Silih Berganti, 9 Orang Diisolasi di RSPI Sulianti Saroso

Kompas.com - 05/03/2020, 12:16 WIB
Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso Mohammad Syahril, Kamis (5/3/2020) KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARIDirektur Utama RSPI Sulianti Saroso Mohammad Syahril, Kamis (5/3/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Sembilan orang masih dirawat di RSPI Sulianti Saroso, Tanjung Priok, Jakarta Utara, hingga Kamis (5/3/2020) pagi ini. Jumlah itu masih terbilang sama sejak kemarin.

Namun, Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso, Mohammad Syahril mengatakan, ada dua pasien yang baru dirawat. Mereka bukan pasien pada hari sebelumnya.

"Jadi kemarin pasien kami ada sembilan, dan pada siang hari masuk satu, kemudian tadi malam masuk satu lagi. Semuanya itu close contact," kata Syahril di RSPID Sulianti Saroso

"(Namun,) kemudian ada yang pulang satu karena dinyatakan sembuh, warga negara asing (WNA). Yang kedua pindah ke ruangan," sambung dia.

Baca juga: Update Kasus Virus Corona, Pasien Membaik hingga Isolasi 4 Pengunjung Klub Amigos

Satu orang yang dipindah ruangkan tersebut sudah dinyatakan tidak mungkin menularkan penyakit.

Akan tetapi, kata Syahril, pasien tersebut masih butuh pemulihan sebelum diperbolehkan keluar dari rumah sakit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Syahril turut menyampaikan kondisi kesehatan terkini dari dua pasien yang positif virus corona. Menurut dia, dari semua gejala penyakit yang pernah dirasakan kedua pasien itu, hanya tersisa sedikit batuk.

"Kami menunggu pemeriksaan hari kelima ya besok. Mudah-mudahan nanti hasilnya negatif, dan kami periksa lagi negatif dua kali," ujar dia.

Baca juga: Status dalam Pengawasan, 10 Pasien di RSUP Persahabatan Dirawat di Ruang Isolasi

Sebelumnya diberitakan, dua WNI di Depok, Jawa Barat, positif terjangkit virus corona (Covid-19). Hal itu diumumkan oleh Presiden Joko Widodo pada Senin (2/3/2020).

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto pun memaparkan kronologi dua WNI itu terjangkit virus corona.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Depok Didesak Evaluasi Larangan Berkegiatan bagi Jemaah Ahmadiyah karena Inkonstitusional

Wali Kota Depok Didesak Evaluasi Larangan Berkegiatan bagi Jemaah Ahmadiyah karena Inkonstitusional

Megapolitan
Banyak Warga Dirikan Bangunan Liar di Bantaran Kali, Kasudin SDA Jaksel: Percuma Kita Keruk!

Banyak Warga Dirikan Bangunan Liar di Bantaran Kali, Kasudin SDA Jaksel: Percuma Kita Keruk!

Megapolitan
PSI DKI: Paling Cepat Minggu Depan Viani Limardi Berhenti Jadi Anggota DPRD

PSI DKI: Paling Cepat Minggu Depan Viani Limardi Berhenti Jadi Anggota DPRD

Megapolitan
Begal Bercelurit Cipayung Masih Dirawat di ICU Usai Tabrak Tiang Listrik

Begal Bercelurit Cipayung Masih Dirawat di ICU Usai Tabrak Tiang Listrik

Megapolitan
Orangtua Siswa SD di Kota Tangerang Belum Divaksinasi Covid-19, Anaknya Hanya Boleh Belajar Daring

Orangtua Siswa SD di Kota Tangerang Belum Divaksinasi Covid-19, Anaknya Hanya Boleh Belajar Daring

Megapolitan
Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang Kini Rawat Jalan

Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang Kini Rawat Jalan

Megapolitan
15 Ruang Terbuka Hijau di Jakpus Buka Mulai Besok, Ini Daftarnya

15 Ruang Terbuka Hijau di Jakpus Buka Mulai Besok, Ini Daftarnya

Megapolitan
Mulai Senin, Sistem Ganjil Genap Diterapkan di 13 Lokasi di Jakarta

Mulai Senin, Sistem Ganjil Genap Diterapkan di 13 Lokasi di Jakarta

Megapolitan
Murid SD di Kota Tangerang Diberikan Pemahaman soal Hidup Berdampingan dengan Covid-19

Murid SD di Kota Tangerang Diberikan Pemahaman soal Hidup Berdampingan dengan Covid-19

Megapolitan
Masjid Ahmadiyah Disegel Lagi, Pemkot Depok Dianggap Dukung Intoleransi Beragama

Masjid Ahmadiyah Disegel Lagi, Pemkot Depok Dianggap Dukung Intoleransi Beragama

Megapolitan
Polisi Selidiki Aksi Eksibisionis di Sudirman meski Korban Belum Melapor

Polisi Selidiki Aksi Eksibisionis di Sudirman meski Korban Belum Melapor

Megapolitan
Polisi Sebut Cara Penagihan Pinjol Ilegal Buat Korban Stres hingga Bunuh Diri

Polisi Sebut Cara Penagihan Pinjol Ilegal Buat Korban Stres hingga Bunuh Diri

Megapolitan
Realisasi Penerimaan Pajak DKI 2021 Baru Mencapai 62,18 Persen, Terendah Sektor Hiburan

Realisasi Penerimaan Pajak DKI 2021 Baru Mencapai 62,18 Persen, Terendah Sektor Hiburan

Megapolitan
Polisi Gerebek 5 Perusahaan Pinjol, 13 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka

Polisi Gerebek 5 Perusahaan Pinjol, 13 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka

Megapolitan
Masjid Ahmadiyah di Depok Disegel Lagi, Satpol PP: Perintah Wali Kota

Masjid Ahmadiyah di Depok Disegel Lagi, Satpol PP: Perintah Wali Kota

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.