredit,” tutur dia.

Adapun harga rusunami Klapa Village tipe studio dikenakan cicilan Rp 1,2 juta perbulan. Sementara tipe 35 dikenakan harga cicilan Rp 2 jutaan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 31 Oktober: Tambah 585, Kasus Covid-19 di DKI Jadi 105.597

UPDATE 31 Oktober: Tambah 585, Kasus Covid-19 di DKI Jadi 105.597

Megapolitan
Seorang Pria Tewas akibat Terbawa Arus Deras Saat Mencuci Pakaian di Ciliwung

Seorang Pria Tewas akibat Terbawa Arus Deras Saat Mencuci Pakaian di Ciliwung

Megapolitan
Polisi Duga Ada Urusan Percintaan di Balik Hilangnya Rizky

Polisi Duga Ada Urusan Percintaan di Balik Hilangnya Rizky

Megapolitan
Seorang Perempuan bersama Dua Anaknya Terjebak di Lift Selama 1,5 Jam

Seorang Perempuan bersama Dua Anaknya Terjebak di Lift Selama 1,5 Jam

Megapolitan
Jakarta Terpilih sebagai Kota Terbaik dalam Kemajuan Transportasi

Jakarta Terpilih sebagai Kota Terbaik dalam Kemajuan Transportasi

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: 80 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi Masih Dirawat di Rumah Sakit

UPDATE 31 Oktober: 80 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi Masih Dirawat di Rumah Sakit

Megapolitan
Tabrak Trailer dari Belakang, Pengendara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

Tabrak Trailer dari Belakang, Pengendara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

Megapolitan
Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Megapolitan
Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Megapolitan
Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Megapolitan
Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Megapolitan
Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

Megapolitan
Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X