Kompas.com - 02/03/2020, 11:19 WIB
Banjir satu meter rendan wilayah Kebon Pala, RW 05, Kelurahan Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (1/3/2020). KOMPAS.COM/DEAN PAHREVIBanjir satu meter rendan wilayah Kebon Pala, RW 05, Kelurahan Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (1/3/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak sembilan RW di wilayah Jakarta Timur masih dilanda banjir, Senin (2/3/2020).

Padahal, sudah berlalu sepekan sejak bencana banjir yang cukup besar yang merendam sebagian wilayah Jakarta, pekan lalu.

Berdasarkan informasi dari aplikasi Jakarta Kini (JaKi), hingga pukul 10.00 WIB, terpantau sembilan RW di Jakarta masih terendam banjir akibat luapan sungai dan hujan deras dengan ketinggian air terparah mencapai 150 sentimeter.

Baca juga: Kali Ciliwung Meluap, Banjir Satu Meter Rendam Kebon Pala

Wilayah pertama yang masih terendam banjir, yakni berada di Kelurahan Cakung Timur, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

Terdapat 5 RW yang masih banjir, yakni RW 05, 06, 09, 010, dan 012 dengan ketinggian air berkisar 10-30 sentimeter. Namun tidak diketahui jumlah warga yang terdampak.

Selanjutnya, wilayah yang masih banjir, yakni RW 03 dan 04, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur dengan ketinggian air berkisar 71-150 sentimeter.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tercatat total 70 jiwa mengungsi di posko yang disediakan, seperti di Masjid Al Muqorobbin RW 03 dan Mushala Kantor Kelurahan Cipinang Melayu.

Kemudian, wilayah selanjutnya yang masih direndam banjir, yakni RW 07, Kelurahan Pekayon, Kecamatan Pasar Rebo, dengan ketinggian air 71-150 sentimeter. Tidak diketahui pula jumlah warga yang terdampak

Terakhir, wilayah RW 03, Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas, masih terendam banjir dengan ketinggian air 31-70 sentimeter.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinkes Kota Tangerang Akan Gelar Vaksinasi Door to Door

Dinkes Kota Tangerang Akan Gelar Vaksinasi Door to Door

Megapolitan
Ombudsman: 3 Petugas Lapas Tangerang yang Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Bisa Dinonaktifkan

Ombudsman: 3 Petugas Lapas Tangerang yang Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Bisa Dinonaktifkan

Megapolitan
Tak Ada Izin, Tower BTS di Jatibening Disegel

Tak Ada Izin, Tower BTS di Jatibening Disegel

Megapolitan
Pemprov DKI Surati Kemendikbud Minta Penjelasan Data Klaster Sekolah Tatap Muka

Pemprov DKI Surati Kemendikbud Minta Penjelasan Data Klaster Sekolah Tatap Muka

Megapolitan
Pemkot Bekasi Minta Pemprov DKI Olah Sampah Bantargebang Jadi Energi Terbarukan

Pemkot Bekasi Minta Pemprov DKI Olah Sampah Bantargebang Jadi Energi Terbarukan

Megapolitan
Polisi Siap Mediasi Atta Halilintar dengan Savas Fresh

Polisi Siap Mediasi Atta Halilintar dengan Savas Fresh

Megapolitan
73,4 Persen Warga Lansia di Kota Tangerang Telah Divaksin Covid-19 Dosis Pertama

73,4 Persen Warga Lansia di Kota Tangerang Telah Divaksin Covid-19 Dosis Pertama

Megapolitan
Dinkes Klaim Tak Ada Klaster Covid-19 Sekolah Tatap Muka di Kota Tangerang

Dinkes Klaim Tak Ada Klaster Covid-19 Sekolah Tatap Muka di Kota Tangerang

Megapolitan
Belum Ada Upaya Damai, Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Atta Halilintar Berlanjut

Belum Ada Upaya Damai, Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Atta Halilintar Berlanjut

Megapolitan
Soal Penonaktifan 3 Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang, Kemenkumham: Kalapas yang Pertimbangkan

Soal Penonaktifan 3 Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang, Kemenkumham: Kalapas yang Pertimbangkan

Megapolitan
Polisi Cari Unsur Pidana di Balik Kebakaran Cahaya Swalayan

Polisi Cari Unsur Pidana di Balik Kebakaran Cahaya Swalayan

Megapolitan
Tidak Ada Laporan Temuan Klaster Covid-19 dari PTM di Jakarta Pusat

Tidak Ada Laporan Temuan Klaster Covid-19 dari PTM di Jakarta Pusat

Megapolitan
Instruksi Anies, Banjir Jakarta Surut Kurang dari 6 Jam

Instruksi Anies, Banjir Jakarta Surut Kurang dari 6 Jam

Megapolitan
Pengelola TPS Ilegal di Kota Tangerang: Kalau Ditutup, Saya Ikut Pemerintah

Pengelola TPS Ilegal di Kota Tangerang: Kalau Ditutup, Saya Ikut Pemerintah

Megapolitan
Data Vaksinasi Depok Cantumkan 14 Orang Selain Nakes Terima Dosis 3, Ini Penjelasan Dinkes

Data Vaksinasi Depok Cantumkan 14 Orang Selain Nakes Terima Dosis 3, Ini Penjelasan Dinkes

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.