Kurir Ditangkap, Hendak Selundupkan Sabu di Sop Iga ke Rutan Salemba

Kompas.com - 02/03/2020, 13:40 WIB
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Heru Novianto (kedua dari kanan), saat konferensi pers, di kantor Polres Metro Jakarta Pusat, Senin (2/3/2020).

TribunJakarta/Muhammad Rizki HidayatKapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Heru Novianto (kedua dari kanan), saat konferensi pers, di kantor Polres Metro Jakarta Pusat, Senin (2/3/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Satuan Resnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat menangkap dua kurir yang membawa masuk sabu ke rumah tahanan (Rutan) Salemba.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto menyebut, dua pria tersebut berinisial NS (52) dan ED (30).

"Kami berhasil amankan dua pelaku tersebut yang mengantarkan sabu-sabu ke dalam Rutan Salemba," kata Heru saat konferensi pers di kantor Polres Metro Jakarta Pusat, Senin (2/3/2020), seperti dikutip Tribun Jakarta.

Heru menjelaskan, NS merupakan kurir yang membawa narkoba dengan cara memasukkannya ke dalam tulang (sop iga).

Sementara ED merupakan peracik sabu-sabu tersebut.

Heru mengatakan, polisi menemukan sabu-sabu seberat 6,5 gram dari tangan pelaku.

"Nah, ternyata di dalam sop tulangnya diselipkan sabu seberat 6,5 gram," ucap Heru.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akibat perbuataannya, pelaku yang kini berstatus tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat (1) sub 112 Ayat (1) Jo 132 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009.

 

 

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul "Polisi Ringkus Kurir Bawa Sabu Disembunyikan di Tulang Sop Iga ke Rutan Salemba."



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Baru Kasus Anji: Jadi Tersangka, Pakai Ganja Sejak September 2020

Fakta Baru Kasus Anji: Jadi Tersangka, Pakai Ganja Sejak September 2020

Megapolitan
Garap Poster Out of The Box, UI Panen Perhatian Publik

Garap Poster Out of The Box, UI Panen Perhatian Publik

Megapolitan
UI Sebut Poster yang Viral Direncanakan dengan Matang Melalui Riset dan Rapat Panjang

UI Sebut Poster yang Viral Direncanakan dengan Matang Melalui Riset dan Rapat Panjang

Megapolitan
UPDATE: Tambah 331 Kasus Covid-19 di Depok, Jumlah Pasien Melonjak Lagi

UPDATE: Tambah 331 Kasus Covid-19 di Depok, Jumlah Pasien Melonjak Lagi

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Digelar di Stadion Patriot Bekasi, Ini Cara Daftar dan Jadwal Penyuntikan

Vaksinasi Covid-19 Digelar di Stadion Patriot Bekasi, Ini Cara Daftar dan Jadwal Penyuntikan

Megapolitan
Perum PPD Gratiskan Layanan Bus Bogor-Jakarta Selama Sebulan

Perum PPD Gratiskan Layanan Bus Bogor-Jakarta Selama Sebulan

Megapolitan
Sopir Truk Korban Pungli Mengeluh: Anak Mau Jajan Dibentak, padahal Uang Disebar di Pelabuhan

Sopir Truk Korban Pungli Mengeluh: Anak Mau Jajan Dibentak, padahal Uang Disebar di Pelabuhan

Megapolitan
Mirisnya Hidup Sopir Truk di Tanjung Priok, Dipalak Preman hingga Petugas Pelabuhan

Mirisnya Hidup Sopir Truk di Tanjung Priok, Dipalak Preman hingga Petugas Pelabuhan

Megapolitan
19 Warga Gandasari Tangerang Sembuh dari Covid-19, 34 Orang Masih Dirawat

19 Warga Gandasari Tangerang Sembuh dari Covid-19, 34 Orang Masih Dirawat

Megapolitan
Komplotan Maling Bobol Rumah di Makasar Jaktim, Mengaku Petugas Kelurahan

Komplotan Maling Bobol Rumah di Makasar Jaktim, Mengaku Petugas Kelurahan

Megapolitan
Terduga Teroris yang Ditangkap di Bogor Sehari-hari Disebut Berjualan Bahan Kimia

Terduga Teroris yang Ditangkap di Bogor Sehari-hari Disebut Berjualan Bahan Kimia

Megapolitan
Sebagian Wilayah Kota Bekasi Banjir Usai Hujan Deras, Taman Narogong Paling Parah

Sebagian Wilayah Kota Bekasi Banjir Usai Hujan Deras, Taman Narogong Paling Parah

Megapolitan
Soal Kelanjutan Belajar di Sekolah, Pemkot Tangerang Fokus Tangani Lonjakan Kasus Covid-19 Dulu

Soal Kelanjutan Belajar di Sekolah, Pemkot Tangerang Fokus Tangani Lonjakan Kasus Covid-19 Dulu

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Wali Kota Tangerang Batasi Aktivitas Ekonomi Warga

Kasus Covid-19 Melonjak, Wali Kota Tangerang Batasi Aktivitas Ekonomi Warga

Megapolitan
Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Bogor Tambah Tempat Pusat Isolasi

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Bogor Tambah Tempat Pusat Isolasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X