Tawuran Pelajar di Kabupaten Bekasi, 8 Orang Jadi Tersangka

Kompas.com - 06/03/2020, 20:30 WIB
Ilustrasi perkelahian Ilustrasi perkelahian
Penulis Cynthia Lova
|


BEKASI, KOMPAS.com - Polisi menangkap 28 orang pelajar yang tawuran di Taman Buayah, Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Rabu (4/3/2020).

Dari 28 pelajar yang ditangkap, delapan orang dijadikan tersangka dan ditahan di Polsek Serang.

“Ada 28 orang kita amankan, kita pilah-pilah perannya mereka masing-masing hingga delapan orang yang ditetapkan jadi tersangka,” ujar Kapolsek Serang, AKP Wito saat dihubungi, Jumat (6/3/2020).

Baca juga: Viral di Medsos Tawuran di Bekasi, Polisi Tangkap 28 Pelajar

Wito mengatakan, delapan orang itu memiliki perannya masing-masing. Ada yang berperan sebagai penyerang, ada pula yang berperan sebagai provokator.

Mereka yang membawa senjata tajam juga ikut ditangkap oleh polisi.

Ia mengatakan, para tersangka ini sempat melarikan diri dan bersembunyi. Namun, jejak mereka diketahui oleh kepolisian.

“Awalnya mereka kabur, terus kita cari dan kembangkan hingga akhirnya terkumpul. Pas kami pilah-pilah terdapat delapan orang yang langsung ditetapkan jadi tersangka,” kata dia.

Baca juga: Ingin Melerai Tawuran, Polisi Dibacok Menggunakan Celurit di Daan Mogot

Wito mengatakan, delapan orang ini dikenakan pasal UU darurat Republik Indonesia Nomor 12 tahun 1951 dan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman paling lama 10 tahun penjara.

Saat ini delapan orang tersebut berada di dalam jeruji penjara.

“Kami masih selidiki, masih di polsek. Mereka dikenakan hukuman yang berbeda, yang bawa senjata tajam kena UU darurat. Sementara yang bacok kena pasal 351 KUHP,” tutur dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mulai 8 Juni, 50 Persen PNS Pemprov DKI Bakal Mulai Kerja di Kantor

Mulai 8 Juni, 50 Persen PNS Pemprov DKI Bakal Mulai Kerja di Kantor

Megapolitan
Kerugian Ekologis Akibat Perdagangan Ilegal 153 Reptil di Bandara Soetta Sangat Besar

Kerugian Ekologis Akibat Perdagangan Ilegal 153 Reptil di Bandara Soetta Sangat Besar

Megapolitan
Kurangi Bau Sampah, Damkar Tangsel Semprotkan Bahan Kimia ke TPA Cipeucang

Kurangi Bau Sampah, Damkar Tangsel Semprotkan Bahan Kimia ke TPA Cipeucang

Megapolitan
Masuk PSBB Proporsional, 16 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Berikut Daftarnya

Masuk PSBB Proporsional, 16 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Berikut Daftarnya

Megapolitan
Banjir Rob di Sunda Kelapa, 1.089 Keluarga Terdampak

Banjir Rob di Sunda Kelapa, 1.089 Keluarga Terdampak

Megapolitan
Kecamatan Senen Rencanakan Rapid Test Kampung di 6 Kelurahan

Kecamatan Senen Rencanakan Rapid Test Kampung di 6 Kelurahan

Megapolitan
PSBB Bogor, Aktivasi Mal Tunggu Perubahan Status Level Kewaspadaan

PSBB Bogor, Aktivasi Mal Tunggu Perubahan Status Level Kewaspadaan

Megapolitan
Rumah Karaoke di Bekasi Boleh Beroperasi asal Karyawannya Rapid Test

Rumah Karaoke di Bekasi Boleh Beroperasi asal Karyawannya Rapid Test

Megapolitan
Rentetan Perampokan, Polisi Minta Minimarket Dijaga Sekuriti

Rentetan Perampokan, Polisi Minta Minimarket Dijaga Sekuriti

Megapolitan
4 RT Zona Merah Covid-19 di Kelurahan Kramat Gunakan Sistem Satu Pintu

4 RT Zona Merah Covid-19 di Kelurahan Kramat Gunakan Sistem Satu Pintu

Megapolitan
UI Pertimbangkan Terapkan Sistem Kuliah Campuran Tatap Muka dan Daring

UI Pertimbangkan Terapkan Sistem Kuliah Campuran Tatap Muka dan Daring

Megapolitan
Hasil Rapid Test, 19 Orang di Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 2 Cipayung Reaktif Covid-19

Hasil Rapid Test, 19 Orang di Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 2 Cipayung Reaktif Covid-19

Megapolitan
Ini Syarat Aktivitas di Rumah Ibadah saat PSBB Proporsional di Depok

Ini Syarat Aktivitas di Rumah Ibadah saat PSBB Proporsional di Depok

Megapolitan
Tempat Spa di Bekasi Boleh Beroperasi, Terapis Wajib Jalani Rapid Test

Tempat Spa di Bekasi Boleh Beroperasi, Terapis Wajib Jalani Rapid Test

Megapolitan
Akhir Pekan, Layanan Pengajuan SIKM Tangsel Tetap Beroperasi

Akhir Pekan, Layanan Pengajuan SIKM Tangsel Tetap Beroperasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X