Kapolres Jaksel Imbau Demonstrasi di Depan Kedubes India Berjalan Kondusif

Kompas.com - 06/03/2020, 13:47 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Budi Sartono mengimbau massa aksi tertib menjalankan demonstrasi di depan gedung Kedutaan Besar India, Jakarta, Jumat (6/3/2020).

"Silakan menyuarakan apa yang memang mau disuarakan, tapi jangan buat anarkistis karena bisa mengganggu masyarakat yang lain," ucap dia saat ditemui di gedung Kedubes India.

Kepolisian mengerahkan sejumlah personel untuk mengamankan aksi. Personel Polres Jaksel dibantu Polda Metro Jaya, Brimob, dan TNI berjaga di sekitar lokasi.

Baca juga: Jelang Demo, Polisi Pasang Kawat Berduri di Depan Kedubes India

Pantauan Kompas.com di lokasi pukul 13.37 WIB, sejumlah orang sudah beraksi di depan gedung Kedubes India.

Massa yang mayoritas berpakaian putih itu memenuhi setengah jalur Jalan Rasuna Said yang mengarah ke Menteng, Jakarta Pusat.

Aksi berjalan dengan kondusif. Mereka dengan saksama mendengar orasi dari orator yang mengecam India.

Aksi unjuk rasa tersebut digelar oleh Front Pembela Islam (FPI), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF), dan Persaudaraan Alumni (PA) 212.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, aksi unjuk rasa itu digelar sebagai aksi protes atas kerusuhan antara umat Muslim dan Hindu di New Delhi, India.

Baca juga: Ini Rekayasa Lalu Lintas Hindari Demo Depan Kedubes India

Kerusuhan itu terjadi karena penolakan Citizenship Amendment Act (CAA) yang juga disebut sebagai UU Kewarganegaraan Anti-Muslim.

"Menyerukan umat Islam Indonesia untuk melakukan aksi protes ke Kedutaan Besar India di Jakarta pada hari Jumat, tanggal 6 Maret 2020," bunyi keterangan tentang aksi unjuk rasa itu.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.