Setelah Masker dan Hand Sanitizer, Warga Serbu Obat Herbal di Apotek untuk Cegah Corona

Kompas.com - 06/03/2020, 20:42 WIB
Apotek Kawi, Pamulang, Tangsel di buru oleh masyarakat yang mencari vitamin dan obat herbal guna melakukan pencegahan virus corona. Hal teraebut dikatakan oleh Kepala Apotek Kawi, Wajiko saat ditemui di lokasi, Jumat (6/3/2020). KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiApotek Kawi, Pamulang, Tangsel di buru oleh masyarakat yang mencari vitamin dan obat herbal guna melakukan pencegahan virus corona. Hal teraebut dikatakan oleh Kepala Apotek Kawi, Wajiko saat ditemui di lokasi, Jumat (6/3/2020).

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com- Setelah pengumuman dua orang WNI terkonfirmasi virus corona, masyarakat kini berusaha mencari penangkal guna terhindar dari virus asal China tersebut.

Selain masker dan hand sanitizer, masyarakat juga mencari obat herbal yang memiliki kandungan ramuan tradisional di apotek.

Salah satunya Apotek Kawi kawasan Pamulang, Tangerang Selatan yang menerima banyak permintaan soal vitamin hingga obat herbal.

Baca juga: Cek Kenaikan Harga Masker, Wakil Wali Kota Tangsel Sidak Apotek di Pamulang

"Vitamin daya tahan tubuh kemudian obat yang mengandung jahe temulawak itu banyak juga yang beli," kata Kepala Apotek Kawi, Pamulang, Wajiko saat ditemui, Jumat (6/3/2020).

Menurut Wajiko, masyarakat banyak membeli vitamin dan obat herbal tersebut setelah sulit mendapatkan masker.

Bahkan, kata Wajiko, selama ini apotek sudah tidak menyetok masker dalam waktu dua minggu terakhir.

Baca juga: UPDATE: 9 Orang Diisolasi di RSPI Sulianti Saroso, 4 Positif Corona

"Kurang lebih setengah bulan. Makanya kita tulis itu di pintu masker kosong karena kita capek banyak yang nanya soal masker," ucapnya.

Selain vitamin dan obat herbal, masyarakat juga rela membeli alkohol karena merupakan bahan untuk membuat hand sanitizer.

"Masker dan pembersih tangan habis, alkohol botolan itu buat alternatif itu dipakai masyarakat. Sudah gitu termometer juga banyak yang beli yang harganya tidak sampai Rp 50 ribu itu," tutupnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Megapolitan
Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Megapolitan
UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

Megapolitan
Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Megapolitan
Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Megapolitan
Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Megapolitan
Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Megapolitan
Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Megapolitan
Langgar Aturan PPKM, 2 Tempat Karaoke di Jakarta Barat Disegel

Langgar Aturan PPKM, 2 Tempat Karaoke di Jakarta Barat Disegel

Megapolitan
Bupati Kepulauan Seribu: Destinasi Wisata Kampung Jepang Siap Dibangun di Untung Jawa

Bupati Kepulauan Seribu: Destinasi Wisata Kampung Jepang Siap Dibangun di Untung Jawa

Megapolitan
Warga Cilincing Mulai Perbaiki Atap Rumah yang Rusak Diterpa Angin Kencang

Warga Cilincing Mulai Perbaiki Atap Rumah yang Rusak Diterpa Angin Kencang

Megapolitan
Bupati Kepulauan Seribu: Pulau Sebaru Tak Jadi Dibuat Rumah Sakit Covid-19

Bupati Kepulauan Seribu: Pulau Sebaru Tak Jadi Dibuat Rumah Sakit Covid-19

Megapolitan
Pembersihan Lautan Sampah di Kampung Bengek dan Munculnya Kesadaran Warga Jaga Kebersihan

Pembersihan Lautan Sampah di Kampung Bengek dan Munculnya Kesadaran Warga Jaga Kebersihan

Megapolitan
Anggota TNI yang Ditusuk Tetangga di Jakarta Timur Kondisinya Membaik

Anggota TNI yang Ditusuk Tetangga di Jakarta Timur Kondisinya Membaik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X