3 Karyawan Paloma yang Berinteraksi dengan Pengunjung Positif Corona Dipastikan Sehat

Kompas.com - 03/03/2020, 14:40 WIB
Manager Hotel Des Indes, Darmaharto, memberi keterangan kepada pers di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (3/3/2020). Restoran Paloma berada di bawah naungan Hotel Des Indes. KOMPAS.COM/RYANA ARYADITAManager Hotel Des Indes, Darmaharto, memberi keterangan kepada pers di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (3/3/2020). Restoran Paloma berada di bawah naungan Hotel Des Indes.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tiga pegawai  Restoran Paloma, Menteng, Jakarta, yang sempat berinteraksi dengan pengunjung positif Virus Corona, kondisinya sehat.

Setelah interaksi hingga saat ini, mereka tidak menunjukkan gejala seperti terinfeksi Virus Corona.

Informasi itu disampaikan Manager Hotel Des Indes, Darmaharto, yang juga menaungi Restoran Paloma.

Darma mengatakan, ketiga pegawainya sudah berkoodinasi dengan Dinas Kesehatan DKI Jakarta setelah pengumuman adanya dua warga Depok terinfeksi Corona.

Baca juga: Restoran Amigos Ditutup 2 Pekan untuk Pastikan Bebas Corona, Pemilik Siap Rugi

Ia menekankan, interaksi ketiga pegawainya terjadi pada 15 Februari 2020. Artinya, saat ini sudah melewati masa inkubasi selama 14 hari.

"Iya itu sudah diperiksa. Jadi makanya saya bilang dari tiga orang tersebut sampai saat ini mereka tidak memberikan keluhan terkait dengan kesehatan mereka. Alhamdulillah sampai saat ini mereka sehat-sehat saja," ucap Darma di Hotel Des Indes, Selasa (3/3/2020).

Selain tiga karyawan yang sempat berinteraksi dengan penderita virus Corona, sebanyak 63 karyawan lainnya juga bakal dipastikan kesehatannya.

"Untuk 63 ini akan ada sosialisasi dari Dinas Kesehatan mengenai assesmen yang dilakukan. Kemarin sifatnya informasi dulu karena masa inkubasi masih 14 hari," jelasnya.

Baca juga: Petugas Dinkes Lakukan Sterilisasi di Restoran Amigos Kemang

Ibu (64) dan anak (31), warga Depok, sebelumnya positif virus Corona. Keduanya tengah dirawat di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta.

Keduanya tertular dari warga negara Jepang.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Begini Cara MRT Jakarta Relokasi Pohon di Monas dan Thamrin yang Terkena Proyek

Begini Cara MRT Jakarta Relokasi Pohon di Monas dan Thamrin yang Terkena Proyek

Megapolitan
Gumpalan Minyak di Perairan Pulau Pari Diduga Berasal dari Kapal yang Melintas

Gumpalan Minyak di Perairan Pulau Pari Diduga Berasal dari Kapal yang Melintas

Megapolitan
Dirut Sebut Pengerjaan MRT Fase 2A Bagian dari Pemulihan Ekonomi

Dirut Sebut Pengerjaan MRT Fase 2A Bagian dari Pemulihan Ekonomi

Megapolitan
Perairan Pulau Pari Dibersihkan dari Limbah Gumpalan Minyak, Terkumpul 380 Karung

Perairan Pulau Pari Dibersihkan dari Limbah Gumpalan Minyak, Terkumpul 380 Karung

Megapolitan
Dituduh Culik Anak hingga Fotonya Disebar, Pria di Bogor Lapor Polisi

Dituduh Culik Anak hingga Fotonya Disebar, Pria di Bogor Lapor Polisi

Megapolitan
40 Truk Keliling Tangerang Semprot Disinfektan, Wakil Walkot Sebut untuk Ingatkan Pandemi Belum Usai

40 Truk Keliling Tangerang Semprot Disinfektan, Wakil Walkot Sebut untuk Ingatkan Pandemi Belum Usai

Megapolitan
UPDATE 10 Agustus: 17 RW di 15 Kelurahan Kota Bekasi Masuk Zona Merah

UPDATE 10 Agustus: 17 RW di 15 Kelurahan Kota Bekasi Masuk Zona Merah

Megapolitan
UPDATE 11 Agustus: Bertambah 10, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 647

UPDATE 11 Agustus: Bertambah 10, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 647

Megapolitan
Dituding Lecehkan Anak-anak secara Seksual, Pria di Citayam Nyaris Diamuk Warga

Dituding Lecehkan Anak-anak secara Seksual, Pria di Citayam Nyaris Diamuk Warga

Megapolitan
Perairan Pulau Pari Tercemar Gumpalan Minyak Berwarna Hitam

Perairan Pulau Pari Tercemar Gumpalan Minyak Berwarna Hitam

Megapolitan
Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Kembali Bertambah

Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Kembali Bertambah

Megapolitan
Hujan Deras dan Saluran Air Tersumbat, Kawasan Lenteng Agung Sempat Terendam

Hujan Deras dan Saluran Air Tersumbat, Kawasan Lenteng Agung Sempat Terendam

Megapolitan
Setelah Anji, Polisi Panggil Hadi Pranoto Terkait Video Temuan Obat Covid-19

Setelah Anji, Polisi Panggil Hadi Pranoto Terkait Video Temuan Obat Covid-19

Megapolitan
Tak Ada Dana, Insentif Tukang Gali Kubur dan Sopir Ambulans Khusus Covid-19 di Jakarta Tertunda

Tak Ada Dana, Insentif Tukang Gali Kubur dan Sopir Ambulans Khusus Covid-19 di Jakarta Tertunda

Megapolitan
Sejumlah Warga Mengamuk Saat Razia Masker, Banting Dompet hingga Minta Dipenjara

Sejumlah Warga Mengamuk Saat Razia Masker, Banting Dompet hingga Minta Dipenjara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X