Kompas.com - 09/03/2020, 22:20 WIB
Asap tebal menyelimuti perumahan warga di Jalan Kemuning, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat imbas kebakaran lapak barang bekas pada Senin (9/3/2020) siang. Dok. Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota DepokAsap tebal menyelimuti perumahan warga di Jalan Kemuning, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat imbas kebakaran lapak barang bekas pada Senin (9/3/2020) siang.

DEPOK, KOMPAS.com - Area lapak barang bekas di Jalan Kemuning, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat hangus dilalap api pada Senin (9/3/2020) siang. Api dengan cepat membesar lantaran diterpa angin kencang.

"Warga sekitar panik," ujar Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Welman Naipospos di lokasi.

Welman menduga, kebakaran dipicu tindakan bakar sampah di dekat area lapak barang bekas tersebut.

Baca juga: Kebakaran di Belakang Menara Mulia, Api Lahap Bangunan Kosong

Angin kencang yang berembus menerbangkan sejumlah material sampah hingga mendarat di lapak barang bekas yang terdiri dari bahan-bahan mudah terbakar.

"Karena cuacanya rada panas, angin kencang, terbawa angin. Itu siang hari tadi, katanya itu orang sudah sering bakar sampah," ujar Welman.

Namun, ia memastikan bahwa api dengan cepat dilokalisasi oleh pemadam kebakaran yang tiba bersama 6 armadanya. Tidak ada korban luka maupun korban jiwa pula.

"Yang terbakar hanya timbunan lapak barang-barang bekas. Kami lihat kurang lebih 200 meteran luas area yang terbakar," kata Welman.

"Tidak ada rumah warga yang terbakar karena tadi kami cepat lokalisasi agar tidak menyebar ke mana-mana," ia menambahkan.

Penyebab pasti kebakaran masih didalami polisi. Begitu pun prakiraan nilai kerugian yang timbul akibat insiden itu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Angkasa Pura II Klaim Belum Ada Kenaikan Penumpang di Soekarno-Hatta Saat Arus Balik Lebaran

Angkasa Pura II Klaim Belum Ada Kenaikan Penumpang di Soekarno-Hatta Saat Arus Balik Lebaran

Megapolitan
Cegah Penularan Covid-19, Polisi Bubarkan Wisatawan di Transera Waterpark Bekasi

Cegah Penularan Covid-19, Polisi Bubarkan Wisatawan di Transera Waterpark Bekasi

Megapolitan
Arus Balik Lebaran, Wakil Ketua DPRD DKI: Jangan Sampai yang Mudik Rugikan Warga yang Menetap

Arus Balik Lebaran, Wakil Ketua DPRD DKI: Jangan Sampai yang Mudik Rugikan Warga yang Menetap

Megapolitan
Rumah Warga Jakarta Selatan yang Mudik Akan Ditandai Stiker

Rumah Warga Jakarta Selatan yang Mudik Akan Ditandai Stiker

Megapolitan
Bayi Laki-laki Ditemukan di Pinggir Kali Jelawai Kebayoran Baru dalam Kondisi Hidup

Bayi Laki-laki Ditemukan di Pinggir Kali Jelawai Kebayoran Baru dalam Kondisi Hidup

Megapolitan
Cerita Relawan Covid-19 yang Tetap Bekerja di Masa Libur Lebaran...

Cerita Relawan Covid-19 yang Tetap Bekerja di Masa Libur Lebaran...

Megapolitan
Pemeriksaan di Kolong Tol Bitung, Pengendara Diminta KTP, SIKM hingga Hasil Swab Test Antigen

Pemeriksaan di Kolong Tol Bitung, Pengendara Diminta KTP, SIKM hingga Hasil Swab Test Antigen

Megapolitan
Pemkot Depok Bersiap Hadapi Arus Balik, Pendatang Akan Didata untuk Tes Antigen Covid-19

Pemkot Depok Bersiap Hadapi Arus Balik, Pendatang Akan Didata untuk Tes Antigen Covid-19

Megapolitan
Wisata Air Putri Duyung di Depok Disambangi Satpol PP karena Pengunjung Membludak

Wisata Air Putri Duyung di Depok Disambangi Satpol PP karena Pengunjung Membludak

Megapolitan
Penyekatan dan Screening Pemudik Diperpanjang, Ini 12 Titik Pemeriksaan Swab Test Antigen di Jabodetabek

Penyekatan dan Screening Pemudik Diperpanjang, Ini 12 Titik Pemeriksaan Swab Test Antigen di Jabodetabek

Megapolitan
SIKM Jakarta Hanya Berlaku Sampai 17 Mei, Warga Tetap Wajib Bawa Surat Negatif Covid-19

SIKM Jakarta Hanya Berlaku Sampai 17 Mei, Warga Tetap Wajib Bawa Surat Negatif Covid-19

Megapolitan
Ragunan Tutup, Pengunjung yang Terlanjur Datang Pilih Liburan di Mal

Ragunan Tutup, Pengunjung yang Terlanjur Datang Pilih Liburan di Mal

Megapolitan
Arus Balik Lebaran, Pemkot Jakarta Timur Sediakan Swab Test Antigen Gratis

Arus Balik Lebaran, Pemkot Jakarta Timur Sediakan Swab Test Antigen Gratis

Megapolitan
Perampok di Bekasi Perkosa Gadis yang Sedang Main Tiktok, Ancam Bunuh jika Teriak

Perampok di Bekasi Perkosa Gadis yang Sedang Main Tiktok, Ancam Bunuh jika Teriak

Megapolitan
Maling Mobil di Bekasi Tabrak 8 Warga saat Kabur, Diamuk Massa di Cakung

Maling Mobil di Bekasi Tabrak 8 Warga saat Kabur, Diamuk Massa di Cakung

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X