Kompas.com - 09/03/2020, 12:27 WIB
Penjualan masker Pasar Jaya di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, dibagi 4 kloter, Senin (9/3/2020). KOMPAS.COM/DEAN PAHREVIPenjualan masker Pasar Jaya di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, dibagi 4 kloter, Senin (9/3/2020).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Penjualan masker oleh Perumda Pasar Jaya di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, dibagi dalam empat kloter, Senin (9/3/2020).

Pantauan Kompas.com di lokasi, penjualan masker kini tidak lagi berlokasi di Jakmart lantai satu Pasar Pramuka.

Penjualan masker dipindah di lantai 3 Pasar Pramuka tepatnya di depan Bank DKI.

Pada kaca salah satu ruangan di lantai 3, tertempel kertas bertuliskan informasi jadwal penjualan masker yang dibagi dalam empat kloter.

Baca juga: Polemik Masker Pasar Jaya: Dari Rp 300.000 Jadi Rp 125.000, Kok Masih Mahal?

Kloter pertama dibuka dari pukul 09.00-10.00 WIB. Kloter kedua, pukul 10.00-11.00 WIB, kloter ketiga, pukul 13.00-14.00 WIB, dan kloter keempat, pukul 14.00-15.00 WIB.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Masing-masing kloter dibatasi hanya untuk 100 pembeli.

"Nanti dibagikan nomor antrean, satu jadwal dibatasi 100 orang biar rapi," kata Irwansyah, salah satu Petugas Keamanan PD Pasar Jaya di lokasi, Senin.

Selain itu, tiap orang kini hanya diperbolehkan membeli masker sebanyak 20 buah.

Adapun masker tersebut dijual harga terjangkau sebesar Rp 2.500 per lembarnya.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Bekasi yang NIK-nya Dipakai Orang Lain Akhirnya Boleh Ikut Vaksinasi Covid-19

Warga Bekasi yang NIK-nya Dipakai Orang Lain Akhirnya Boleh Ikut Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Jadi Tersangka Kasus Penimbunan Obat Covid-19, Komisaris Utama PT ASA Diperiksa Hari Ini

Jadi Tersangka Kasus Penimbunan Obat Covid-19, Komisaris Utama PT ASA Diperiksa Hari Ini

Megapolitan
Ketua DPC Partai Demokrat Tangsel Meninggal Dunia karena Terpapar Covid-19

Ketua DPC Partai Demokrat Tangsel Meninggal Dunia karena Terpapar Covid-19

Megapolitan
Mobilitas Warga Meningkat Saat PPKM Level 4 di Jakarta, Polisi Kembali Perketat Titik Penyekatan

Mobilitas Warga Meningkat Saat PPKM Level 4 di Jakarta, Polisi Kembali Perketat Titik Penyekatan

Megapolitan
PPKM Level 4 Diperpanjang, Ganjil Genap di Kota Bogor Terus Berlanjut

PPKM Level 4 Diperpanjang, Ganjil Genap di Kota Bogor Terus Berlanjut

Megapolitan
UPDATE 4 Agustus: Kini Tersisa 2.197 Pasien Covid-19 di Wisma Atlet

UPDATE 4 Agustus: Kini Tersisa 2.197 Pasien Covid-19 di Wisma Atlet

Megapolitan
Mobilitas di Jakarta Kembali Meningkat, Polisi Duga Ada Kantor yang Tak Lagi Terapkan WFH

Mobilitas di Jakarta Kembali Meningkat, Polisi Duga Ada Kantor yang Tak Lagi Terapkan WFH

Megapolitan
Polisi Tangkap Pria di Cengkareng yang Aniaya Mertua hingga Tewas

Polisi Tangkap Pria di Cengkareng yang Aniaya Mertua hingga Tewas

Megapolitan
NIK Warga Bekasi Dipakai Orang Lain untuk Vaksinasi, Dukcapil Minta Kemenkes Telusuri

NIK Warga Bekasi Dipakai Orang Lain untuk Vaksinasi, Dukcapil Minta Kemenkes Telusuri

Megapolitan
Deretan Fakta Pengendara Moge Tabrak Pemotor hingga Tewas Saat Sunmori di Bintaro

Deretan Fakta Pengendara Moge Tabrak Pemotor hingga Tewas Saat Sunmori di Bintaro

Megapolitan
Pasien Covid-19 Menurun, RSUD Kota Bekasi Bongkar Semua Tenda Darurat

Pasien Covid-19 Menurun, RSUD Kota Bekasi Bongkar Semua Tenda Darurat

Megapolitan
Awak Ambulans Berbohong Saat Mengaku Telah Dihalangi Sedan di Pamulang

Awak Ambulans Berbohong Saat Mengaku Telah Dihalangi Sedan di Pamulang

Megapolitan
Dugaan Pungli Parkir di Cikini dan Respons Dishub DKI Jakarta

Dugaan Pungli Parkir di Cikini dan Respons Dishub DKI Jakarta

Megapolitan
Daftar Aktivitas Publik di Jakarta yang Wajib Menunjukkan Sertifikat Vaksin Covid-19

Daftar Aktivitas Publik di Jakarta yang Wajib Menunjukkan Sertifikat Vaksin Covid-19

Megapolitan
1,3 Juta Orang Telah Terima Vaksin Covid-19 di Jakarta Barat

1,3 Juta Orang Telah Terima Vaksin Covid-19 di Jakarta Barat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X