Monyet Liar Acak-acak Lemari Pakaian Warga Citayam Depok

Kompas.com - 06/03/2020, 16:41 WIB
Seekor monyet liar mengacak-acak lemari pakaian di rumah warga Citayam, Depok, Jawa Barat, Kamis (5/3/2020) lalu. Instagram infodepok_idSeekor monyet liar mengacak-acak lemari pakaian di rumah warga Citayam, Depok, Jawa Barat, Kamis (5/3/2020) lalu.

DEPOK, KOMPAS.com - Seekor monyet liar dikabarkan mengacak-acak lemari pakaian di rumah warga Citayam, Depok, Jawa Barat, Kamis (5/3/2020) lalu.

Peristiwa itu direkam oleh warga dan ditayangkan di media sosial lewat Instagram @infodepok_id.

Keberadaan monyet liar ini disebut sudah beberapa kali dijumpai, wara-wiri dari perumahan ke perumahan.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana, Dinas Gulkarmat Kota Depok, Denny Romulo menyatakan bahwa anggotanya sudah siaga sejak Jumat (6/3/2020) pagi.

Monyet liar itu kini tengah kabur entah ke mana.

"Tadi dari pagi sampai sore belum kelihatan lagi. Kami sudah turunkan pawang beserta monyet betina untuk memancingnya," ujar Denny kepada Kompas.com, Jumat sore.

"Anggota sudah balik, tapi posisi standby untuk antisipasi meluncur," ia menambahkan.

Denny meminta warga agar terus memantau dan aktif melapor kepada jajarannya apabila melihat monyet liar tersebut kembali ke perumahan.

Hal ini penting, ucap dia, sebab jarak waktu antara laporan dengan kedatangan petugas terpaut 15 menit.

"Kita sarankan untuk warga sekitar lokasi dan Ketua RT untuk waspada karena dikhawatirkan menyerang anak kecil," tutur Denny.

"Tadi sudah kami sampaikan ke warga, bila melihat segera lapor supaya warga bisa menghitung waktu petugas yang datang," ia mengakhiri.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Sebut Millen Cyrus Tak Berkeberatan Ditahan di Sel Pria

Polisi Sebut Millen Cyrus Tak Berkeberatan Ditahan di Sel Pria

Megapolitan
Rencana Belajar Tatap Muka, Orangtua Ingin Diterapkan Setelah Ada Vaksin

Rencana Belajar Tatap Muka, Orangtua Ingin Diterapkan Setelah Ada Vaksin

Megapolitan
Nilai RAPBD DKI 2021 di Tinggkat Banggar Disepakati Rp 82,5 Triliun

Nilai RAPBD DKI 2021 di Tinggkat Banggar Disepakati Rp 82,5 Triliun

Megapolitan
6 Serbuan Karangan Bunga di Ibu Kota, Dukungan untuk Pangdam Jaya hingga Ahok-Djarot

6 Serbuan Karangan Bunga di Ibu Kota, Dukungan untuk Pangdam Jaya hingga Ahok-Djarot

Megapolitan
Gelapkan 48 Motor Sewaan, Satpam di Tangerang Ditangkap Polisi

Gelapkan 48 Motor Sewaan, Satpam di Tangerang Ditangkap Polisi

Megapolitan
Sekelompok Pemuda Tawuran di Johar Baru, Kocar-kacir Saat Dibubarkan Polisi

Sekelompok Pemuda Tawuran di Johar Baru, Kocar-kacir Saat Dibubarkan Polisi

Megapolitan
Dugaan Pungli Bansos oleh Ketua RT, Lurah Pluit: Warga Sukarela dan Terpaksa Beri Uang

Dugaan Pungli Bansos oleh Ketua RT, Lurah Pluit: Warga Sukarela dan Terpaksa Beri Uang

Megapolitan
Wajah Baru Halte Senen, Dilengkapi Lift dan Ruang Ramah Perempuan dan Anak

Wajah Baru Halte Senen, Dilengkapi Lift dan Ruang Ramah Perempuan dan Anak

Megapolitan
Memasuki Akhir Tahun, PAD Kota Bekasi Belum Capai Target

Memasuki Akhir Tahun, PAD Kota Bekasi Belum Capai Target

Megapolitan
Rapid Test Massal di Petamburan Tak Diperpanjang

Rapid Test Massal di Petamburan Tak Diperpanjang

Megapolitan
Jika Terbukti Bersalah Lakukan Pungli Bansos, Ketua RT 02 Muara Angke Akan Diberhentikan

Jika Terbukti Bersalah Lakukan Pungli Bansos, Ketua RT 02 Muara Angke Akan Diberhentikan

Megapolitan
3 Orang Reaktif Covid-19 di Petamburan Kabur Saat Menunggu Swab Antigen

3 Orang Reaktif Covid-19 di Petamburan Kabur Saat Menunggu Swab Antigen

Megapolitan
Sempat Ikut Maulid Nabi dan Kontak dengan Jemaah, 120 Warga Tebet Timur Non-reaktif Covid-19

Sempat Ikut Maulid Nabi dan Kontak dengan Jemaah, 120 Warga Tebet Timur Non-reaktif Covid-19

Megapolitan
Anies: Sudah Ada 9.000 Titik Wifi Gratis di Jakarta

Anies: Sudah Ada 9.000 Titik Wifi Gratis di Jakarta

Megapolitan
Penerimaan Pajak Restoran di Kota Bekasi Rp 198 Miliar, Terbesar di Sektor Pariwisata

Penerimaan Pajak Restoran di Kota Bekasi Rp 198 Miliar, Terbesar di Sektor Pariwisata

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X