Kompas.com - 11/03/2020, 13:58 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Klub olahraga F45 Senopati Jakarta Selatan tutup operasional terkait adanya informasi salah satu membernya tengah menjalani isolasi di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saroso.

Hal tersebut disampaikan pihak manajemen F45 Senopati dalam keterangan tertulisnya yang diunggah di akun media sosial Instagram @f45_training_senopatinorth.

"Pihak F45 Senopati telah melakukan tindakan preventif sesuai protokol pembersihan dan pencegahan yang dilakukan pemerintah untuk pencegahan COVID-19, per tanggal 8 Maret 2020 dengan menutup gedung dan memberikan desinfektan secara menyeluruh," demikian dalam surat seperti dikutip Antara, Rabu (11/3/2020).

Baca juga: Siswi SMK di Pasar Rebo Jadi Korban Pelecehan Seksual Pengendara Beratribut Ojol

Dalan surat beredar, disebutkan pihak F45 Senopati mendapatkan informasi dari dinas terkait bawa tanggal 9 Maret 2020, salah satu member F45 Senopati telah diisolasi di RS Sulianti Saroso.

Member tersebut memiliki kaitan dengan kasus COVID-19 kasus 01 dan kasus 02.

Member tersebut tercatat berlatih di F45 Senopati dalam rentang waktu 16-25 Februari.

"Member-member yang melakukan aktivitas dalam kelas yang sama dengan member tersebut dalam periode tersebut telah kami hubungi secara bertahap dan secara personal," demikian lanjutan dalam surat tersebut.

Baca juga: Anies: Formula E Berisiko Terlalu Besar bila Dihadiri Wisatawan dari Negara Terjangkit Corona

Sementara ini, pihak F45 berencana menambah jeda antar kelas agar dapat melakukan proses pembersihan dengan desinfektan lebih menyeluruh untuk alat-alat yang bersentuhan dengan para member.

Kemudian, membuat jalur masuk satu arah agar kami melakukan pengecekan suhu tubuh dan menempatkan cairan pembersih tangan di setiap area F45 Senopati.

Sebelumnya, pasien yang terkonfirmasi positif terpapar virus Corona jenis baru di Indonesia bertambah total 27 orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah PMK, Peternak Sapi di Depok Semprotkan Disinfektan hingga 'Lockdown' Kandang

Cegah PMK, Peternak Sapi di Depok Semprotkan Disinfektan hingga "Lockdown" Kandang

Megapolitan
Ini Alasan Wali Kota Usulkan Polres Tangsel Naik Jadi Tipe A

Ini Alasan Wali Kota Usulkan Polres Tangsel Naik Jadi Tipe A

Megapolitan
Oknum Polisi Lepaskan Tembakan di Kompleks Polri Ragunan, Warga: Kami Ketakutan...

Oknum Polisi Lepaskan Tembakan di Kompleks Polri Ragunan, Warga: Kami Ketakutan...

Megapolitan
Wali Kota Usulkan Polres Tangsel Naik Jadi Tipe A

Wali Kota Usulkan Polres Tangsel Naik Jadi Tipe A

Megapolitan
Antisipasi PMK, Berikut Syarat Masuk Hewan Ternak ke Banten

Antisipasi PMK, Berikut Syarat Masuk Hewan Ternak ke Banten

Megapolitan
Antisipasi PMK, Pemprov Banten Minta Pemkab-Pemkot Data dan Awasi Hewan Ternak

Antisipasi PMK, Pemprov Banten Minta Pemkab-Pemkot Data dan Awasi Hewan Ternak

Megapolitan
Polisi Lacak Penyebar Video Hoaks Perampokan di Kalideres

Polisi Lacak Penyebar Video Hoaks Perampokan di Kalideres

Megapolitan
Kapasitas KRL Jadi 80 Persen, Jumlah Penumpang Belum Naik Signifikan

Kapasitas KRL Jadi 80 Persen, Jumlah Penumpang Belum Naik Signifikan

Megapolitan
Diduga Tersambar Petir, Bangunan Khas Minangkabau di Kebon Jeruk Kebakaran

Diduga Tersambar Petir, Bangunan Khas Minangkabau di Kebon Jeruk Kebakaran

Megapolitan
Pemprov Banten Minta Bupati-Wali Kota Bentuk Gugus Tugas Pengendalian dan Penanggulangan PMK

Pemprov Banten Minta Bupati-Wali Kota Bentuk Gugus Tugas Pengendalian dan Penanggulangan PMK

Megapolitan
Kolong Flyover Taman Cibodas Tergenang 70 Sentimeter, Akses Pengendara Terputus

Kolong Flyover Taman Cibodas Tergenang 70 Sentimeter, Akses Pengendara Terputus

Megapolitan
Antisipasi Penumpukan Penumpang, KAI Commuter Terapkan Penyekatan di Stasiun

Antisipasi Penumpukan Penumpang, KAI Commuter Terapkan Penyekatan di Stasiun

Megapolitan
Antisipasi Hepatitis Akut Misterius pada Anak, Dinkes Kota Bekasi Berencana Bentuk Komite Ahli

Antisipasi Hepatitis Akut Misterius pada Anak, Dinkes Kota Bekasi Berencana Bentuk Komite Ahli

Megapolitan
Reaksi Beragam Warga terkait Kebijakan Lepas Masker...

Reaksi Beragam Warga terkait Kebijakan Lepas Masker...

Megapolitan
Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta Bantah Tudingan Mafia Impor Barang yang Dituduhkan Eks Pejabatnya

Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta Bantah Tudingan Mafia Impor Barang yang Dituduhkan Eks Pejabatnya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.