RSUD Kabupaten Tangerang Siapkan 7 Ruang Isolasi untuk Pasien Corona

Kompas.com - 03/03/2020, 18:56 WIB
Seorang perawat Indonesia melihat melalui jendela kaca dari ruang isolasi untuk pasien yang terinfeksi virus corona, di Rumah Sakit Undata di Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia, 3 Maret 2020. Rumah sakit di seluruh negeri sedang bersiap-siap untuk menghadapi kemungkinan wabah setelah dua kasus pertama virus corona. EPA-EFE/OPAN BUSTAN OPAN BUSTANSeorang perawat Indonesia melihat melalui jendela kaca dari ruang isolasi untuk pasien yang terinfeksi virus corona, di Rumah Sakit Undata di Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia, 3 Maret 2020. Rumah sakit di seluruh negeri sedang bersiap-siap untuk menghadapi kemungkinan wabah setelah dua kasus pertama virus corona. EPA-EFE/OPAN BUSTAN

TANGERANG, KOMPAS.com - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Desiriana Dinardianti mengatakan, Pemkab Tangerang melalui RSUD Tangerang menyiapkan 7 ruang isolasi.

Ruangan tersebut disiapkan apabila ada masyarakat di Tangerang yang terjangkit virus tersebut.

"Kita siapkan ruang isolasi di RSUD Tangerang, dan penanganan intensif terus dilakukan mulai dari puskesmas hingga rumah sakit rujukan," ujar Desi dalam keterangan tertulis, Selasa (3/3/2020).

Baca juga: [UPDATE] Virus Corona di Indonesia Terkini: 2 Positif, Ratusan Dipantau

Rumah sakit yang terletak di selatan Jalan Daan Mogot Kota Tangerang tersebut menjadi satu-satunya rumah sakit di Tangerang yang memiliki standar ruang isolasi.

Pasalnya, RSUD Kabupaten Tangerang pernah menjadi tempat isolasi kasus SARS beberapa tahun lalu.

Desi menambahkan pihaknya sudah melakukan pemantauan terhadap WNI dan WNA di Kabupaten Tangerang sejauh mana kondisi diwilayah Tangerang.

"Puskesmas terus melakukan pemantauan di setiap wilayah Kabupaten Tangerang, jika terindikasi siap siaga dirujuk ke RSUD Tangerang ," tutur dia.

Desi menambahkan, untuk mencegah penularan virus corona, bisa dilakukan dengan sering mencuci tangan menggunakan sabun, rajin olahraga, dan istirahat cukup.

"Gunakan masker bila batuk atau pilek, jangan mengkonsumsi daging yang tidak dimasak, konsumsi gizi seimbang perbanyak sayur dan buah, bila batuk pilek dan sesak nafas segera ke fasilitas kesehatan dan hati-hati kontak dengan hewan," kata dia.

Baca juga: 63 Karyawan Restoran Paloma Dalam Pemantauan Dinkes Terkait Virus Corona

Jika Anda atau orang terdekat mengalami gejala virus corona, dapat menghubungi Call Senter Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dengan nomor (021)- 5990535/081513554433.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aliran Sungai Ciliwung Jakarta Sudah Bersih dari Sampah Banjir

Aliran Sungai Ciliwung Jakarta Sudah Bersih dari Sampah Banjir

Megapolitan
Bentrok Kelompok Pemuda di Tebet, Ada yang Bawa Senjata Tajam

Bentrok Kelompok Pemuda di Tebet, Ada yang Bawa Senjata Tajam

Megapolitan
Bakal Pasangan Calon Tak Dihadirkan saat Penetapan Kandidat Pilkada Tangsel 2020

Bakal Pasangan Calon Tak Dihadirkan saat Penetapan Kandidat Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Jelang Penetapan Paslon, KPU Tangsel Cek Ulang Keabsahan Syarat Pendaftaran

Jelang Penetapan Paslon, KPU Tangsel Cek Ulang Keabsahan Syarat Pendaftaran

Megapolitan
Panti Pijat yang Ketahuan Buka di Kelapa Gading Tutup Pintu Depan untuk Kelabui Satgas Covid-19

Panti Pijat yang Ketahuan Buka di Kelapa Gading Tutup Pintu Depan untuk Kelabui Satgas Covid-19

Megapolitan
57 Kamera ETLE Dipasang Awasi Pelanggar Jakarta, Ini Titik Lokasinya

57 Kamera ETLE Dipasang Awasi Pelanggar Jakarta, Ini Titik Lokasinya

Megapolitan
Wisma Makara UI Akan Jadi Tempat Isolasi Warga Depok yang Positif Covid-19

Wisma Makara UI Akan Jadi Tempat Isolasi Warga Depok yang Positif Covid-19

Megapolitan
Apindo Sebut Butuh Kesadaran Karyawan untuk Kendalikan Kasus Covid-19 di Kawasan Industri

Apindo Sebut Butuh Kesadaran Karyawan untuk Kendalikan Kasus Covid-19 di Kawasan Industri

Megapolitan
UPDATE 22 September: Tambah 17 Kasus, 137 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

UPDATE 22 September: Tambah 17 Kasus, 137 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

Megapolitan
Tetap Buka Saat PSBB, Pengelola Panti Pijat Plus-plus di Kelapa Gading Jadi Tersangka

Tetap Buka Saat PSBB, Pengelola Panti Pijat Plus-plus di Kelapa Gading Jadi Tersangka

Megapolitan
Petugas Rapid Test yang Diduga Peras dan Lecehkan Penumpang di Bandara Soetta Jadi Tersangka

Petugas Rapid Test yang Diduga Peras dan Lecehkan Penumpang di Bandara Soetta Jadi Tersangka

Megapolitan
Saat Ditangkap di Tanjung Priok, Pengedar Sabu Sempat Buang Barang Bukti

Saat Ditangkap di Tanjung Priok, Pengedar Sabu Sempat Buang Barang Bukti

Megapolitan
Tak Pakai Masker, 46 Warga Ciracas Dikenakan Sanksi Kerja Sosial dan Denda

Tak Pakai Masker, 46 Warga Ciracas Dikenakan Sanksi Kerja Sosial dan Denda

Megapolitan
UPDATE 22 September: Tambah 1.122 Kasus Covid-19 Jakarta, 1.624 Pasien Meninggal

UPDATE 22 September: Tambah 1.122 Kasus Covid-19 Jakarta, 1.624 Pasien Meninggal

Megapolitan
Angkutan Umum Telat Bayar Denda Saat Operasi Yustisi, Izin Usahanya Akan Dicabut

Angkutan Umum Telat Bayar Denda Saat Operasi Yustisi, Izin Usahanya Akan Dicabut

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X