Kompas.com - 05/03/2020, 16:40 WIB
Direktur Utama RSUP Persahabatan Rita Rogayah kepada awak media di RSUP Persahabatan, Jakarta Timur, Kamis (5/3/2020). KOMPAS.COM/DEAN PAHREVIDirektur Utama RSUP Persahabatan Rita Rogayah kepada awak media di RSUP Persahabatan, Jakarta Timur, Kamis (5/3/2020).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama RSUP Persahabatan Rita Rogayah menyatakan bahwa pihaknya tidak mengeluarkan surat keterangan bebas corona.

Hal itu dikatakan Rita untuk mengklarifikasi kabar yang beredar di masyarakat soal pelayanan surat keterangan bebas corona.

"Pernah baca ada di media sosial pemeriksaan check up corona, tes corona bebas corona. Nah ini saya mau klarifikasi, jadi saat ini tidak ada pemeriksaan check up untuk corona. Kami tidak mengeluarkan surat pernyataan bebas corona atau sertifikat bebas corona," kata Rita di lokasi, Kamis (5/3/2020).

Baca juga: Merasa Terpapar Virus Corona? Warga Depok Bisa Hubungi Hotline 112

Rita menambahkan, saat ini pihaknya membuka layanan poli untuk masyarakat yang sehat untuk sekedar konsultasi dan mengecek kesehatannya.

"Yang kami lakukan konsultasi dan bila ingin melakukan pemeriksaan maka kami akan melakukan pemeriksaan dan membuat surat keterangan kondisi saat itu yang bersangkutan dalam kondisi seperti apa," ujar Rita.

Rita menjelaskan bahwa tidak mudah untuk menyatakan seseorang bebas dari corona. Pihak rumah sakit hanya melakukan pemeriksaan tes corona terhadap orang yang mengalami gejala corona.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Panduan Lengkap Menghadapi Wabah Virus Corona

"Karena pada orang sehat kami tidak melakukan pemeriksaan lanjut untuk virus corona, pada orang sehat tidak. Jadi yang kami lakukan pemeriksaan khusus untuk virus corona bila ada gejala, ada kontak erat atau dari negara terjangkit yang kita sebut pasien dalam pengawasan," ujar Rita.

Adapun saat ini RSUP Persahabatan telah menerima 41 orang terkait Virus Corona (Covid-19). 10 orang di antaranya dirawat di ruang isolasi karena masuk kategori pasien dalam pengawasan.

Sedangkan, 31 orang sisanya masuk kategori orang dalam pemantauan (ODP) yang tidak dirawat di rumah sakit.

Diketahui, di Indonesia terdapat dua pasien positif corona yang kini diisolasi di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara. Total terdapat sembilan pasien yang diisolasi di RSPI.

Dua di antaranya pasien yang positif corona, sedangkan tujuh pasien lainnya yang masih dalam pengawasan atau suspect corona.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Kakek Jadi Satu-satunya yang Selamat dalam Kebakaran Rumah di Tambora, Keluarganya Tewas

Seorang Kakek Jadi Satu-satunya yang Selamat dalam Kebakaran Rumah di Tambora, Keluarganya Tewas

Megapolitan
Alasan Sinyal, Hakim Kabulkan Permintaan Munarman Dapat Hadir Sidang di PN Jaktim

Alasan Sinyal, Hakim Kabulkan Permintaan Munarman Dapat Hadir Sidang di PN Jaktim

Megapolitan
Sederet Fakta Kasus Penembakan di Exit Tol Bintaro: Ipda OS Jadi Tersangka, Korban Mengaku Wartawan

Sederet Fakta Kasus Penembakan di Exit Tol Bintaro: Ipda OS Jadi Tersangka, Korban Mengaku Wartawan

Megapolitan
Kala Janji Anies untuk Naikkan UMP Jakarta Terhalang PP Pengupahan

Kala Janji Anies untuk Naikkan UMP Jakarta Terhalang PP Pengupahan

Megapolitan
Kronologi Penembakan oleh Ipda OS di Exit Tol Bintaro: Bantu Warga yang Dibuntuti, Keluarkan Tembakan Saat Hendak Ditabrak

Kronologi Penembakan oleh Ipda OS di Exit Tol Bintaro: Bantu Warga yang Dibuntuti, Keluarkan Tembakan Saat Hendak Ditabrak

Megapolitan
Kafe di Pancoran Ditutup 3 Hari Buntut Sejumlah Pria Berpakaian Wanita Berjoget

Kafe di Pancoran Ditutup 3 Hari Buntut Sejumlah Pria Berpakaian Wanita Berjoget

Megapolitan
Demo Buruh di Balai Kota DKI dan Istana, Polisi Tutup Sejumlah Jalan

Demo Buruh di Balai Kota DKI dan Istana, Polisi Tutup Sejumlah Jalan

Megapolitan
Pukul 09.00 WIB, PN Jaktim Lanjutkan Sidang Munarman Terkait Terorisme

Pukul 09.00 WIB, PN Jaktim Lanjutkan Sidang Munarman Terkait Terorisme

Megapolitan
2 Pengeroyok Polisi di Pondok Indah Ditangkap, Pelaku Kakak Adik

2 Pengeroyok Polisi di Pondok Indah Ditangkap, Pelaku Kakak Adik

Megapolitan
Kebakaran di Tambora, Satu Keluarga Tewas

Kebakaran di Tambora, Satu Keluarga Tewas

Megapolitan
Polres Jaksel Tangkap 2 Pengeroyok Polisi di Pondok Indah

Polres Jaksel Tangkap 2 Pengeroyok Polisi di Pondok Indah

Megapolitan
Rabu Subuh, 4 Rumah di Tambora Terbakar

Rabu Subuh, 4 Rumah di Tambora Terbakar

Megapolitan
UPDATE: Tambah 2 Kasus di Kota Tangerang, 14 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 2 Kasus di Kota Tangerang, 14 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Potret Banjir Rob Jakarta | Adu Mulut antara Anggota DPRD DKI dan Direksi PT Transjakarta

[POPULER JABODETABEK] Potret Banjir Rob Jakarta | Adu Mulut antara Anggota DPRD DKI dan Direksi PT Transjakarta

Megapolitan
UPDATE: Tambah 2 Kasus di Tangsel, 39 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 2 Kasus di Tangsel, 39 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.