Cek Kenaikan Harga Masker, Wakil Wali Kota Tangsel Sidak Apotek di Pamulang

Kompas.com - 06/03/2020, 18:28 WIB
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mendatangi salah satu apotek di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan,  Jumat (6/3/2020). Kedatangannya untuk memastikan tidak adanya pihak yang memanfaatkan dengan menaikan harga masker ditengah wabah corona.     KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiWakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mendatangi salah satu apotek di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan, Jumat (6/3/2020). Kedatangannya untuk memastikan tidak adanya pihak yang memanfaatkan dengan menaikan harga masker ditengah wabah corona.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com- Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mendatangi salah satu apotek di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan, Jumat (6/3/2020).

Benyamin turun dari mobil dan langsung memasuki apotek yang berlokasi di tepi jalan tersebut.

Kedatangan Benyamin pun mendapatkan perhatian para pengunjung yang sedang berada apotek tersebut.

Saat itu Benyamin berbincang dengan pihak apotek untuk memastikan tidak ada yang memanfaatkan dengan menaikan harga masker di tengah wabah corona.

Baca juga: Wali Kota Depok Pastikan Tak Akan Jual atau Bagi-bagi Masker untuk Umum

"Masker memang masih sulit dan langka. Karena masih mahal dari distributornya. Kita antisipasi itu," ujar Benyamin di lokasi, Jumat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Benyamin menjelaskan, untuk saat ini apotek tersebut tidak menyediakan penjualan masker dengan alasan harga beli pada distributornya yang terlampau tinggi dari biasanya.

"Tadinya satu boks masih itu kurang lebih Rp 30.000-an. Dari distributornya saja menurut apotek itu Rp 250.000. Jadi lebih memilih tak menyetok, karena agak sulit dijual," ucapnya.

Selain soal masker, kenaikan harga juga terjadi pada hand sanitizer hingga menyebabkan kelangkaan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

LRT Jabodebek Tabrakan di Jakarta Timur, Masinis Selamat

LRT Jabodebek Tabrakan di Jakarta Timur, Masinis Selamat

Megapolitan
Baru Tahap Uji Coba, Dua Kereta LRT Jabodetabek Cawang-Cibubur Bertabrakan

Baru Tahap Uji Coba, Dua Kereta LRT Jabodetabek Cawang-Cibubur Bertabrakan

Megapolitan
23 Warga Koja Keracunan Setelah Konsumsi Nasi Kotak Berlogo Parpol

23 Warga Koja Keracunan Setelah Konsumsi Nasi Kotak Berlogo Parpol

Megapolitan
Bocah Hanyut di Kali Angke Serpong Ditemukan Tewas, Terseret Arus hingga 5 Km

Bocah Hanyut di Kali Angke Serpong Ditemukan Tewas, Terseret Arus hingga 5 Km

Megapolitan
1.800 PMKS di Jakarta Barat Ikut Vaksinasi Dosis 1

1.800 PMKS di Jakarta Barat Ikut Vaksinasi Dosis 1

Megapolitan
Selidiki Penyebab Kecelakaan Bus Transjakarta di Cawang, Polisi Tes Darah Sopir

Selidiki Penyebab Kecelakaan Bus Transjakarta di Cawang, Polisi Tes Darah Sopir

Megapolitan
LRT Jabodebek Tabrakan di Jakarta Timur, Warga Dengar Dentuman

LRT Jabodebek Tabrakan di Jakarta Timur, Warga Dengar Dentuman

Megapolitan
Fakta Kecelakaan Bus Transjakarta, Dua Tewas dan 37 Luka-luka

Fakta Kecelakaan Bus Transjakarta, Dua Tewas dan 37 Luka-luka

Megapolitan
Hasil Pemeriksaan Dinas LH DKI, Teluk Jakarta Masih Tercemar Parasetamol

Hasil Pemeriksaan Dinas LH DKI, Teluk Jakarta Masih Tercemar Parasetamol

Megapolitan
Evaluasi Ganjil Genap di 13 Lokasi di Jakarta, Polisi: 90 Persen Masyarakat Sudah Patuh

Evaluasi Ganjil Genap di 13 Lokasi di Jakarta, Polisi: 90 Persen Masyarakat Sudah Patuh

Megapolitan
Imbas Pandemi, Pengajuan Paspor Baru di Bekasi Turun Drastis pada 2021

Imbas Pandemi, Pengajuan Paspor Baru di Bekasi Turun Drastis pada 2021

Megapolitan
PPKM Level 2 Jakarta, 50 RPTRA di Jakarta Pusat Kembali Dibuka

PPKM Level 2 Jakarta, 50 RPTRA di Jakarta Pusat Kembali Dibuka

Megapolitan
Perpanjang Kerja Sama TPST Bantargebang, Pemprov DKI Beri Hibah Rp 379,5 Miliar Per Tahun ke Pemkot Bekasi

Perpanjang Kerja Sama TPST Bantargebang, Pemprov DKI Beri Hibah Rp 379,5 Miliar Per Tahun ke Pemkot Bekasi

Megapolitan
Polisi Belum Tilang Pelanggar Ganjil Genap di 10 Ruas Jalan pada Senin-Rabu

Polisi Belum Tilang Pelanggar Ganjil Genap di 10 Ruas Jalan pada Senin-Rabu

Megapolitan
Kantin SD yang Gelar PTM di Kota Tangerang Dilarang Buka

Kantin SD yang Gelar PTM di Kota Tangerang Dilarang Buka

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.