Kompas.com - 10/03/2020, 12:28 WIB
Sebuah motor matik terbakar saat sedang melakukan pengisian bensin disalah satu SPBU Jalan Pajajaran, Pamulang Barat, Tangerang Selatan, Selasa (10/3/2020). KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiSebuah motor matik terbakar saat sedang melakukan pengisian bensin disalah satu SPBU Jalan Pajajaran, Pamulang Barat, Tangerang Selatan, Selasa (10/3/2020).

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Kepolisian Pamulang langsung melakukan penyelidikan terkait terbakarnya motor yang sedang diisi bensin di SPBU Jalan Pajajaran, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (10/3/2020).

Kanit Reskrim Polsek Pamulang, Iptu Totok Riyanto mengatakan, berdasarkan keterangan para saksi, ternyata saat itu Samsul, pemilik motor, sedang melakukan pengisian bensin dengan menggunakan jeriken.

"Kebakaran itu ada pengendara yang sedang mengisi bensin dengan menggunakan jeriken," ujar Totok saat ditemui di lokasi, Selasa.

Baca juga: Motor Terbakar Saat Diisi Bensin di SPBU Pamulang

Menurut Totok, setelah itu pemilik motor langsung dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan.

"Iya kita bawa ke Polsek untuk kita mintai keterangan. Sama petugas SPBU juga yang menjadi saksi," ucapnya.

Sebelumnya, api muncul dari sepeda motor matik saat sedang diisi bensin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Salah satu warga, Widya mengatakan, peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar 11.00 WIB. Saat itu, motor tiba-tiba terbakar.

"Penyebab saya nggak tau. Pokonya tau-tau motor terbakar aja pas lagi isi bensin itu," kata Widya kepada Kompas.com di lokasi, Selasa.

Baca juga: Motor Terbakar di Underpass Pasar Gembrong hingga Tinggal Rangka

Saat itu angin yang kencang membawa api kian melebar ke sisi bagian kiri SPBU.

Akibatnya, mobil Suzuki Ertiga yang sedang dipamerkan turut terbakar pada lampu depan bagian kanan.

"Iya angin itu bawa api jadi menyambar hingga ke mobil saya sampai takut lari ke belakang (toilet)," ucapnya.

Menurut Widya, para petugas SPBU yang melihat langsung berupaya melakukan pemadaman dengan menggunakan sejumlah apar.

"Ada beberapa apar yang digunakan sama petugas SPBU akhirnya api enggak membesar dan bisa padam," tutupnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi: Volume Kendaraan ke Arah Mal Lebih Tinggi Dibandingkan ke Tempat Wisata

Polisi: Volume Kendaraan ke Arah Mal Lebih Tinggi Dibandingkan ke Tempat Wisata

Megapolitan
Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Koja Sudah Diperiksa Polisi

Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Koja Sudah Diperiksa Polisi

Megapolitan
Polisi: Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Koja Juga Anak-anak

Polisi: Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Koja Juga Anak-anak

Megapolitan
Kapolres Jakut Tegaskan Kasus Pencabulan Anak di Koja Sudah Masuk Penyelidikan

Kapolres Jakut Tegaskan Kasus Pencabulan Anak di Koja Sudah Masuk Penyelidikan

Megapolitan
Ragunan Dibuka Hari ini, Aturan Kendaraan Ganjil Genap Berlaku

Ragunan Dibuka Hari ini, Aturan Kendaraan Ganjil Genap Berlaku

Megapolitan
Kala Rachel Vennya Bakal Kembali Diperiksa soal Penggunaan Mobil Bernopol RFS

Kala Rachel Vennya Bakal Kembali Diperiksa soal Penggunaan Mobil Bernopol RFS

Megapolitan
UPDATE 22 Oktober 2021: 4 Warga Depok Meninggal karena Covid-19

UPDATE 22 Oktober 2021: 4 Warga Depok Meninggal karena Covid-19

Megapolitan
Masjidnya Berizin tapi Disegel, Ahmadiyah Depok Bantah Sebar Ajaran: Kami Hanya Shalat dan Mengaji

Masjidnya Berizin tapi Disegel, Ahmadiyah Depok Bantah Sebar Ajaran: Kami Hanya Shalat dan Mengaji

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi Hujan

Megapolitan
Ragunan dan 58 Taman di Jakarta Dibuka, Ini Syarat Wajib bagi Pengunjung

Ragunan dan 58 Taman di Jakarta Dibuka, Ini Syarat Wajib bagi Pengunjung

Megapolitan
Wagub DKI Sebut Kerja Sama TPST Bantargebang dengan Pemkot Bekasi Diteken Senin Depan

Wagub DKI Sebut Kerja Sama TPST Bantargebang dengan Pemkot Bekasi Diteken Senin Depan

Megapolitan
Wagub DKI: Sudah Tidak Ditemukan Kandungan Parasetamol di Teluk Jakarta

Wagub DKI: Sudah Tidak Ditemukan Kandungan Parasetamol di Teluk Jakarta

Megapolitan
Kepala Basarnas Harap Polisi Segera Tangkap Perampok yang Bunuh Karyawannya

Kepala Basarnas Harap Polisi Segera Tangkap Perampok yang Bunuh Karyawannya

Megapolitan
Polisi Buru Penyuplai Dana dari 5 Perusahaan Pinjol yang Digerebek

Polisi Buru Penyuplai Dana dari 5 Perusahaan Pinjol yang Digerebek

Megapolitan
59 RTH Mulai Dibuka, Wagub DKI Minta Masyarakat Tetap Jaga Protokol Kesehatan

59 RTH Mulai Dibuka, Wagub DKI Minta Masyarakat Tetap Jaga Protokol Kesehatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.