Kompas.com - 10/03/2020, 08:06 WIB
Kapolsek Metro Tamansari AKBP Abdul Ghafur di Mapolsek Metro Tamansari, Jakarta Barat, Senin (9/3/2020) KOMPAS.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARKapolsek Metro Tamansari AKBP Abdul Ghafur di Mapolsek Metro Tamansari, Jakarta Barat, Senin (9/3/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi pencurian melibatkan Warga Negara Asing (WNA) asal Timur Tengah terjadi di wilayah Tamansari Jakarta Barat.

Kali ini Unit Reskrim Polsek Tamansari mengamankan seorang WNA asal Palestina berinisial MN (40) di Tamansari yang melakukan aksi pencurian sekaligus kekerasan.

Korbannya tidak tanggung-tanggung yakni sesama warga yang berasal dari Timur Tengah. Berikut kronologi dan fata aksi MN:

MN menghampiri korban dengan modus salam

Aksi pencurian yang dilakukan MN terjadi pada tanggal 14 Februari 2020 sekitar pukul 18.20 WIB.

Kala itu MN mencuri barang milik sesama WNA asal Timur Tengah yang tengah menginap di salah satu hotel yang berada di kawasan Mangga Besar.

Baca juga: Polisi Tangkap WNA yang Bawa Kabur Mobil Pengunjung Hotel

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepada korban, MN melayangkan salam dan memperkenalkan diri bahwa dirinya berasal dari Yordania.

MN pun melayangkan salam dan berusaha menarik perhatian korban.

"Peristiwa itu terjadi 14 Februari 2020, saat itu, korban yang baru tiba kembali di hotel didekati pelaku yang menyampaikan salam dan berbicara menggunakan bahasa Arab," kata Kapolsek Tamansari AKBP Abdul Ghafur di Mapolsek Metro Tamansari, Jakarta Barat, Senin (9/3/2020).

Salam tidak digubris, MN buntuti korban

Namun, salah tersebut tidak dijawab oleh korban karena fokus menurunkan barang dari dalam keluar mobil.

MN merasa salamnya tidak dihargai dan diam-diam membuntuti korban dari parkiran hingga ke kamar hotel.

Korban pun tidak tahu bahwa dirinya sedang diikuti oleh MN saat berjalan ke kamarnya.

"Berikan salam, namun tidak diindahkan korban lalu korban memasuki lift menuju kamar lantai 8 namun diikuti pelaku di lift sampai lantai 8 diikutin ke kamarnya," ucap Ghafur.

Baca juga: WNA yang Curi Mobil di Mangga Besar Pernah Rampok Atlet Asian Games 2018

Didekat kamar terjadi pencurian dan pemerasan

Ketika mendekat ke kamar, MN langsung mendorong korban serta memukul wajahnya berulang kali hingga korban jatuh tak berdaya.

MN pun langsung merampas ponsel milik korban, uang tunai 4.500 Riyal dan Rp 1 juta.

"Saat di kamar lantai 8 terjadi perampasan harta milik korban, dirampas sejumlah uang kurang lebih 4.500 Riyal mata uang Saudi, kemudian ditambah Rp 1.000.000 dari kantong kirinya," kata Ghafur.

"Ada pendorongan, pemukulan berkali-kali di kepala sampai muka. HP korban diambil merk Iphone. Setelah itu pelaku melarikan diri ke lift," sambung Ghafur.

Atlet Iran pernah jadi korban

MN bukan sekali saja melakukan aksi perampokan di wilayah Jakarta Barat.

Pria itu juga tercatat dalam kasus pencurian dengan kekerasan yang melibatkan atlet Iran di Lokasari Mangga Besar saat Asian Games 2018 berlangsung di Jakarta.

Baca juga: Tangkap Perampok Toko Mas, Polisi Temukan Perhiasan Emas 3 Kg yang Hendak Dilebur

"Dulu residivis pencurian dengan kekerasan di tahun 2018. Korbannya atlet Iran ketika mengikuti Asian Games. Perampokan terjadi di konter hp di Lokasari," kata Ghafur.

MN sempat ditahan selama 8 bulan.

Sempat berusaha kabur

Setelah korban kasus pencurian 14 Februari 2020 melapor, polisi langsung melakukan pengejaran terhadap MN.

Dugaan kuat MN kerap memilih turis asal Timur Tengah dalam melaksanakan aksi kejahatannya.

"Setelah penyelidikan, resmob menemukan lelaki di sekitar LTC jalanan sekitar Glodok, kemudian begitu anggota mendekati, dipanggil yang bersangkutan mungkin tahu sudah jadi target polisi, lalu langsung melarikan diri," ucap Ghafur.

Merasa terpojok, MN lari menuju parkiran mobil. Pria ini menuju parkiran hotel dan langsung mengambil mobil tamu yang ada.

Lagi-lagi aksi kekerasan kembali dilakukan oleh MN.

Baca juga: Perampok Toko Emas di Taman Sari Punya 4 Senjata Api dan Ratusan Peluru

"Lalu ke hotel pakai lift langsung ke lt 8, lift prioritas untuk tamu hotel. Sampai di lt 8 di parkiran pelaku melihat mobil, ada orang gunakan mobil Innova silver mau keluar, lalu saat itu yang bersangkutan mau nyapa, dibalas, kemudian melakukan perampasan mobil. Pelaku merampas mobil dan melarikan mobil turun ke bawah," kata Ghafur.

Beruntung polisi yang sudah mengetahui aksi MN segera mengepung gedung terutama bagian parkir.

Akhirnya MN pun tertangkap dan dibawa ke Polsek Tamansari pada Minggu (8/3/2020) malam kemarin.

Bebeberapa barang bukti disita oleh pihak kepolisian, selain ponsel polisi menyita mobil Kijang Innova yang ringsek dibagian depan dan belakang saat digunakan MN kabur.

Kini MN harus masuk penjara dengan jeratan pasal 365 KUHP tentang Pencurian disertai Kekerasan dan ancaman hukuman 9 tahun penjara.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub DKI: Soal Waktu Makan Maksimal 20 Menit, Tak Mungkin Kami Tempatkan Petugas di Warteg

Wagub DKI: Soal Waktu Makan Maksimal 20 Menit, Tak Mungkin Kami Tempatkan Petugas di Warteg

Megapolitan
Seorang Suami Bunuh Istrinya di Jagakarsa, Jakarta Selatan

Seorang Suami Bunuh Istrinya di Jagakarsa, Jakarta Selatan

Megapolitan
Ombudsman Kritik Penerapan PPKM Level 4 di Kota Tangerang, 2 Posko Penyekatan Kosong Tanpa Polisi

Ombudsman Kritik Penerapan PPKM Level 4 di Kota Tangerang, 2 Posko Penyekatan Kosong Tanpa Polisi

Megapolitan
Polisi Tangkap 2 Pemalsu Surat Hasil Tes Swab PCR di Jakarta Selatan

Polisi Tangkap 2 Pemalsu Surat Hasil Tes Swab PCR di Jakarta Selatan

Megapolitan
Tangsel Catat 7.323 Pasien Covid-19 Masih Dirawat, Terbanyak Selama Pandemi

Tangsel Catat 7.323 Pasien Covid-19 Masih Dirawat, Terbanyak Selama Pandemi

Megapolitan
7 Perusahaan di Jakbar Ditutup karena Wajibkan Karyawan Masuk Kantor padahal Bukan Sektor Esensial

7 Perusahaan di Jakbar Ditutup karena Wajibkan Karyawan Masuk Kantor padahal Bukan Sektor Esensial

Megapolitan
Anies Optimistis Jakarta Lampaui Target Vaksinasi Covid-19 yang Ditetapkan Jokowi

Anies Optimistis Jakarta Lampaui Target Vaksinasi Covid-19 yang Ditetapkan Jokowi

Megapolitan
Mendagri Minta Wali Kota Tangsel Segara Pahami Penanggulangan Covid-19

Mendagri Minta Wali Kota Tangsel Segara Pahami Penanggulangan Covid-19

Megapolitan
Satpol PP Kota Bekasi Kumpulkan Uang Denda Rp 55 Juta dari Pelanggar PPKM

Satpol PP Kota Bekasi Kumpulkan Uang Denda Rp 55 Juta dari Pelanggar PPKM

Megapolitan
Jusuf Hamka Jadikan 10 Hektare Tanahnya di Rorotan sebagai Lokasi Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19, Tarif Rp 7 Juta

Jusuf Hamka Jadikan 10 Hektare Tanahnya di Rorotan sebagai Lokasi Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19, Tarif Rp 7 Juta

Megapolitan
Satpol PP Gadungan Rekrut Anggota, Para Korbannya Sempat Menindak Pelanggar PPKM di Jaktim dan Jakut

Satpol PP Gadungan Rekrut Anggota, Para Korbannya Sempat Menindak Pelanggar PPKM di Jaktim dan Jakut

Megapolitan
3 Penipu Modus Pembuatan Sertifikat Vaksin Ditangkap, Seorang Reaktif Covid-19

3 Penipu Modus Pembuatan Sertifikat Vaksin Ditangkap, Seorang Reaktif Covid-19

Megapolitan
50.000 Penumpang Pesawat Disuntik Vaksin Covid-19 di Bandara Soekarno-Hatta

50.000 Penumpang Pesawat Disuntik Vaksin Covid-19 di Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
UPDATE 27 Juli: Tambah 436 Kasus Covid-19 di Tangsel, 8 Pasien Meninggal

UPDATE 27 Juli: Tambah 436 Kasus Covid-19 di Tangsel, 8 Pasien Meninggal

Megapolitan
Menipu Modus Tawarkan Sertifikat Vaksin Covid-19, Sepasang Kekasih Ditangkap Polisi

Menipu Modus Tawarkan Sertifikat Vaksin Covid-19, Sepasang Kekasih Ditangkap Polisi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X