Di Depan Kepala Daerah Lain, Anies Bilang Saat Bicara Banjir Tak Ada yang Bahas Soal Curah Hujan

Kompas.com - 02/03/2020, 21:57 WIB
Banjir di Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara di depan Mall of Indonesia, Minggu (23/2/2020). Instagram TMC Polda Metro JayaBanjir di Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara di depan Mall of Indonesia, Minggu (23/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan, banjir pada awal tahun ini terjadi karena curah hujan yang tinggi.

Namun saat membahas tentang banjir itu, tak ada yang mempersoalkan curah hujan. Yang ada orang hanya mempersoalkan penanganan yang telah dipersiapkan.

Hal itu dipaparkan Anies dalam sebuah acara focus grup discussion (FGD) Penanganan Banjir di Wilayah Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten, di Graha BNPB, Jakarta Timur, Senin (2/3/2020).

Baca juga: Banjir Cipinang Melayu Surut, Warga Bersih-bersih

FGD itu dihadiri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Bupati Bogor Ade Yasin, Wali Kota Bogor Bima Arya, Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi, dan sejumlah kepala daerah lainnya.

Anies lalu membandingkan ketika ada bencana gempa, orang-orang akan fokus soal kekuatan gempa yang diukur dengan skala Richter.

"Dari hampir semua percakapan tadi, jarang sekali ada pembicaraan yang menyebut mengenai angka curah hujan. Ketika ada kota tergenang dengan air, tidak muncul fokus pertanyaan berapa mililiter curah hujannya," ucap Anies.

Anies menjelaskan, saat banjir pada awal tahun (1 Januari 2020), Jakarta diguyur hujan lokal dengan curah yang besar.

Tak hanya itu, Jakarta juga dilanda banjir karena air kiriman dari Bendungan Katulampa, Bogor.

Anies lalu menyatakan, jika berbicara masalah curah hujan maka pompa yang telah disediakan pun tak akan mampu menanggulangi.

"Dan seperti disampaikan tadi, sekuat-kuatnya pompa ketika berbicara dengan volume air yang cukup signifikan itu perlu waktu yang cukup panjang," kata dia.

Lantaran banjir kiriman tersebut, ketinggian air di Pintu Air Ciliwung mencapai 250 sentimeter. Bahkan jalan di Kawasan Medan Merdeka tergenang 10 hingga sentimeter.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Realisasi Program Rumah DP 0 Tak Sampai 1 Persen dan Terganjal Korupsi, Fraksi PSI: Ini Peringatan Buat Pak Anies

Soal Realisasi Program Rumah DP 0 Tak Sampai 1 Persen dan Terganjal Korupsi, Fraksi PSI: Ini Peringatan Buat Pak Anies

Megapolitan
Pemkot Tangerang Perpanjang PPKM Mikro hingga 22 Maret

Pemkot Tangerang Perpanjang PPKM Mikro hingga 22 Maret

Megapolitan
Dirut Sarana Jaya Terganjal Korupsi, Wagub DKI Pastikan Proyek Strategis Tetap Jalan

Dirut Sarana Jaya Terganjal Korupsi, Wagub DKI Pastikan Proyek Strategis Tetap Jalan

Megapolitan
Dirut Pembangunan Sarana Jaya Dinonaktfikan, Program Rumah DP Rp 0 Diharapkan Berlanjut

Dirut Pembangunan Sarana Jaya Dinonaktfikan, Program Rumah DP Rp 0 Diharapkan Berlanjut

Megapolitan
Berstatus Penyintas, Besok Wali Kota Jakarta Barat Akan Terima Vaksin Covid-19

Berstatus Penyintas, Besok Wali Kota Jakarta Barat Akan Terima Vaksin Covid-19

Megapolitan
Update 8 Maret: Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Bertambah 1.783

Update 8 Maret: Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Bertambah 1.783

Megapolitan
Dinas PUPR Perbaiki 14 Tanggul Rusak akibat Banjir di Kota Tangerang

Dinas PUPR Perbaiki 14 Tanggul Rusak akibat Banjir di Kota Tangerang

Megapolitan
Jalan Moh Kahfi 1 Kerap Macet hingga 2 Km dan Dikeluhkan Warga, Ini Kata Camat Jagakarsa

Jalan Moh Kahfi 1 Kerap Macet hingga 2 Km dan Dikeluhkan Warga, Ini Kata Camat Jagakarsa

Megapolitan
Kritik Anggaran Penataan Trotoar Rp 100 Miliar, Anggota DPRD DKI: Prioritaskan BLT Masyarakat

Kritik Anggaran Penataan Trotoar Rp 100 Miliar, Anggota DPRD DKI: Prioritaskan BLT Masyarakat

Megapolitan
Percepat Vaksinasi Covid-19 bagi Lansia, Lokasi Penyuntikan Ditambah di Lippo Mall Puri Kembangan

Percepat Vaksinasi Covid-19 bagi Lansia, Lokasi Penyuntikan Ditambah di Lippo Mall Puri Kembangan

Megapolitan
240 Tokoh Agama di Tangsel Jalani Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama

240 Tokoh Agama di Tangsel Jalani Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama

Megapolitan
Kata Polda Metro Jaya soal Tuduhan Jadi Beking Mafia Tanah

Kata Polda Metro Jaya soal Tuduhan Jadi Beking Mafia Tanah

Megapolitan
Mulai Besok, ASN di Jakarta Barat Terima Vaksin Covid-19

Mulai Besok, ASN di Jakarta Barat Terima Vaksin Covid-19

Megapolitan
75 Jiwa Korban Kebakaran di Cakung Bakal Direlokasi ke Rumah Susun

75 Jiwa Korban Kebakaran di Cakung Bakal Direlokasi ke Rumah Susun

Megapolitan
PPKM Mikro Diklaim Tekan Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Tangsel

PPKM Mikro Diklaim Tekan Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X