Proyek Sodetan Menuju Waduk Pondok Ranggon I Capai 70 Persen

Kompas.com - 03/03/2020, 17:33 WIB
Waduk Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Senin (20/1/2020). Dokumentasi Kominfotik Jakarta TimurWaduk Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Senin (20/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pembangunan sodetan air dari Kali Sunter menuju Waduk Pondok Ranggon I telah mencapai 70 persen.

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Timur, Santo mengatakan, sodetan yang telah dikerjakan hingga akhir Februari 2020 adalah sepanjang 15 meter, lebar 3 meter dan kedalaman 4 meter.

"Saat ini progres pembangunannya sudah mencapai 70 persen," kata Santo dalam keterangannya, Selasa (3/3/2020).

Baca juga: Cegah Luapan Kali Sunter, Pemprov DKI Bangun Sodetan Menuju Waduk Pondok Ranggon

Pembangunan sodetan itu berguna untuk mengatasi banjir hasil luapan Kali Sunter yang melintasi wilayah Cipayung, Lubang Buaya, Pinang Ranti, Makasar, Halim Perdanakusuma, Kebon Pala, Cipinang Melayu, dan Pondok Bambu.

Waduk Pondok Rangon I yang saat sedang dibangun akan berfungsi sebagai tempat parkir air saat debit air Kali Sunter meluap.

"Pembangunan sodetan dilakukan akhir Februari lalu dan ditargetkan hari ini aliran sudah tembus ke Waduk Pondok Ranggon I," ujar Santo.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pembangunan sodetan itu tanpa pemasangan beton sebab Waduk Pondok Ranggon I belum selesai pembangunannya.

Baca juga: Masih Kurang 660 Meter, BBWSCC Tunggu Anies Bebaskan Lahan untuk Kelanjutan Sodetan Ciliwung

Santo menambahkan, kondisi Waduk Pondok Ranggon I saat ini sudah mulai terbentuk dengan kedalaman tujuh meter dan diproyeksikan dapat menampung 210.000 meter kubik air.

"Jika pembuatan sodetan ini rampung, akan dilanjutkan dengan pembuatan sodetan tahap kedua yang terkoneksi ke Waduk Pondok Ranggon II," ujar Santo.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

138 Pasien Covid-19 Jalani Isolasi di Graha Wisata Ragunan, Kapasitas Ruangan Tersedia Tinggal 6 Kamar

138 Pasien Covid-19 Jalani Isolasi di Graha Wisata Ragunan, Kapasitas Ruangan Tersedia Tinggal 6 Kamar

Megapolitan
Warga Ber-KTP Non DKI Terpapar Covid-19 di Jakarta, Ini Cara untuk Mendapatkan Perawatan

Warga Ber-KTP Non DKI Terpapar Covid-19 di Jakarta, Ini Cara untuk Mendapatkan Perawatan

Megapolitan
13 Tahun MRT Jakarta: Transformasi dan Kolaborasi

13 Tahun MRT Jakarta: Transformasi dan Kolaborasi

Megapolitan
Para Pesepeda Tolak Wacana Pembongkaran Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin

Para Pesepeda Tolak Wacana Pembongkaran Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin

Megapolitan
RS Mulai Penuh, Anies: Hindari Bepergian yang Tidak Perlu, Nanti Menyesal

RS Mulai Penuh, Anies: Hindari Bepergian yang Tidak Perlu, Nanti Menyesal

Megapolitan
Pihak Wisma Atlet: Coba Lebaran Kemarin Bisa Diatur, Lonjakan Covid-19 Tidak Setinggi Ini

Pihak Wisma Atlet: Coba Lebaran Kemarin Bisa Diatur, Lonjakan Covid-19 Tidak Setinggi Ini

Megapolitan
Diduga Sopir Mengantuk, Truk Muatan Bahan Bangunan Terguling di Permata Hijau

Diduga Sopir Mengantuk, Truk Muatan Bahan Bangunan Terguling di Permata Hijau

Megapolitan
Jumlah Pasien Rawat Inap RSDC Wisma Atlet di Kemayoran dan Pademangan Tembus 7.056

Jumlah Pasien Rawat Inap RSDC Wisma Atlet di Kemayoran dan Pademangan Tembus 7.056

Megapolitan
Anies: Kita di Rumah Saja Sabtu-Minggu, Jangan Bepergian

Anies: Kita di Rumah Saja Sabtu-Minggu, Jangan Bepergian

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Depok Tingkatkan WFH Jadi 70 Persen

Kasus Covid-19 Melonjak, Depok Tingkatkan WFH Jadi 70 Persen

Megapolitan
Melintas di JLNT Casablanca Bareng Mobil, Ini Komentar Para Pesepeda Road Bike

Melintas di JLNT Casablanca Bareng Mobil, Ini Komentar Para Pesepeda Road Bike

Megapolitan
Pasien Covid-19 yang Diisolasi di Rusun Nagrak Harus Melalui Rujukan Puskesmas

Pasien Covid-19 yang Diisolasi di Rusun Nagrak Harus Melalui Rujukan Puskesmas

Megapolitan
Cerita Pesepeda Lipat dan MTB yang Diusir Saat Coba Melintasi JLNT Casablanca

Cerita Pesepeda Lipat dan MTB yang Diusir Saat Coba Melintasi JLNT Casablanca

Megapolitan
Rusun Nagrak Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19, Dinkes DKI Siapkan Nakes hingga Poliklinik

Rusun Nagrak Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19, Dinkes DKI Siapkan Nakes hingga Poliklinik

Megapolitan
OJK Bakal Minta Blokir Aplikasi Pinjol Setelah Teror Pria yang Dijadikan Penjamin oleh Teman

OJK Bakal Minta Blokir Aplikasi Pinjol Setelah Teror Pria yang Dijadikan Penjamin oleh Teman

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X