Cegah Corona, Dinkes Bekasi Ingatkan Warga Tingkatkan Kekebalan Tubuh

Kompas.com - 03/03/2020, 18:44 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
Penulis Cynthia Lova
|

BEKASI, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan Kota Bekasi minta masyarakat berperilaku hidup bersih dan sehat. Hal itu untuk mencegah terpapar virus corona.

“Kita harus menjaga kesehatan dan hidup bersih. Sehingga tidak ada virus corona yang masuk, apabila kekebalan tubuh kita kuat, maka virus itu bisa ditangkal,” ujar Kadis Kesehatan kota Bekasi, Tanti Ruhilowati, di Stadion Bekasi, Selasa (3/3/2020).

Dinkes juga memberikan beberapa tips untuk menjaga kesehatan misalnya dengan makan dengan gizi yang seimbang. Ia juga meminta masyarakat agar rajin berolahraga dan istirahat yang cukup.

Baca juga: Satu Guru Diduga Terinfeksi Corona, Sekolah Internasional Ini Diliburkan

Selain itu, minum air mineral 8 gelas sehari juga penting. Kemudian, warga juga harus makan makanan yang dimasak sempurna.

“Jangan makan daging dan hewan yang berpotensi menularkan. Jaga kebersihan lingkungan dan cuci tangan pakai sabun,” kata Tanti.

Lalu, ia juga meminta agar masyarakat tidak merokok dahulu. Kemudian, gunakan masker bila batuk atau tutup mulut dengan lengan atas bagian dalam.

Jika demam dan sesak nafas, bisa segera ke fasilitas kesehatan.

“Jangan lupa juga berdoa,” tambah dia.

Baca juga: Waspada Virus Corona, Dinkes Tangsel Siagakan Tim Dokter 24 Jam di RSU

Tanti juga meminta agar masyarakat mencegah diri sendiri dari penyakit. Misalnya dengan hindari kontak langsung tanpa terproteksi dengan orang sakit saluran pernafasan dan hewan peliharaan.

“Terapkan juga higienis, hindari berpergian jika sakit atau ke tempat outbreak dan masak matang,” ucap dia.

Ia juga meminta masyarakat untuk menggunakan masker jika sakit. Dengan sejumlah tips yang diberikan, ia berharap di Bekasi terbebas dari virus corona.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pro Kontra Ganjil Genap di Tengah Pandemi Covid-19, Driver Ojol Untung tapi Pengguna Mobil Bingung

Pro Kontra Ganjil Genap di Tengah Pandemi Covid-19, Driver Ojol Untung tapi Pengguna Mobil Bingung

Megapolitan
Kuasa Hukum Sebut Bos PS Store Putra Siregar Jadi Korban Pembunuhan Karakter

Kuasa Hukum Sebut Bos PS Store Putra Siregar Jadi Korban Pembunuhan Karakter

Megapolitan
Polisi Dalami Motif Penembakan di Tangsel, Tersangka Klaim untuk Bubarkan Balap Liar

Polisi Dalami Motif Penembakan di Tangsel, Tersangka Klaim untuk Bubarkan Balap Liar

Megapolitan
Kuasa Hukum Sebut Jimmy Paling Tahu Kepabeanan Ponsel Putra Siregar, Siapa Dia?

Kuasa Hukum Sebut Jimmy Paling Tahu Kepabeanan Ponsel Putra Siregar, Siapa Dia?

Megapolitan
Patungan Rp 5.000 Tiap Rumah, Jadilah Pos Wifi Gratis untuk Siswa di Pondok Kopi

Patungan Rp 5.000 Tiap Rumah, Jadilah Pos Wifi Gratis untuk Siswa di Pondok Kopi

Megapolitan
Polisi Ungkap Peran 3 Tersangka Pelaku Penembakan yang Incar Pengendara di Tangsel

Polisi Ungkap Peran 3 Tersangka Pelaku Penembakan yang Incar Pengendara di Tangsel

Megapolitan
Tenaga Kesehatan di 5 Puskesmas Kota Bogor Positif Covid-19

Tenaga Kesehatan di 5 Puskesmas Kota Bogor Positif Covid-19

Megapolitan
Kuasa Hukum Sebut Putra Siregar Tidak Tahu Ponsel yang Dijualnya Ilegal

Kuasa Hukum Sebut Putra Siregar Tidak Tahu Ponsel yang Dijualnya Ilegal

Megapolitan
Jumlah Penumpang KRL Malah Turun Selama Penerapan Ganjil Genap Jakarta

Jumlah Penumpang KRL Malah Turun Selama Penerapan Ganjil Genap Jakarta

Megapolitan
Disebut Punya Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi di Jabar, Walkot Bekasi: Wajar karena Dekat Jakarta

Disebut Punya Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi di Jabar, Walkot Bekasi: Wajar karena Dekat Jakarta

Megapolitan
3 Lagi Pegawai PN Jakarta Barat Terpapar Covid-19

3 Lagi Pegawai PN Jakarta Barat Terpapar Covid-19

Megapolitan
Jelang Pilkada Depok, PSI: Prioritas Kami Mengakhiri Rezim PKS

Jelang Pilkada Depok, PSI: Prioritas Kami Mengakhiri Rezim PKS

Megapolitan
3 Pelaku Penembakan secara Acak di Tangsel Beraksi 7 Kali, 8 Pengendara Jadi Korban

3 Pelaku Penembakan secara Acak di Tangsel Beraksi 7 Kali, 8 Pengendara Jadi Korban

Megapolitan
Pemkot Depok Optimalkan Kampung Siaga Covid-19, Setiap RW Dapat Rp 2 Juta

Pemkot Depok Optimalkan Kampung Siaga Covid-19, Setiap RW Dapat Rp 2 Juta

Megapolitan
Struktur Bata di Bawah Stasiun Bekasi Diduga Bekas Markas di Zaman Jepang

Struktur Bata di Bawah Stasiun Bekasi Diduga Bekas Markas di Zaman Jepang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X