Setelah Dipakai Evakuasi WNI Kapal Diamond Princess, Pesawat Milik Garuda Belum Beroperasi Lagi

Kompas.com - 06/03/2020, 21:05 WIB
Proses sterilisasi pesawat oleh GMF Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (6/3/2020) IstimewaProses sterilisasi pesawat oleh GMF Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (6/3/2020)
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Pesawat tipe Airbus A330 milik Garuda Indonesia yang digunakan untuk menjemput 68 Warga Negara Indonesia (WNI) anak buah kapal pesiar Diamond Princess di Jepang belum bisa beroperasi seperti biasa.

Direktur Line Operation GMF AeroAsia, Beni Gunawan mengatakan Jumat (6/3/2020) ini merupakan hari keenam pesawat tersebut terparkir di Bandara Kertajati Jawa Barat.

"Pesawat ada di Kertajati standby," ujar dia di GMF Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (6/3/2020).

Namun, lanjut Beni, semua pelaksanaan perawatan dari proses evakuasi WNI sudah dilakukan secara keseluruhan.

"Semua pelaksanaan maintenance sudah selesai," tutur dia.

Baca juga: 1 Kru Diamond Princess Suspect Covid-19, Diisolasi di RS Persahabatan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Begitu juga proses penyemprotan desinfektan sebagai salah satu upaya sterilisasi bagi pesawat yang melakukan perjalan ke negara terjangkit.

"Sudah dinyatakan clear dan sudah diservis, sudah maintenance juga pesawat itu," tutur Beni.

Adapun sebelumnya, pesawat Garuda Indonesia tipe Airbus A330 tersebut tiba di Bandara Kertajati Jawa Barat pada 1 Maret 2020 dini hari.

Penjemputan tersebut membawa 68 WNI dan beberapa kru kabin dari berbagai instansi pemerintah pusat termasuk Kementerian Kesehatan yang berwenang dalam kesehatan WNI dan awak kabin.

Baca juga: Sembuh dari Corona, 2 ABK Diamond Princess Akan Dipulangkan dari Jepang

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menegaskan, 68 Warga Negara Indonesia (WNI) yang akan dievakuasi dari kapal pesiar Diamond Princess telah melalui proses pemeriksaan kesehatan.

Ia pun memastikan 68 WNI itu dalam kondisi sehat.

"Sebelum dikembalikan mereka telah melakukan pemeriksaan PCR dan status mereka negatif (dari corona)," kata Retno di Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (28/2/2020).

Diketahui, Retno melepas tim evakuasi WNI di Yokohama, Jepang yang terdiri dari 23 personel.



Video Rekomendasi

25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kejar Target, Vaksinasi Covid-19 untuk Siswa SMP di Kota Bekasi Digelar hingga Malam

Kejar Target, Vaksinasi Covid-19 untuk Siswa SMP di Kota Bekasi Digelar hingga Malam

Megapolitan
Selidiki Pungli Bansos di Kota Tangerang, Polisi Periksa 3 Orang Lagi

Selidiki Pungli Bansos di Kota Tangerang, Polisi Periksa 3 Orang Lagi

Megapolitan
Permudah Warga, Mobil Vaksinasi Keliling Dihadirkan di Cilandak Timur

Permudah Warga, Mobil Vaksinasi Keliling Dihadirkan di Cilandak Timur

Megapolitan
Dinsos Kota Tangerang Akan Salurkan Bansos Rp 300.000, Ini Kriteria Penerima Bantuan

Dinsos Kota Tangerang Akan Salurkan Bansos Rp 300.000, Ini Kriteria Penerima Bantuan

Megapolitan
Anggaran Baju DPRD Kota Tangerang Rp 675 Juta, Pengamat: Mana Sense of Crisis-nya?

Anggaran Baju DPRD Kota Tangerang Rp 675 Juta, Pengamat: Mana Sense of Crisis-nya?

Megapolitan
UPDATE 4 Agustus: Tangsel Catat 10.456 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 4 Agustus: Tangsel Catat 10.456 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Diduga Depresi karena Cerai, Seorang Wanita Nekat Lompat dari Lantai 5 Apartemen di Sunter

Diduga Depresi karena Cerai, Seorang Wanita Nekat Lompat dari Lantai 5 Apartemen di Sunter

Megapolitan
23 Dosen-Staf Universitas Mercu Buana Disebut Dipecat Tanpa Pesangon, Ini Penjelasan Pihak Kampus

23 Dosen-Staf Universitas Mercu Buana Disebut Dipecat Tanpa Pesangon, Ini Penjelasan Pihak Kampus

Megapolitan
Kasus DBD di Jaktim Tertinggi ke-5 di Indonesia, Pemkot: Karena Padat Penduduk

Kasus DBD di Jaktim Tertinggi ke-5 di Indonesia, Pemkot: Karena Padat Penduduk

Megapolitan
24 Pelaku Jual Obat Covid-19 Lebih Mahal lewat Online, Ada yang Seharga Rp 40 Juta

24 Pelaku Jual Obat Covid-19 Lebih Mahal lewat Online, Ada yang Seharga Rp 40 Juta

Megapolitan
Anies Undang Wali Kota London Jadi Pembicara Forum Diskusi di Jakarta

Anies Undang Wali Kota London Jadi Pembicara Forum Diskusi di Jakarta

Megapolitan
Rekrutmen Tenaga Medis di Tangsel Sepi Peminat, Hanya Ada 10 Pendaftar

Rekrutmen Tenaga Medis di Tangsel Sepi Peminat, Hanya Ada 10 Pendaftar

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Berikan Relaksasi Pajak untuk Usaha Pariwisata

Pemprov DKI Akan Berikan Relaksasi Pajak untuk Usaha Pariwisata

Megapolitan
Dari Target 32.468, Baru 4.400 Keluarga yang Terima Bansos Beras di Kota Tangerang

Dari Target 32.468, Baru 4.400 Keluarga yang Terima Bansos Beras di Kota Tangerang

Megapolitan
Dapat Donasi 300 Paket Sembako, Pemkot Jaksel Langsung Salurkan ke PKL

Dapat Donasi 300 Paket Sembako, Pemkot Jaksel Langsung Salurkan ke PKL

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X