Pemprov DKI Imbau Manajemen Tutup Restoran Amigos hingga Dinyatakan Aman

Kompas.com - 05/03/2020, 19:34 WIB
kondisi Restoran Amigos di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (5/3/2020). Kabarnya restoran tersebut akan ditutup oleh Pemprov DKI Jakarta. KOMPAS.COM/WALDA MARISONkondisi Restoran Amigos di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (5/3/2020). Kabarnya restoran tersebut akan ditutup oleh Pemprov DKI Jakarta.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Cucu Ahmad Kurnia mengatakan pihaknya memang mengimbau manajemen Restoran Amigos, Kemang, Jakarta Selatan untuk menutup restorannya.

Namun pihaknya belum melayangkan surat resmi kepada restoran terkait imbauan tersebut.

"Jadi kita imbau untuk ditutup sementara. Kita memang belum surat tertulis secara tertutup. Kita lagi nunggu dari Dinas Kesehatan. Itu saja, untuk keamanan," kata dia saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (5/4/2020).

Baca juga: Dikabarkan Akan Ditutup Pemprov DKI, Restoran Amigos: Kita Masih Buka

Penutupan restoran dilakukan pasca beredar kabar bahwa rumah makan khas Meksiko ini jadi tempat pertama penyebaran virus corona.

Pasalnya, pasien 1 diduga bertemu dengan seorang WN Jepang pengidap virus corona di restoran tersebut.

Dinas Kesehatan pun sempat melakukan pemeriksaan di lokasi tersebut.

Cucu menambahkan, tempat itu ditutup sampai waktu yang belum ditentukan.

"Begitu Dinas Kesehatan menyatakan aman, ya baru dibuka lagi," kata dia.

Baca juga: Update Kasus Virus Corona, Pasien Membaik hingga Isolasi 4 Pengunjung Klub Amigos

Kabar Restoran Amigos ditutup dilontarkan pihak Pemprov DKI Jakarta. Namun ketika Kompas.com menyambangi restoran pada Kamis (5/4/2020) siang, restoran tersebut masih buka.

"Kami masih buka," kata Agus selaku manajer restoran.

Dia pun mengaku belum mendapat surat resmi dari pemerintah terkait penutupan restoran.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jakarta Catat Lonjakan Tertinggi, Ini 10 Kelurahan dengan Kasus Covid-19 Terbanyak

Jakarta Catat Lonjakan Tertinggi, Ini 10 Kelurahan dengan Kasus Covid-19 Terbanyak

Megapolitan
UPDATE Grafik 12 Juli: 7 Kasus Baru Covid-19 di Depok

UPDATE Grafik 12 Juli: 7 Kasus Baru Covid-19 di Depok

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta dan Tangerang Hujan Siang Nanti

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta dan Tangerang Hujan Siang Nanti

Megapolitan
Kronologi Penerbitan e-KTP Djoko Tjandra, Pengacara Sempat Temui Lurah Grogol Selatan

Kronologi Penerbitan e-KTP Djoko Tjandra, Pengacara Sempat Temui Lurah Grogol Selatan

Megapolitan
Anies Sebut Reklamasi Ancol untuk Atasi Banjir, KIARA: Alasan Klise

Anies Sebut Reklamasi Ancol untuk Atasi Banjir, KIARA: Alasan Klise

Megapolitan
PSBB Tangsel Kembali Diperpanjang 14 Hari sampai 26 Juli

PSBB Tangsel Kembali Diperpanjang 14 Hari sampai 26 Juli

Megapolitan
Tahun Ajaran Baru Dimulai Besok, Disdik Bogor Larang Sekolah Belajar Tatap Muka

Tahun Ajaran Baru Dimulai Besok, Disdik Bogor Larang Sekolah Belajar Tatap Muka

Megapolitan
Setiap Senin, Stasiun KRL Bogor, Cilebut dan Cikarang Tak Layani Penumpang THB

Setiap Senin, Stasiun KRL Bogor, Cilebut dan Cikarang Tak Layani Penumpang THB

Megapolitan
Jika Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Anies: Kita Semua Bisa Kembali Dalam Rumah

Jika Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Anies: Kita Semua Bisa Kembali Dalam Rumah

Megapolitan
Anies: 66 Persen Kasus Baru Jakarta adalah OTG

Anies: 66 Persen Kasus Baru Jakarta adalah OTG

Megapolitan
Izin Reklamasi Ancol Buat Nasib Pemulihan Teluk Jakarta Tidak Jelas

Izin Reklamasi Ancol Buat Nasib Pemulihan Teluk Jakarta Tidak Jelas

Megapolitan
Antisipasi Lonjakan Penumpang, Jadwal KRL dari Bogor dan Cikarang Ditambah

Antisipasi Lonjakan Penumpang, Jadwal KRL dari Bogor dan Cikarang Ditambah

Megapolitan
Anies Sebut Persebaran Covid-19  di Jakarta Sebagian Besar Terjadi di Pasar

Anies Sebut Persebaran Covid-19 di Jakarta Sebagian Besar Terjadi di Pasar

Megapolitan
Catat Lonjakan Kasus Tertinggi, Positivity Rate Covid-19 di Jakarta Naik Jadi 10 Persen

Catat Lonjakan Kasus Tertinggi, Positivity Rate Covid-19 di Jakarta Naik Jadi 10 Persen

Megapolitan
Tambah 404 Kasus, Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Kembali yang Tertinggi

Tambah 404 Kasus, Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Kembali yang Tertinggi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X