Terkait Corona, Satu Warga Tangsel dalam Pemantauan

Kompas.com - 03/03/2020, 21:25 WIB
Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany mengatakan saat ini ada satu warganya dipantau terkait pencegahan virus corona yang saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit Permata Pamulang. Hal tersebut dikatakan Airin saat berada di Pemkot Tangsel, Selasa (3/3/2020). KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiWali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany mengatakan saat ini ada satu warganya dipantau terkait pencegahan virus corona yang saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit Permata Pamulang. Hal tersebut dikatakan Airin saat berada di Pemkot Tangsel, Selasa (3/3/2020).

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan melalui Dinas Kesehatan mewaspadai penyebaran virus corona yang telah mewabah ke Indonesia.

Saat ini satu warga Tangsel statusnya dalam pemantauan.

"Kalau dari hasil rapat hanya 1, itu pun juga pemantauan dalam arti takut ada penyakit lainnya," kata Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany di kantornya kawasan Maruga, Tangerang Selatan, Selasa (3/3/2020).

Menurut Airin, satu orang yang dipantau tersebut saat ini tengah menjalani penanganan medis di Rumah Sakit Permata, Pamulang.

Berdasarkan pemeriksaan yang telah dikirimkan ke Rumah Sakit Sulianti Saroso, Jakarta, hasilnya menunjukan kalau seorang tersebut tak terindikasi virus corona.

Baca juga: RSPI Siapkan Pos Pemantauan Bagi Masyarakat yang Butuh Informasi Corona

"Sudah disampaikan bahwa belum ada, tidak ditemukan, dan diminta dilakukan pemantauan di rumah," kata Airin.

Namun, berdasarkan koordinasi dengan Dinkes Tangsel, satu orang yang dipantau tersebut tidak disarankan untuk dipulangkan ke rumah.

Saat ini Pemkot Tangsel masih mencari solusi untuk melakukan pemantauan pasien tersebut di luar dari rumah yang dihuninya.

"Tapi tadi inisiatif Dinkes dipantau di rumah sakit saja, kalau di rumah sakit kan ada dokter ada perawat dan ada alat," ucapnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komisi B DPRD Sarankan Pemprov DKI Tak Naikkan UMP 2021

Komisi B DPRD Sarankan Pemprov DKI Tak Naikkan UMP 2021

Megapolitan
Libur Panjang, Polisi Prediksi Puncak Arus Kendaraan Terjadi hingga Rabu Pagi

Libur Panjang, Polisi Prediksi Puncak Arus Kendaraan Terjadi hingga Rabu Pagi

Megapolitan
Lurah: PT Khong Guan Tawar Setengah Nilai Ganti Rugi yang Diajukan Warga

Lurah: PT Khong Guan Tawar Setengah Nilai Ganti Rugi yang Diajukan Warga

Megapolitan
Gagal Curi Motor karena Alarm Bunyi, 2 Pencuri Ditangkap

Gagal Curi Motor karena Alarm Bunyi, 2 Pencuri Ditangkap

Megapolitan
Bioskop XXI Summarecon Mall Bekasi Mulai Uji Coba Beroperasi Besok

Bioskop XXI Summarecon Mall Bekasi Mulai Uji Coba Beroperasi Besok

Megapolitan
UPDATE 27 Oktober: Bertambah 9 Kasus Positif, 151 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

UPDATE 27 Oktober: Bertambah 9 Kasus Positif, 151 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

Megapolitan
Anggota Marinir Hendak Dibegal saat Bersepeda, Polisi Kejar Pelaku

Anggota Marinir Hendak Dibegal saat Bersepeda, Polisi Kejar Pelaku

Megapolitan
Ingin Kelabui Polisi, Pembunuh WN Nigeria Membotaki Kepala Saat Kabur

Ingin Kelabui Polisi, Pembunuh WN Nigeria Membotaki Kepala Saat Kabur

Megapolitan
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Khusus Pemburu Begal Pesepeda

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Khusus Pemburu Begal Pesepeda

Megapolitan
UPDATE 27 Oktober: Bertambah 781, Kasus Covid-19 di Jakarta Capai 102.678

UPDATE 27 Oktober: Bertambah 781, Kasus Covid-19 di Jakarta Capai 102.678

Megapolitan
Depresi Suaminya 2 Bulan Tak Pulang, Perempuan Hamil Coba Bunuh Diri di Gambir

Depresi Suaminya 2 Bulan Tak Pulang, Perempuan Hamil Coba Bunuh Diri di Gambir

Megapolitan
JPO Halte Kramat Cilandak Timur Rawan Jambret, Warga Mengaku Takut Menyeberang Lewat Jembatan

JPO Halte Kramat Cilandak Timur Rawan Jambret, Warga Mengaku Takut Menyeberang Lewat Jembatan

Megapolitan
Lebih dari 3.000 Ojol dan Opang Masih Nekat Berkumpul Saat Tunggu Penumpang

Lebih dari 3.000 Ojol dan Opang Masih Nekat Berkumpul Saat Tunggu Penumpang

Megapolitan
Pria Panjat Pohon Sambil Pamer Kemaluan di Depok Dievakuasi ke Rumah Singgah Beji

Pria Panjat Pohon Sambil Pamer Kemaluan di Depok Dievakuasi ke Rumah Singgah Beji

Megapolitan
WN Nigeria Tewas Ditusuk Temannya Setelah Cekcok Taruhan Game Playstation

WN Nigeria Tewas Ditusuk Temannya Setelah Cekcok Taruhan Game Playstation

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X